MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, November 7, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Foto

Kopi Aceh dari Hulu ke Hilir

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
12 November 2024
in Foto
0
Kopi Aceh dari Hulu ke Hilir

Biji kopi Gayo Arabica yang siap panen di Takengon, Aceh Tengah, Aceh, Kamis (10/10/2024). Foto: Ahmad Mufti | masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kopi Aceh menjadi komoditas unggulan dari ujung barat Indonesia, yang mendunia. Sejarahnya terbentang panjang.

Sejumlah petani membersihkan tanaman kopi di Damaran Baru, Bener Meriah, Rabu (15/07/2020). Foto: Ahmad Mufti | masakini.co

Takengon, Kabupaten Aceh Tengah masih menjadi titik sentral penghasil kopi terbaik. Dikenal dengan Kopi Gayo.

RelatedPosts

Kaligrafi dalam Dua Medium

Sare yang Sepi

Belajar Menaklukkan Ombak Jimbaran

Sara Morrocchi, Founder Vuna Coffee School mencium aroma kopi yang baru selesai di cuci, Takengon, Aceh Tengah, Kamis (10/10/2024). Foto: Ahmad Mufti | masakini.co

Warga di daerah berjuluk Negeri di Atas Awan, mengantungkan hidup dari setiap biji kopi.

Rifqan petani kopi asal Takengon, Aceh Tengah, menjemur kopi di lahan terbuka, Kamis (10/10/2024). Foto: Ahmad Mufti | masakini.co

Proses panjang, dari menentukan bibit, menanam, panen, jual beli, hingga mejadi suguhan ‘air hitam’ dengan cita rasa khas di setiap lidah penikmat, telah menjadi mata rantai yang saling menghidupi.

Proses penyortiran biji kopi yang sudah dijemur di Kampung Umang, Kecamatan Bebesen, Takengon, Aceh Tengah, Kamis (10/10/2024). Foto: Ahmad Mufti | masakini.co

Kopi Gayo jenis arabika yang terkenal dengan aroma dan rasa yang khas. Tidak terlalu pahit, dan memiliki keasaman rendah.

Sejumlah pekerja menyortir biji kopi yang sudah dijemur di Kampung Umang, Kecamatan Bebesen, Takengon, Aceh Tengah, Kamis (10/10/2024). Foto: Ahmad Mufti | masakini.co

Mengapa Kopi Gayo begitu sepesial? Karena tumbuh subur di ketinggian sekitar 1000 mdpl, biji kopi matang lebih lambat, menghasilkan cita rasa yang lebih kaya.

Danurfan, pemilik usaha Leuser Coffee menyangrai kopi di warung miliknya, Banda Aceh, Sabtu (12/10/2024). Foto: Ahmad Mufti | masakini.co

Proses pengolahan yang teliti dan tradisional juga menjadi alasan kenapa Kopi Gayo selalu terjaga kualitasnya.

Sara Morrocchi, Founder Vuna Coffee School mencicipi kopi atau cupping di Kampung Umang, Kecamatan Bebesen, Takengon, Aceh Tengah, Kamis (10/10/2024). Foto: Ahmad Mufti | masakini.co

Cupping ataupun mencicipi kopi juga tak luput dilakukan untuk menjaga konsistensi dan mengetahui karakter dari setiap kelompok biji kopi.

Kopi Arabika Gayo dipadukan dengan sirup Kalamansi di Leuser Coffee, Banda Aceh. Foto: Ahmad Mufti | masakini.co

Hal ini sangat membantu setiap pemilik warung kopi untuk menyajikan kopi yang paling sesuai dengan selera pengunjung.

Previous Post

Bertemu Illiza-Afdhal, Seniman Banda Aceh Curhat Sepinya Piasan Seni

Next Post

16 Tim Ikut Piala Soeratin Aceh, Kick off 21 November

Related Posts

Dorong Budaya Membaca, Banda Aceh Hadirkan Outdoor Library Pertama di Indonesia

by Alya Ulfa
7 November 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh menghadirkan perpustakaan terbuka atau outdoor library di Taman Bustanussalatin melalui kerja sama dengan Seoul...

Kapolda Aceh Pantau SPBU di Banda Aceh, Pastikan Tak Ada Antrean BBM

by Redaksi
7 November 2026
0

MASAKINI.CO – Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan memantau sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Banda Aceh untuk...

Ketergantungan AI Dikhawatirkan Gerus Kemampuan Dasar Jurnalis

by Alya Ulfa
7 November 2026
0

MASAKINI.CO - Penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam dunia jurnalistik menjadi perhatian dalam kegiatan Workshop Optimalisasi Penggunaan Artificial...

Next Post

16 Tim Ikut Piala Soeratin Aceh, Kick off 21 November

Begini Awal Mula Pengancaman Sekretaris Relawan Bustami di Aceh Tamiang

Discussion about this post

CERITA

Sabetan Pejabat dan Kusir Delman: Belajar dari Driver Ojol

6 November 2026

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...