MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, September 2, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Ludesc Dapat Dukungan AMANAH Kembangkan AI Deteksi Penyakit Paru

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
7 Agustus 2024
in News
0

Ludesc memenangkan Aceh Digital Innovation and Creativity Techfest (ADICT)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Perusahaan rintisan (startup), Ludesc memenangkan Aceh Digital Innovation and Creativity Techfest (ADICT). Ajang buatan Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) bersama Markas Aceh itu berhasil menguatkan konsep bisnis dari 10 startup lokal.

“Kegiatan ini sangat luar biasa. Apalagi, ini bagian dari teknologi di Aceh yang tidak begitu didukung. Tetapi, dengan adanya AMANAH dan kegiatan ADICT ini, anak muda Aceh bisa terus berkembang dengan teknologinya,” kata Founder Ludesc, Cut Nanda Nurbadriani, Selasa (6/8/2024).

RelatedPosts

Kantongi Izin, UIN Ar-Raniry Buka Penerimaan Mahasiswa Kedokteran Semester Ini

Kejati Aceh Tangkap 8 DPO Sepanjang 2026, 43 Orang Masih Diburu

Aceh Mulai Persiapan Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2028

Ludesc mengungguli peserta lainnya setelah mendapatkan nilai tertinggi pada tahap Final Demo Day di Plasa Telkom, Kota Banda Aceh. Sementara itu, untuk posisi runner-up diraih startup Datahara lalu disusul oleh Pandu Cerdas di posisi ketiganya.

Penilaian pada ajang tersebut berdasarkan presentasi satu per satu peserta secara bergiliran. Di hadapan para juri, Cut menjelaskan, Ludesc menyediakan layanan sistem digital yang bekerja dengan cara self screening untuk mendeteksi penyakit paru-paru.

Sistem tersebut dilengkapi dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang membuat hasilnya lebih cepat, mudah dan murah. “Dengan basis AI dan telemedicine jadi dengan mudah kita bisa mendeteksi kesehatan paru-paru kita sendiri,” katanya.

Selain startup yang masuk tiga besar, ada tujuh startup dari berbagai daerah di Aceh yang lolos seleksi hingga tahap terakhir. Mereka adalah Mugee, e-tikbroh.yak, Algae ID, Puleh, Portal Data & e-Budgeting Wisata Sabang, Virtual House, Biocircular.

Sebelumnya, mereka telah mengikuti sesi mentoring secara tatap muka, pada 20-21 Juli 2024 lalu. Pendampingan untuk masing-masing peserta terus berlanjut secara virtual setelah kegiatan tersebut hingga mendekati final demo day.

“Seiring dengan kegiatan yang diperbanyak oleh AMANAH itu akan bisa membentuk pengalaman yang lebih banyak kepada para startup founder,” ujar salah seorang juri, Qurratu Aini mengapresiasi kontribusi AMANAH untuk mengembangkan startup-startup lokal.

Selain Ratu, ada dua mentor lainnya yang mendampingi para peserta yakni Muammar Khadafi dan Suhil Alfata. Melalui proses pendampingan itu, para mentor berfokus menguatkan konsep produk dan pemasaran dari masing-masing startup.

“Jadi, dari seluruh peserta kira-kira 80% (dari total peserta) mereka bisa mengaplikasikan masukan dari juri (saat mentoring) di hari yang sebelumnya,” tuturnya menyimpulkan.

Setelah rangkaian ADICT, startup yang menang akan mendapatkan dukungan dari AMANAH untuk mengembangkan bisnisnya ke depan. Dengan demikian, startup-startup lokal diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Tags: acehADICTAMANAHCreativity TechfestCut Nanda NurbadrianiDigital InnovationLudescStarup
Previous Post

PPTIM Minta Polisi Periksa Panitia Kontes Kecantikan Waria di Orchadtz

Next Post

Berharap Ada Film Layar Lebar Syuting di Aceh, 35 Sineas Dilatih Sinematografi

Related Posts

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 59 Sekolah di Simeulue

by Ahlul Fikar
26 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan 59 satuan pendidikan di Kabupaten Simeulue, Aceh, yang telah...

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di...

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

Next Post
Berharap Ada Film Layar Lebar Syuting di Aceh, 35 Sineas Dilatih Sinematografi

Berharap Ada Film Layar Lebar Syuting di Aceh, 35 Sineas Dilatih Sinematografi

Laga Pramusim: Real Madrid Hajar Chelsea 2-1

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co