MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 19, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Nama Anak di Banda Aceh Didominasi Nama Islami, Apa yang Jadi Favorit?

Riska Zulfira by Riska Zulfira
2 Mei 2025
in News
0
Nama Anak di Banda Aceh Didominasi Nama Islami, Apa yang Jadi Favorit?

Kepala Disdukcapil Banda Aceh, Emila Sovayana saat ditemui di kantornya. | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banda Aceh menyebut nama-nama bernuansa Islami dan khas Aceh menjadi pilihan utama orang tua di Banda Aceh dalam memberi nama bagi anak mereka.

Kepala Disdukcapil Kota Banda Aceh, Emila Sovayana, menyebut nama Muhammad dan Cut Aisyah jadi nama favorit sejak tiga bulan terakhir pada tahun 2025 ini.

RelatedPosts

47 UMKM Aceh Tembus KKI 2026, Produk Lokal Didorong Masuk Pasar Global

MUSDA VI Demokrat Aceh Digelar Besok, Sekjen DPP Akan Hadir

Pemko Banda Aceh Tegaskan Penegakan Syariat Islam Tak Pandang Bulu, Termasuk ASN

Nama Muhammad tercatat sebanyak 130 bayi laki-laki sejak Januari hingga Maret.

“Sedangkan untuk anak perempuan, nama Cut Aisyah menjadi yang paling banyak digunakan yaitu 10 anak, diikuti oleh nama Fathimah,” kata Emila kepada masakini.co, Jumat (2/5/2025).

Menurut Emila, masyarakat Aceh cenderung menyukai nama-nama yang islami dan memiliki makna baik. Trennya sekarang nama-nama Arab dan klasik mulai digunakan kembali.

“Jadi, nama-nama masa lalu yang punya nilai religius atau kedaerahan kini kembali diminati,” ujarnya.

Namun, seiring dengan kebijakan baru yang diberlakukan sejak terbitnya Permendagri Nomor 73 Tahun 2022 tentang pedoman pencatatan nama pada dokumen kependudukan, pemberian nama bayi memiliki batas jumlah huruf yang kini maksimal 60 karakter termasuk spasi.

Selain itu, nama minimal dua kata, tidak boleh disingkat, misalnya Muhammad diganti dengan M kecuali memang sejak awal ditulis begitu dalam akta kelahiran, dan tidak boleh menggunakan angka atau tanda baca.

“Nama satu kata tidak boleh. Boleh saja sampai empat kata, asal jumlah hurufnya tidak lebih dari 60 huruf,” jelas Emila.

Disdukcapil juga memastikan bahwa nama yang tercatat harus konsisten dan sesuai di seluruh dokumen resmi seperti akta kelahiran, ijazah, hingga KTP.

“Data kependudukan adalah data awal dari seluruh layanan publik. Jadi nama anak harus memiliki makna, tertata rapi dalam sistem, dan bisa diakui dalam sistem internasional,” tutupnya.

Tags: acehanakDisdukcapil Banda AcehIslamiNama Anak
Previous Post

Hardiknas 2025: Wagub Aceh Ajak Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Next Post

Kabiro Adpim: Gubernur Hanya Medical Check up

Related Posts

Warga Banda Aceh Bisa Ganti Foto KTP-el, Pendaftaran Kini Wajib Online

by Redaksi
8 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Warga Kota Banda Aceh yang ingin mengganti foto KTP elektronik (KTP-el) kini dapat mendaftar secara online untuk mendapatkan...

Sambut HUT RI, Disdukcapil Banda Aceh Buka Layanan Ganti Foto KTP Selama Empat Hari 

by Ahmad Mufti
6 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh membuka layanan khusus penggantian foto pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik bagi warga yang...

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di...

Next Post
Pemerintah Aceh Sampaikan Duka atas Berpulangnya Abu Razak

Kabiro Adpim: Gubernur Hanya Medical Check up

Liverpool Dikabarkan Ingin Rekrut ‘Bintang’ Crystal Palace

Liverpool Dikabarkan Ingin Rekrut 'Bintang' Crystal Palace

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co