MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Mei 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Tingkatkan Daya Saing, OJK Aceh Dorong Penguatan Tata Kelola Lembaga Jasa Keuangan

Riska Zulfira by Riska Zulfira
14 November 2025
in News
0

Kepala OJK Aceh, Daddi Peryoga. | Foto: OJK Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Aceh menegaskan perlunya penguatan tata kelola di seluruh Lembaga Jasa Keuangan (LJK) sebagai langkah penting untuk menekan potensi fraud yang masih marak terjadi di sektor keuangan.

Kepala OJK Aceh, Daddi Peryoga, mengungkapkan hasil Survei Fraud Indonesia 2025 yang dilakukan ACFE Indonesia Chapter menunjukkan bahwa kelemahan pengendalian internal masih menjadi penyebab utama terjadinya occupational fraud.

RelatedPosts

40 Mobil Hias Meriahkan Pawai Takbiran, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Lambaro

Jemaah Haji Asal Aceh Tamiang Wafat di Arafah, Total Dua Jemaah Aceh Meninggal di Tanah Suci

Harga Sawit Anjlok, Pemerintah Minta 139 PKS Segera Sesuaikan Pembelian TBS Petani

Selain itu 53,24 persen kasus fraud di sektor keuangan justru terdeteksi melalui laporan masyarakat, bukan dari sistem pengawasan internal lembaga keuangan itu sendiri.

Menurutnya, jika fraud lebih banyak terdeteksi melalui pengaduan daripada pengawasan internal, itu menunjukkan bahwa penerapan GRC di LJK masih harus diperkuat.

“Industri keuangan adalah industri kepercayaan, karena 85 persen dana perbankan berasal dari masyarakat,” kata Daddi, Jumat (14/11/2025).

Daddi menekankan pentingnya penerapan Four Lines of Defense untuk mencegah terjadinya fraud, seperti garis pertama, unit bisnis dan operasional menjalankan prosedur sesuai ketentuan internal.

Kemudian garis kedua, fungsi kepatuhan dan manajemen risiko melakukan pengawasan fungsional aktif. Garis ketiga, audit internal mengevaluasi efektivitas pengendalian dan memberikan rekomendasi perbaikan dan garis keempat auditor eksternal dan regulator melakukan penilaian independen terhadap tata kelola.

Daddi menyampaikan bahwa penguatan permodalan dan pemenuhan modal inti, agar ketahanan bank sesuai dengan eksposur risiko dan pemenuhan struktur tata kelola, terutama kelengkapan pengurus agar fungsi pengawasan berjalan optimal menjadi hal penting yang harus diperhatikan pengurus dan pemegang saham BPRS agar dapat tumbuh sehat dan berkelanjutan.

“Penerapan manajemen risiko, yang dinilai sebagai tameng utama bagi BPRS untuk menjaga integritas dan daya saing,” ujarnya.

Daddi juga mengingatkan agar BPRS menyiapkan strategi bisnis jangka panjang serta terus mengembangkan produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“OJK Aceh akan terus memperkuat pengawasan, tetapi juga mendukung pertumbuhan kinerja industri keuangan. LJK yang sehat dan berintegritas menjadi kunci bagi meningkatnya kepercayaan masyarakat dan mendorong ekonomi Aceh,” tutupnya.

Tags: Kasus FraudLembaga Jasa Keuangan (LJK)OJK AcehOtoritas Jasa Keuangan (OJK)
Previous Post

Barcelona Akan Bangun Patung untuk Lionel Messi di Camp Nou

Next Post

BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh Gelar Kegiatan Go Green di Makam Syiah Kuala

Related Posts

Nasabah BSI Tembus 23,7 Juta, Aset Terus Melonjak

by Riska Zulfira
14 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Bank Syariah Indonesia (BSI) mencatat pertumbuhan signifikan pada kuartal I 2026, baik secara nasional maupun di wilayah Aceh....

Aset Perbankan Aceh Tembus Rp62,23 Triliun, Pembiayaan Tumbuh 52 Persen

by Riska Zulfira
16 Maret 2026
0

MASAKINI.CO -  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja sektor perbankan di Aceh terus mengalami pertumbuhan dalam lima tahun terakhir. Hingga...

OJK Beri Perlakuan Khusus Kredit Pembiayaan Korban Bencana di Aceh

by Riska Zulfira
20 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan perlakuan khusus atas pembiayaan bagi debitur yang terdampak banjir dan tanah longsor di...

Next Post

BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh Gelar Kegiatan Go Green di Makam Syiah Kuala

Dugaan Korupsi PNPM Jeunieb, Kuasa Hukum Sebut Hanya Masalah Administrasi

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co