MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Harga Minyak Nilam Aceh Naik, Capai 2,3 Juta Per Kilogram

Riska Zulfira by Riska Zulfira
15 Oktober 2024
in News
0

Musliadi, memanen nilam di ladang miliknya, Desa Geunteut, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar. (Foto: Ahmad Mufti/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kepala Pusat Riset Atsiri (ARC) Universitas Syiah Kuala (USK), Syaifullah Muhammad menyebutkan harga beli minyak nilam tingkat petani di Aceh saat ini mencapai Rp2,3 juta per kilogram.

Jumlah itu mengalami kenaikan signifikan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Potensi pertanian nilam di Aceh ini terus berkembang, apalagi daerah yang membudidayakan Atsiri ini semakin banyak.

RelatedPosts

BI Aceh: 70 Persen Masyarakat Belum Konsisten Merawat Rupiah

Harga Material Turun, Usaha Pemilahan Sampah di Gampong Jawa Tetap Bertahan

20 Pelajar Raih Medali di Olimpiade CBP Rupiah Aceh 2026

“Saat ini ada 17 Kabupaten di Aceh yang membudidayakan nilam,” kata Syaifullah di Banda Aceh, Selasa (15/10/2024).

Ia menjelaskan bahwa stabilitas harga menjadi hal yang sangat penting bagi keberlanjutan industri nilam. Menurutnya, harga saat ini sangat stabil dan menguntungkan petani nilam.

Terkait produksi nilam, Syaifullah mengungkapkan bahwa jumlah produksi nasional terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2021, produksi minyak nilam mencapai 1.300 ton, dan pada tahun 2022 meningkat menjadi 1.400 ton.

Sementara pada tahun 2023, produksi melonjak hingga 1.930 ton. Meski demikian, permintaan pasar masih jauh lebih tinggi dari pada jumlah produksi saat ini.

“Produksi kita memang meningkat, tapi permintaan pasar jauh lebih besar, sehingga harga menjadi relatif lebih tinggi dan ini menunjukkan bahwa potensi pengembangan industri nilam masih sangat besar,” terangnya.

Ia berharap harga minyak nilam tetap stabil dan tak mengalami kenaikan. Sebab jika harga terus naik maka akan berdampak pada industri sebab harga bahan baku terlalu mahal, perusahaan di luar negeri akan mencari alternatif bahan lain sebagai pengganti nilam.

Syaifullah menambahkan bahwa harga stabil di kisaran Rp1,5 hingga Rp2 juta akan menguntungkan semua pihak dalam rantai pasok, mulai dari petani, pengumpul, hingga eksportir.

“Jika harga terus berfluktuasi, hal itu dapat mengganggu keseimbangan pasar dan industri hilir, harga segini sudah membuat petani, pengumpul senang,” tuturnya.

Tags: ARCbudidaya nilamharga nilamNilamPusat Riset AtsiriUniversitas Syiah KualaUSK
Previous Post

DPRK Banda Aceh Diharap Aktif Jaga Kondusifitas Selama Pilkada

Next Post

Lengser dari Kepala BIN, Budi Gunawan Berulang Kali Puji Jokowi

Related Posts

Di Tengah Kemudahan Internet, Perpustakaan Tetap Jadi Ruang Belajar Mahasiswa

by Redaksi
12 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO - Perkembangan teknologi digital membuat mahasiswa semakin mudah mengakses bahan bacaan dan materi perkuliahan melalui internet. Namun, kemudahan itu...

Mahasiswa USK Edukasi Warga Rumpet tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

by Redaksi
13 September 2026
0

MASAKINI.CO – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Syiah Kuala (USK) bersama mahasiswa KKN memberikan edukasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat...

Pulau Weh Jadi Laboratorium Lapangan Peneliti Asia, Bahas Teknologi Laut Hadapi Perubahan Iklim

by Ahmad Mufti
9 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pulau Weh, Kota Sabang, menjadi ruang belajar bagi peneliti, akademisi, dan peserta dari sejumlah negara Asia dalam Program...

Next Post
Lengser dari Kepala BIN, Budi Gunawan Berulang Kali Puji Jokowi

Lengser dari Kepala BIN, Budi Gunawan Berulang Kali Puji Jokowi

Banjir di Aceh Tenggara Makan Korban Jiwa, Seorang Warga Hanyut

Banjir di Aceh Tenggara Makan Korban Jiwa, Seorang Warga Hanyut

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co