MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Maret 14, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Ribuan Sekolah Terdampak Bencana Mulai Aktif, Mendikdasmen Kunjungi Aceh Tamiang

Riska Zulfira by Riska Zulfira
5 Januari 2026
in News
0

Guru memberikan motivasi untuk anak-anak sekolah pada hari pertama mulai sekolah di SMA Negeri 4 Kejuruan Muda, Aceh Tamiang | foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ribuan sekolah di Aceh yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor mulai kembali beroperasi pada hari pertama masuk sekolah tahun 2026, Senin (5/1/2026).

Meski kondisi sarana dan prasarana belum sepenuhnya pulih, aktivitas pendidikan kembali dijalankan demi memastikan hak belajar anak-anak tetap terpenuhi.

RelatedPosts

Illiza Sa’aduddin Djamal Resmi Menutup Daurah Al-Qur’an Ramadhan di Masjid Oman Al-Makmur

10 Cara Mengurangi Scrolling Media Sosial Secara Berlebihan

Pasar 1001 Malam di Banda Aceh Ditutup, UMKM Raup Omzet Rp90 Juta

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti menandai dimulainya kembali kegiatan sekolah dengan memimpin upacara di SMA Negeri 4 Kejuruan Muda, Sungai Liput, Kabupaten Aceh Tamiang. Sekolah tersebut sebelumnya terendam banjir hingga tujuh meter akibat bencana yang terjadi pada 26 November 2025.

Menurut Abdul Mu’ti, pembelajaran tetap harus berjalan dalam kondisi apa pun. Ia menegaskan, fleksibilitas menjadi kunci agar anak-anak tidak kehilangan hak atas pendidikan.

“Belajar tidak harus selalu di ruang kelas permanen. Sekolah bisa dilaksanakan di lokasi lain, ruang darurat, bahkan di tenda, selama aman dan memungkinkan,” ujarnya di Aceh Tamiang.

Ia juga menyebutkan, kembalinya aktivitas sekolah memiliki peran penting dalam memulihkan kondisi mental dan emosional siswa pascabencana.

Di hari pertama, proses belajar mengajar belum berjalan penuh. Sejumlah sekolah masih memfokuskan kegiatan pada pembersihan ruang kelas dan lingkungan sekolah. Guru dan siswa tampak bergotong royong membersihkan sisa lumpur dan material banjir.

Kondisi tersebut membuat sebagian siswa belum dapat mengenakan seragam sekolah. Banyak perlengkapan belajar yang rusak atau belum dapat digunakan.

Seperti yang dilakukan Daffa Aulia, siswa kelas X, SMA Negeri 4 Kejuruan Muda. Ia ke sekolah hanya memakai pakaian bebas namun tetap rapi.

Menurutnya seragam miliknya hanyut terbawa arus banjir yang melanda kampung Purwodadi yang ditempatinya.

Selain itu, Radit, juga mengalami hal serupa. Ia mengatakan hari pertama sekolah dimanfaatkan untuk pertemuan awal dan kerja bakti. “Belum belajar seperti biasa, masih bersih-bersih. Tapi senang bisa masuk sekolah lagi,” ujarnya.

Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang mencatat, dari total 459 sekolah di wilayah tersebut, sebanyak 394 sekolah terdampak banjir bandang dan longsor. Sementara 65 sekolah lainnya tidak mengalami dampak langsung.

Di tingkat provinsi, Aceh tercatat sebagai daerah dengan jumlah sekolah terdampak terbanyak, yakni mencapai 2.756 satuan pendidikan. Hingga awal Januari 2026, sekitar 2.468 sekolah atau sekitar 90 persen sudah kembali beroperasi.

Sebanyak 18 sekolah masih menggunakan tenda darurat, sementara 288 sekolah lainnya masih dalam tahap pembersihan.

Untuk mendukung kelangsungan pembelajaran, pemerintah telah menyiapkan 18 tenda sekolah darurat serta 46 ruang kelas darurat di Aceh.

Sebanyak 32 unit di antaranya telah disalurkan dan sedang dibangun guna memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan pascabencana.

Tags: Abdul Mu’tiMendikdasmenPascabencana Acehpendidikan Aceh 2026Ribuan Sekolah Acehsekolah darurat AcehSekolah Kembali BeroperasiSekolah Terdampak Bencana
Previous Post

Kerusuhan di Iran Tewaskan Minimal 16 Orang

Next Post

Bergaji Sekitar 6,9 Miliar Sepekan, Salah Akan Tetap di Liverpool

Related Posts

Mendikdasmen Tinjau Persiapan TKA di SMPN 2 Peudada Bireuen

by Riska Zulfira
11 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, meninjau persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 di UPTD...

Program Revitalisasi Sekolah 2026 Mulai Jalan, 72 Sekolah di Pidie Jaya Dapat Rp86,7 Miliar

by Riska Zulfira
10 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026 mulai direalisasikan pemerintah. Di Kabupaten Pidie Jaya, sebanyak 72 sekolah terdampak bencana...

30 Sekolah di Pidie Jaya Terima Dana Revitalisasi Rp19,5 Miliar

by Riska Zulfira
9 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 30 sekolah di Kabupaten Pidie Jaya menerima program revitalisasi sarana pendidikan pada tahun 2025 dengan total anggaran...

Next Post

Bergaji Sekitar 6,9 Miliar Sepekan, Salah Akan Tetap di Liverpool

18 Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Belajar di Tenda

Discussion about this post

CERITA

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

12 Maret 2026

Culture Shock Ramadan Banda Aceh bagi Mahasiswa Non-Muslim

11 Maret 2026

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

9 Maret 2026

Belajar Menerima “Tidak”: Pelajaran Kedewasaan dari Sebuah Penolakan

8 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co