MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Mei 2, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Ketua TP PKK Aceh Besar Ajak IRT Jadi Agen Perubahan Atasi Perubahan Iklim

Ulfah by Ulfah
28 Juli 2025
in Daerah
0
Ketua TP PKK Aceh Besar Ajak IRT Jadi Agen Perubahan Atasi Perubahan Iklim

Ketua TP PKK Aceh Besar, Rita Mayasari, menyampaikan Perayaannya, pada pembukaan Kampanye Kolaboratif We Can “Kita Bisa Menanggulangi Perubahan Iklim” yang berlangsung di Gedung UDKP Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Senin (28/7/2025). | Foto : MC Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Aceh Besar, Rita Mayasari, mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga, untuk melakukan agen perubahan dalam menanggulangi dampak perubahan iklim yang kian nyata dan mengancam kehidupan sehari-hari.

Rita Mayasari menegaskan perubahan iklim bukan lagi sekedar isu global yang jauh dari keseharian masyarakat, melainkan telah menjadi persoalan yang nyata. Mulai dari cuaca ekstrem, gagal panen, hingga bencana alam kini dirasakan langsung oleh masyarakat.

RelatedPosts

Rencong Aceh, Dari Senjata Bersejarah Menjadi Simbol Identitas yang Terlindungi

Wagub Aceh Tinjau Jalan Rp24 Miliar di Pidie, Warga Tak Lagi Gunakan Sampan

Temuan 20 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar, Tiga Hektare Dimusnahkan

“Perubahan iklim bukan hanya urusan para ilmuwan atau pemerintah saja. Ini adalah tanggung jawab kita bersama, terutama kami para ibu dan perempuan sebagai pengelola rumah tangga,” ujarnya saat membuka Kampanye Kolaboratif We Can “Kita Bisa Menanggulangi Perubahan Iklim” yang berlangsung di Gedung UDKP Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Senin (28/7/2025).

Kegiatan tersebut juga diramaikan dengan berbagai agenda seperti bazar dan green fair TP PKK Lhoknga, dialog komunitas bertema Go Green, aksi bersih-bersih lingkungan, serta penanaman pohon.

Pada kesempatan itu, Rita menjelaskan kontribusi dalam menjaga bumi dapat dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kebiasaan seperti mengurangi penggunaan plastik, menghemat udara dan listrik, menanam pohon, serta memilah sampah, kita bisa memberi dampak besar bagi kelestarian bumi,” imbuhnya.

Menurutnya, PKK adalah gerakan masyarakat berbasis keluarga yang memiliki peran strategis dalam mengedukasi dan menggerakkan masyarakat untuk peduli lingkungan.

“Kita bisa memulai dari lingkup terkecil: keluarga. Mari kita ajak suami, anak-anak, dan tetangga untuk peduli lingkungan. Ketika rumah tangga peduli, lingkungan akan ikut berubah,” tegasnya.

Ia juga menyebarkan agar kegiatan kampanye tidak berhenti pada seremonial semata, namun dilanjutkan dengan aksi nyata di lingkungan masing-masing.

“Saya mengajak seluruh kader PKK dan masyarakat yang hadir di sini untuk menjadi Agent of Change (Agen Perubahan). Mari kita mulai dari diri sendiri, dari rumah kita, dan dari hal-hal kecil yang bisa memberi dampak besar,” katanya dengan semangat.

Rita juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi atas terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya Yayasan Kemanusiaan Penggagas Inklusi (YKPI), serta Ketua TP PKK Kecamatan Lhoknga Yusriana beserta jajaran.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi amal jariyah untuk bumi yang lebih lestari,” kata Rita yang juga menyisipkan pesan lokal “Ta jaga bumoe, bek aneuk chuco payah moe” sebagai ajakan moral untuk generasi penerus.

Sementara itu, Ketua YKPI Aceh, Ruwaida, dalam Berbagainya juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memerangi dampak perubahan iklim secara bersama-sama dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa perubahan iklim merupakan ancaman serius yang membutuhkan kolaborasi semua pihak, mulai dari individu, keluarga, komunitas, hingga pemerintah.

“Kita tidak bisa menyerahkan sepenuhnya kepada satu pihak saja. Perubahan iklim adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui edukasi, aksi nyata, dan gerakan kolaboratif seperti hari ini, kita membuktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari komunitas kecil,” ujar Ruwaida.

Ia juga menyampaikan penghargaannya kepada TP PKK Aceh Besar dan TP PKK Kecamatan Lhoknga yang telah menjadi motor penggerak kesadaran lingkungan di tingkat akar rumput.

“Kolaborasi seperti inilah yang akan membawa dampak nyata. Ketika perempuan-perempuan hebat di gampong mulai bergerak, maka insya allah bumi kita akan lebih terjaga,” tuturnya.

Tags: Agen PerubahanPemkab aceh besarPerubahan IklomTP PKK Aceh Besar
Previous Post

Perlindungan Data Pribadi, Komitmen Nyata Negara untuk Rakyat

Next Post

Genjot Produksi Pertanian, Wagub Aceh Serahkan Alsintan untuk 3 Daerah

Related Posts

Pemkab Aceh Besar Kucurkan Rp20 Miliar, Pulo Aceh Dikebut dari Jalan hingga Irigasi

by Redaksi
28 April 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menggelontorkan anggaran lebih dari Rp20 miliar untuk mempercepat pembangunan di Kecamatan Pulo Aceh pada...

Layanan RSUD Aceh Besar Kembali Normal Pasca Mogok Tenaga Medis

by Riska Zulfira
21 April 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bergerak cepat memastikan layanan kesehatan di RSUD Aceh Besar kembali normal pasca aksi mogok...

Jaga Kebersihan Lingkungan, Gampong Lam Asan Kelola Sampah Secara Mandiri

Jaga Kebersihan Lingkungan, Gampong Lam Asan Kelola Sampah Secara Mandiri

by Redaksi
11 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gampong Lam Asan, Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar, memiliki Tempat Pengolahan Sampah - Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R)...

Next Post
Genjot Produksi Pertanian, Wagub Aceh Serahkan Alsintan untuk 3 Daerah

Genjot Produksi Pertanian, Wagub Aceh Serahkan Alsintan untuk 3 Daerah

Tergiur Gaji Fantastis, Joao Felix Resmi Bergabung dengan Al-Nassr

Discussion about this post

CERITA

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co