MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Juni 19, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Pola Asuh dan Gizi Ibu Hamil Jadi Penyebab Dominan Stunting di Darul Imarah

Riska Zulfira by Riska Zulfira
24 Juli 2025
in Daerah
0
Pola Asuh dan Gizi Ibu Hamil Jadi Penyebab Dominan Stunting di Darul Imarah

Pemeriksaan dan pengukuran anak-anak di Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. | Foto: dok Puskesmas Darul Imarah

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Puskesmas Darul Imarah mencatat penurunan angka stunting dari 6,5 persen pada tahun 2024 menjadi 5,9 persen hingga Juni 2025. Meski mengalami penurunan, kasus stunting masih menjadi perhatian serius, terutama karena penyebab utamanya berasal dari faktor pola asuh yang tidak tepat dan kurangnya asupan gizi pada ibu hamil.

Kepala Puskesmas Darul Imarah, Nilawati, mengungkapkan bahwa sebagian besar kasus stunting di wilayahnya disebabkan oleh rendahnya pemahaman orang tua terkait asupan gizi dan praktik pengasuhan yang tepat pada anak.

RelatedPosts

BPS Mulai Sensus Ekonomi, Wawalkot Minta Warga Berikan Data yang Akurat

Pemko Banda Aceh Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran di Deah Glumpang

Pendidikan Perdamaian Masuk Aceh, IWPG Fokus Latih Aktivis dan Organisasi Perempuan

“Dari hasil evaluasi kami, pola asuh yang kurang baik dan kurangnya gizi pada ibu hamil menjadi faktor paling dominan di balik kasus stunting di Darul Imarah,” ujar Nilawati, Kamis (24/7/2025).

Ia menjelaskan bahwa peran edukasi kepada orang tua sangat krusial. Pemahaman yang benar mengenai pola makan, pemberian ASI eksklusif, hingga pentingnya sanitasi akan sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, puskesmas terus memperkuat edukasi melalui kelas ibu hamil, kelas balita, dan penyuluhan di posyandu.

“Banyak ibu hamil yang belum mengerti pentingnya konsumsi protein hewani dan nabati selama masa kehamilan. Ini kami dampingi terus, terutama bagi ibu dengan risiko lingkar lengan atas rendah,” jelasnya.

Puskesmas Darul Imarah juga aktif melakukan intervensi melalui pemberian tablet tambah darah pada remaja putri, pemantauan rutin ibu hamil, hingga pemberian makanan tambahan untuk balita dan ibu hamil dengan gizi kurang. Semua intervensi dilakukan terintegrasi melalui posyandu.

Selain tenaga kesehatan, keterlibatan lintas sektor juga dinilai sangat penting. Kader posyandu, bidan desa, pemerintah gampong hingga pihak kecamatan berkolaborasi dalam edukasi dan pendampingan masyarakat.

“Kader adalah ujung tombak kami di lapangan. Mereka yang mendata, memantau tumbuh kembang anak, hingga melakukan kunjungan rumah bagi balita yang tidak hadir ke posyandu,” kata Nilawati.

Untuk memperkuat program penanganan stunting, Puskesmas Darul Imarah juga menerapkan sejumlah inovasi, seperti Kopi Inovasi Imunisasi, pola asuh dan tata laksana balita stunting, serta Rumah Gizi Gampong (RGG) yang telah berjalan sejak 2023.

Adapun posyandu di Darul Imarah kini telah menerapkan pendekatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) yang mencakup layanan untuk seluruh siklus kehidupan, mulai dari bayi, remaja, ibu hamil, hingga lansia. Layanan mencakup imunisasi, penimbangan, pengukuran tinggi badan, pemberian vitamin, dan edukasi gizi.

Dengan pendekatan yang semakin menyeluruh dan kolaboratif, Nilawati optimistis angka stunting di Darul Imarah akan terus menurun.

“Tapi kuncinya tetap ada di rumah. Jika ibu paham cara mengasuh dan memberi makan anak dengan benar, maka kita bisa cegah stunting sejak dini,” pungkasnya.

Tags: Aceh BesarBalita dan ibu hamilPuskesmas Darul ImarahStunting
Previous Post

KPU Siap Gelar Pemilu Terpisah Sesuai Putusan MK

Next Post

CTRL+J APAC 2025 Hari Kedua: Ketika AI, Bahasa Lokal, dan Keadilan Data Jadi Sorotan

Related Posts

Satpol PP Aceh Besar Perketat Pengawasan Bukit Lamreh Usai Dugaan Pemerasan Wisatawan

by Riska Zulfira
19 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Besar memperketat pengawasan di kawasan wisata Bukit Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya,...

Lima Hari Hilang di Gunung Seulawah, Pendaki Asal Aceh Utara Ditemukan Selamat

by Riska Zulfira
6 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Setelah lima hari dinyatakan hilang di kawasan Gunung Seulawah, Aceh Besar, pendaki asal Aceh Utara, Faiz Hidayat (23),...

Presiden Yakin MBG Akan Berhasil dan Gerakkan Ekonomi Desa

by Ahlul Fikar
4 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Presiden Prabowo Subianto menyatakan keyakinannya bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan berhasil dan memberikan dampak besar, tidak...

Next Post
CTRL+J APAC 2025 Hari Kedua: Ketika AI, Bahasa Lokal, dan Keadilan Data Jadi Sorotan

CTRL+J APAC 2025 Hari Kedua: Ketika AI, Bahasa Lokal, dan Keadilan Data Jadi Sorotan

Dugaan Korupsi Beasiswa, Mahasiswa Laporkan Ketua Yayasan dan Rektor Unigha ke Polisi

Dugaan Korupsi Beasiswa, Mahasiswa Laporkan Ketua Yayasan dan Rektor Unigha ke Polisi

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co