MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juli 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Tembus Jalur Terputus, TNI Angkut 10 Ton Beras ke Bener Meriah dengan Motor Trail

Redaksi by Redaksi
23 Desember 2025
in News
0

Ratusan personel TNI menerobos jalur terputus di kawasan KKA Aceh Utara untuk menyalurkan bantuan pangan ke wilayah terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah | foto: dok untuk masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ratusan personel TNI menerobos jalur terputus di kawasan KKA Aceh Utara untuk menyalurkan bantuan pangan ke wilayah terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah. Sebanyak 10 ton beras diangkut menggunakan motor trail selama dua hari, Minggu–Senin (21–22 Desember 2025).

Aksi kemanusiaan ini dipimpin langsung Kepala Staf Korem (Kasrem) 011/Lilawangsa, Letkol Inf Andi Ariyanto, atas arahan Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran. Bantuan diberangkatkan dari posko utama BNPB di Korem 011/Lilawangsa menuju daerah terdampak yang akses jalannya rusak akibat banjir dan longsor.

RelatedPosts

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Rp7,6 Juta per Mayam, Pembeli Tetap Ramai

Kasus Penelantaran Anak, Pelaku Dihukum Pidana Kerja Sosial Selama 100 Jam

Perkuat Kajian Filologi Arab–Melayu, Prodi BSA UIN Ar-Raniry dan USIM Bangun Kolaborasi

Letkol Andi Ariyanto menjelaskan, pendistribusian dilakukan dengan melibatkan sekitar 100 prajurit TNI yang masing-masing mengendarai motor trail. Setiap personel membawa 25 kilogram beras, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai 10 ton.

“Bantuan ini berasal dari Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional. Sebanyak 5 ton disalurkan ke Kabupaten Bener Meriah dan 5 ton lainnya ke Aceh Tengah,” ujar Andi.

Ia menegaskan, pemerintah berkomitmen melakukan berbagai upaya untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi, meski akses distribusi masih terbatas. Kehadiran TNI di lapangan juga untuk memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus memantau kondisi riil masyarakat.

Menurut Andi, gangguan distribusi akibat kerusakan infrastruktur berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok di sejumlah wilayah. Kondisi ini tidak hanya dirasakan warga terdampak langsung, tetapi juga masyarakat di sekitarnya.

“Rantai pasok terganggu, pedagang kesulitan mendapatkan barang, sehingga harga naik tidak wajar. Ini menjadi perhatian bersama agar ekonomi masyarakat tetap stabil,” jelasnya.

Sementara itu, Andi menyebutkan jalur menuju Bener Meriah kini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat meski masih diberlakukan sistem buka tutup. Ia mengimbau pengguna jalan untuk tetap waspada mengingat cuaca yang tidak menentu dan potensi longsor susulan.

“Kami minta masyarakat bersabar dan berhati-hati saat melintas, karena masih ada pekerjaan perbaikan jalan dan pembangunan jembatan oleh Yon Zipur,” katanya.

Di tempat terpisah, Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian, Letjen TNI (Purn) Irham Waroihan, menegaskan penyaluran bantuan pangan tetap berjalan meski dihadapkan pada berbagai kendala di lapangan.

“Dengan kondisi apa pun, bantuan harus tetap disalurkan untuk mencegah kelangkaan beras di wilayah terdampak bencana,” ujarnya.

Irham menambahkan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah menginstruksikan agar seluruh bantuan pangan dikawal secara ketat sejak dari pusat hingga tiba di lokasi guna memastikan penyaluran tepat sasaran.

Tags: Banjir AcehBantuan BerasBener Meriah. Aceh TengahDistribusi logistikKemanusiaanketahanan panganTNI Peduli
Previous Post

Kementan Kirim 10 Alsintan ke Aceh Januari 2026, Percepat Pemulihan Sawah Pascabanjir

Next Post

Wali Nanggroe Bahas Kebutuhan Air Bersih Pascabencana Aceh dengan Konsul AS

Related Posts

Aceh Tamiang Mulai Tanam Padi Perdana Pascabencana

by Ahmad Mufti
6 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh memulai gerakan tanam padi perdana pascabencana hidrometeorologi di Desa Bukit Panjang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh...

Simeulue Mulai Cetak 1.050 Hektare Sawah Baru

by Riska Zulfira
3 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Simeulue mulai melaksanakan program pencetakan sawah baru seluas 1.050 hektare sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus...

Enam Bulan Pascabencana, Gubernur Minta Prioritas Pemulihan Sawah dan Irigasi Terdampak

by Redaksi
10 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menegaskan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam pemulihan dampak banjir dan longsor...

Next Post

Wali Nanggroe Bahas Kebutuhan Air Bersih Pascabencana Aceh dengan Konsul AS

Tutup Tahun, Harga Emas di Banda Aceh Makin Meroket

Discussion about this post

CERITA

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co