MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Agustus 11, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Pola Asuh dan Gizi Ibu Hamil Jadi Penyebab Dominan Stunting di Darul Imarah

Riska Zulfira by Riska Zulfira
24 Juli 2025
in Daerah
0
Pola Asuh dan Gizi Ibu Hamil Jadi Penyebab Dominan Stunting di Darul Imarah

Pemeriksaan dan pengukuran anak-anak di Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. | Foto: dok Puskesmas Darul Imarah

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Puskesmas Darul Imarah mencatat penurunan angka stunting dari 6,5 persen pada tahun 2024 menjadi 5,9 persen hingga Juni 2025. Meski mengalami penurunan, kasus stunting masih menjadi perhatian serius, terutama karena penyebab utamanya berasal dari faktor pola asuh yang tidak tepat dan kurangnya asupan gizi pada ibu hamil.

Kepala Puskesmas Darul Imarah, Nilawati, mengungkapkan bahwa sebagian besar kasus stunting di wilayahnya disebabkan oleh rendahnya pemahaman orang tua terkait asupan gizi dan praktik pengasuhan yang tepat pada anak.

RelatedPosts

21 Tahun Damai Aceh, Muharram Minta Manfaat Perdamaian Ditunjukkan ke Rakyat

Illiza Minta Sekolah Tak Hanya Kejar Akademik, tapi Bentuk Kebiasaan Anak

Semarak HUT RI, Sekda Jalal Ikut Bersihkan dan Cat Kerb Jembatan Pango

“Dari hasil evaluasi kami, pola asuh yang kurang baik dan kurangnya gizi pada ibu hamil menjadi faktor paling dominan di balik kasus stunting di Darul Imarah,” ujar Nilawati, Kamis (24/7/2025).

Ia menjelaskan bahwa peran edukasi kepada orang tua sangat krusial. Pemahaman yang benar mengenai pola makan, pemberian ASI eksklusif, hingga pentingnya sanitasi akan sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, puskesmas terus memperkuat edukasi melalui kelas ibu hamil, kelas balita, dan penyuluhan di posyandu.

“Banyak ibu hamil yang belum mengerti pentingnya konsumsi protein hewani dan nabati selama masa kehamilan. Ini kami dampingi terus, terutama bagi ibu dengan risiko lingkar lengan atas rendah,” jelasnya.

Puskesmas Darul Imarah juga aktif melakukan intervensi melalui pemberian tablet tambah darah pada remaja putri, pemantauan rutin ibu hamil, hingga pemberian makanan tambahan untuk balita dan ibu hamil dengan gizi kurang. Semua intervensi dilakukan terintegrasi melalui posyandu.

Selain tenaga kesehatan, keterlibatan lintas sektor juga dinilai sangat penting. Kader posyandu, bidan desa, pemerintah gampong hingga pihak kecamatan berkolaborasi dalam edukasi dan pendampingan masyarakat.

“Kader adalah ujung tombak kami di lapangan. Mereka yang mendata, memantau tumbuh kembang anak, hingga melakukan kunjungan rumah bagi balita yang tidak hadir ke posyandu,” kata Nilawati.

Untuk memperkuat program penanganan stunting, Puskesmas Darul Imarah juga menerapkan sejumlah inovasi, seperti Kopi Inovasi Imunisasi, pola asuh dan tata laksana balita stunting, serta Rumah Gizi Gampong (RGG) yang telah berjalan sejak 2023.

Adapun posyandu di Darul Imarah kini telah menerapkan pendekatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) yang mencakup layanan untuk seluruh siklus kehidupan, mulai dari bayi, remaja, ibu hamil, hingga lansia. Layanan mencakup imunisasi, penimbangan, pengukuran tinggi badan, pemberian vitamin, dan edukasi gizi.

Dengan pendekatan yang semakin menyeluruh dan kolaboratif, Nilawati optimistis angka stunting di Darul Imarah akan terus menurun.

“Tapi kuncinya tetap ada di rumah. Jika ibu paham cara mengasuh dan memberi makan anak dengan benar, maka kita bisa cegah stunting sejak dini,” pungkasnya.

Tags: Aceh BesarBalita dan ibu hamilPuskesmas Darul ImarahStunting
Previous Post

KPU Siap Gelar Pemilu Terpisah Sesuai Putusan MK

Next Post

CTRL+J APAC 2025 Hari Kedua: Ketika AI, Bahasa Lokal, dan Keadilan Data Jadi Sorotan

Related Posts

Angin Kencang Masih Terjadi, Lima Pohon Tumbang dalam Sehari

by Riska Zulfira
7 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Cuaca ekstrem masih terjadi di Aceh Besar. Hari ini, lima titik pohon tumbang dilaporkan terjadi akibat hembusan angin...

4 Pelajar Tenggelam di Pantai Ujong Batee, Satu Tewas dan Tiga Masih Dalam Pencarian 

by Riska Zulfira
1 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Empat remaja asal Perumnas Ujong Batee, Aceh Besar dilaporkan terseret arus laut di kawasan wisata Pantai Ujong Batee,...

Satpol PP Aceh Besar Perketat Pengawasan Bukit Lamreh Usai Dugaan Pemerasan Wisatawan

by Riska Zulfira
19 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Besar memperketat pengawasan di kawasan wisata Bukit Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya,...

Next Post
CTRL+J APAC 2025 Hari Kedua: Ketika AI, Bahasa Lokal, dan Keadilan Data Jadi Sorotan

CTRL+J APAC 2025 Hari Kedua: Ketika AI, Bahasa Lokal, dan Keadilan Data Jadi Sorotan

Dugaan Korupsi Beasiswa, Mahasiswa Laporkan Ketua Yayasan dan Rektor Unigha ke Polisi

Dugaan Korupsi Beasiswa, Mahasiswa Laporkan Ketua Yayasan dan Rektor Unigha ke Polisi

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co