MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Oktober 21, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Pelat BK Mendominasi di Aceh, Pengusaha Otomotif Minta Perpanjang Insentif Pajak

Riska Zulfira by Riska Zulfira
25 Juni 2025
in Daerah
0
Pelat BK Mendominasi di Aceh, Pengusaha Otomotif Minta Perpanjang Insentif Pajak

Operasional Manager PT Dunia Barosa, Azhar | Riska Zulfira/Masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Asosiasi Perusahaan Otomotif di Aceh meminta Pemerintah Aceh memperpanjang kebijakan insentif pajak kendaraan bermotor (pajak opsen) yang akan berakhir pada 30 Juni 2025.

Mereka khawatir jika tidak diperpanjang, harga mobil akan melonjak dan berdampak pada turunnya daya beli masyarakat serta potensi hilangnya pendapatan pajak ke provinsi tetangga seperti Sumatera Utara.

RelatedPosts

Wagub Targetkan Pembangunan Huntap Tuntas 2027

Mualem Ajak Mahasiswa Kritis dan Terlibat dalam Pembangunan Aceh

663 Peserta dari 23 Kecamatan Ikuti MTQ ke-35 Aceh Besar di Kuta Baro

Operasional Manager PT Dunia Barosa, Azhar mengatakan kebijakan pemotongan pajak opsen yang diberlakukan sejak awal Januari 2025 telah membantu menstabilkan harga mobil dan menahan penurunan penjualan yang cukup tajam.

“Kalau insentif ini tidak diperpanjang, maka harga mobil akan naik cukup signifikan. Daya beli masyarakat pun ikut turun dan akan berpengaruh terhadap penerimaan pajak di Aceh,” ujar Azhar kepada awak media, Rabu (25/6/2025).

Menurut data yang disampaikan Azhar, penjualan kendaraan di Aceh pada tahun 2024 mengalami penurunan sekitar 27 persen. Tahun lalu jumlah penjualan mencapai 800 unit, namun kini hanya sekitar 600 unit.

Ia menilai, insentif pajak telah memberi ruang bagi masyarakat untuk tetap membeli kendaraan, meski di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Lebih lanjut, Azhar menjelaskan bahwa perbandingan harga mobil antara Aceh dan Sumatera Utara, bisa terpaut hingga belasan juta rupiah. Hal itu karena Sumatera Utara telah memperpanjang kebijakan pemotongan pajak opsen hingga Desember 2025.

“Misal jenis mobil Avanza selisihnya bisa mencapai 15 juta, sedangkan Alphard bisa selisih hingga 50 juta. Tentu masyarakat akan memilih beli dari luar Aceh kalau harganya lebih murah,” kata Azhar.

Ia juga menyebut, bila ini terjadi, bukan hanya industri otomotif Aceh yang tertekan, tetapi juga pendapatan pajak provinsi dari sektor kendaraan bermotor bisa berpindah ke daerah lain.

Sebab, jika kendaraan dibeli dari luar daerah maka pembayaran pajak pertamanya termasuk Bea Balik Nama tidak masuk ke kas Pemerintah Aceh.

“Kita sudah menyurati Gubernur Aceh untuk menyampaikan permohonan perpanjangan insentif ini hingga Desember 2025,” tambahnya.

Untuk itu, pemerintah perlu menjaga stabilitas pasar dan mencegah lonjakan harga yang bisa memukul daya beli masyarakat.

“Masyarakat akan kembali memilih beli kendaraan bekas atau membeli ke luar Aceh. Kita tidak ingin hal ini terjadi lagi seperti pada tahun-tahun sebelumnya,” tutup Azhar.

Tags: acehmobilPajakPajak Opsen
Previous Post

Bupati Geram Banyak Pangkalan LPG 3 Kg di Aceh Besar “Nakal”

Next Post

Dari Raja ke Rakyat Biasa: Lyon Terdegradasi ke Ligue 2!

Related Posts

BPJS Ketenagakerjaan Buka Akses Pembiayaan Rumah hingga Rp500 Juta bagi Pekerja di Aceh

by Redaksi
29 September 2026
0

MASAKINI.CO – Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan di Aceh kini dapat memanfaatkan program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan untuk memperoleh fasilitas...

Aceh Raih Peringkat Empat MTQ Nasional

by Riska Zulfira
20 September 2026
0

MASAKINI.CO – Setelah 23 tahun, kafilah Aceh kembali menembus empat besar nasional pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional. Aceh mengakhiri...

Banjir dan Longsor Landa Tiga Kabupaten di Aceh, Mualem Minta Warga Waspada

by Riska Zulfira
15 September 2026
0

MASAKINI.CO – Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah pada 13-14 September 2026....

Next Post

Dari Raja ke Rakyat Biasa: Lyon Terdegradasi ke Ligue 2!

Perempuan Lampuuk Aceh Besar Tolak Proyek PLTB

Perempuan Lampuuk Aceh Besar Tolak Proyek PLTB

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co