MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Juni 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Teluk Jantang, Mie Instan dan Trail

Ichsan Maulana by Ichsan Maulana
7 Desember 2024
in Cerita, News
0

Hujan membasahi tenda pendaki perbukitan Teluk Jantang, Lhoong, Aceh Besar.

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Hujan berdetak-detak di atas sejumlah tenda di perbukitan Teluk Jantang, Lhoong, Aceh Besar. Breko dan sejumlah kolega menikmati akhir pekan, awal Desember di sana.

Mereka tiba sore hari. Perjalanan ke Teluk Jantang, cukup memacu adrenalin setelah menempuh perjalanan hampir enam jam dari Bireuen. Beberapa bekal untuk makan malam sudah siap.

RelatedPosts

Penertiban Bangunan Liar Rukoh Bukan Mendadak, Pemko Sebut Sosialisasi Dilakukan Sejak Lama

Bidik 10 Emas di PORA XV, Perbakin Aceh Besar Pasang Target Juara Umum

Ratusan Mahasiswa dan Pelajar Aceh Antusias Cari Peluang Kuliah ke Australia

“Kami menginap di Teluk Jantang karena besok ada kegiatan di sini. Main trail,” ungkap Breko.

Bapak dua anak tersebut, setelah sekian lama baru kembali ke Teluk Jantang. Salah satu destinasi wisata di Aceh Besar, yang sudah tersohor untuk berkemah. Terakhir kali, ia ke sini, saat masih kuliah di USK.

Di matanya, tempat ini tidak terlalu banyak berubah. Keheningan malam, lebih dari cukup untuk merehatkan beban, setelah bekerja sebelum tiba akhir pekan.

“Teluk Jantang menentramkan jiwa, sekaligus obat penat untuk healing,” akunya.

Jaket yang dikenakan malam itu, tidak cukup ampuh untuk menghangatkan badan dari hawa dingin hujan. Breko bersama Jal, dan rekan yang lain, mensiasati keadaan dengan mengasapi mulut dengan tembakau.

“Jadi dulu pas masih kuliah ngapain aja di sini?” tanya Jal.

Matanya menerawang. Menggali memori masa lalu. Breko menerangkan, dulu Teluk Jantang belum seleluasa sekarang untuk diakses. Bahkan para pendaki, berupaya tiba di bukit, sebelum magrib.

Hal paling indah bagi Breko, saat menunju puncak bukit waktu itu, kemilau jingga di langit dekat magrib.

“Serasa seperti di film Laskar Pelangi. Ada ilalang apa namanya atau seperti sabana begitu lah. Saya nggak tahu juga istilahnya,” jelas Breko.

Jal mendengar seksama. Beberapa kali ia mengangguk, tanda menyimak penjelasan temannya itu.

Ia mengaku takjub dan berterimakasih diajak berlibur ke Teluk Jantang. Untuk sampai di tujuan, jika dari Banda Aceh, hanya butuh jarak tempuh sekitar satu jam perjalanan.

“Malam berkemah, besoknya ngetrail. Sempurna sudah menutup akhir tahun 2024,” timpal Jal.

Keduanya lalu bangkit dari tenda. Hujan hanya menyisakan rintik. Mie instan dikeluarkan dari kotak. Api dinyalakan, mie dimasak. Hanya butuh belasan menit saja, makanan siap saji itu siap untuk dimakan.

Dini hari yang hening, menambah kesyahduan dengan melahap mie instan. Mereka tak berlama-lama. Setelah perut terganjal, langsung istirahat di dalam tenda. Esok pagi sekali, ‘kuda besi’ siap menjajal perbukitan Teluk Jantang dan sekitarnya.

Tags: Aceh BesarBukit JantangDestinasi Wisata Aceh BesarLhong
Previous Post

Syuting di Malaysia, Mohderzam ‘Merambah’ Pasar Musik Negeri Jiran

Next Post

Jual Kulit Harimau, Tiga Perangkat Desa Asal Aceh Timur Ditangkap

Related Posts

Lima Hari Hilang di Gunung Seulawah, Pendaki Asal Aceh Utara Ditemukan Selamat

by Riska Zulfira
6 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Setelah lima hari dinyatakan hilang di kawasan Gunung Seulawah, Aceh Besar, pendaki asal Aceh Utara, Faiz Hidayat (23),...

Hari Ketiga Pencarian, Pemuda Pulau Nasi yang Terseret Arus Saat Memancing Belum Ditemukan

by Riska Zulfira
1 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Tim SAR gabungan masih belum menemukan Ahmad Thalha Reza (21), warga Pulau Nasi, Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh...

Remaja 13 Tahun Hilang Terseret Arus di Pantai Pulau Kapuk Lhoknga

by Redaksi
31 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Seorang remaja berusia 13 tahun dilaporkan terseret arus saat berwisata bersama keluarganya di Pantai Pulau Kapuk, Kecamatan Lhoknga,...

Next Post
Jual Kulit Harimau, Tiga Perangkat Desa Asal Aceh Timur Ditangkap

Jual Kulit Harimau, Tiga Perangkat Desa Asal Aceh Timur Ditangkap

Pisang Sale jadi Oleh-oleh Khas Aceh Paling Diburu Wisatawan Malaysia

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co