MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Tingkatkan Daya Saing, OJK Aceh Dorong Penguatan Tata Kelola Lembaga Jasa Keuangan

Riska Zulfira by Riska Zulfira
14 November 2025
in News
0

Kepala OJK Aceh, Daddi Peryoga. | Foto: OJK Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Aceh menegaskan perlunya penguatan tata kelola di seluruh Lembaga Jasa Keuangan (LJK) sebagai langkah penting untuk menekan potensi fraud yang masih marak terjadi di sektor keuangan.

Kepala OJK Aceh, Daddi Peryoga, mengungkapkan hasil Survei Fraud Indonesia 2025 yang dilakukan ACFE Indonesia Chapter menunjukkan bahwa kelemahan pengendalian internal masih menjadi penyebab utama terjadinya occupational fraud.

RelatedPosts

Hampir Empat Tahun Buron, Terpidana Pemerkosaan Anak Ditangkap di Aceh Besar

Harga Emas Perhiasan Turun Rp20 Ribu, Emas Batangan Justru Menguat

Pernah Juara II MTQ Nasional, Dosen USK Kembali Wakili Aceh di MTQ KORPRI 2026

Selain itu 53,24 persen kasus fraud di sektor keuangan justru terdeteksi melalui laporan masyarakat, bukan dari sistem pengawasan internal lembaga keuangan itu sendiri.

Menurutnya, jika fraud lebih banyak terdeteksi melalui pengaduan daripada pengawasan internal, itu menunjukkan bahwa penerapan GRC di LJK masih harus diperkuat.

“Industri keuangan adalah industri kepercayaan, karena 85 persen dana perbankan berasal dari masyarakat,” kata Daddi, Jumat (14/11/2025).

Daddi menekankan pentingnya penerapan Four Lines of Defense untuk mencegah terjadinya fraud, seperti garis pertama, unit bisnis dan operasional menjalankan prosedur sesuai ketentuan internal.

Kemudian garis kedua, fungsi kepatuhan dan manajemen risiko melakukan pengawasan fungsional aktif. Garis ketiga, audit internal mengevaluasi efektivitas pengendalian dan memberikan rekomendasi perbaikan dan garis keempat auditor eksternal dan regulator melakukan penilaian independen terhadap tata kelola.

Daddi menyampaikan bahwa penguatan permodalan dan pemenuhan modal inti, agar ketahanan bank sesuai dengan eksposur risiko dan pemenuhan struktur tata kelola, terutama kelengkapan pengurus agar fungsi pengawasan berjalan optimal menjadi hal penting yang harus diperhatikan pengurus dan pemegang saham BPRS agar dapat tumbuh sehat dan berkelanjutan.

“Penerapan manajemen risiko, yang dinilai sebagai tameng utama bagi BPRS untuk menjaga integritas dan daya saing,” ujarnya.

Daddi juga mengingatkan agar BPRS menyiapkan strategi bisnis jangka panjang serta terus mengembangkan produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“OJK Aceh akan terus memperkuat pengawasan, tetapi juga mendukung pertumbuhan kinerja industri keuangan. LJK yang sehat dan berintegritas menjadi kunci bagi meningkatnya kepercayaan masyarakat dan mendorong ekonomi Aceh,” tutupnya.

Tags: Kasus FraudLembaga Jasa Keuangan (LJK)OJK AcehOtoritas Jasa Keuangan (OJK)
Previous Post

Barcelona Akan Bangun Patung untuk Lionel Messi di Camp Nou

Next Post

BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh Gelar Kegiatan Go Green di Makam Syiah Kuala

Related Posts

Pembiayaan PNM untuk UMKM Aceh Tembus Rp1 Triliun

by Aininadhirah
19 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Pembiayaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Aceh telah menembus lebih...

OJK Aceh Perkuat Kompetensi Frontliner untuk Tingkatkan Perlindungan Konsumen

by Riska Zulfira
24 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Aceh memperkuat perlindungan konsumen sektor jasa keuangan dengan meningkatkan kapasitas petugas layanan atau...

OJK Nilai El Nino Berpotensi Tekan Ekonomi Aceh, Sektor Pertanian Perlu Diantisipasi

by Aininadhirah
10 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Aceh menilai potensi fenomena El Nino pada 2026 perlu diantisipasi karena dapat memengaruhi...

Next Post

BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh Gelar Kegiatan Go Green di Makam Syiah Kuala

Dugaan Korupsi PNPM Jeunieb, Kuasa Hukum Sebut Hanya Masalah Administrasi

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co