MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

216 Huntara Dibangun di Aceh Utara, Pemulihan Pascabencana Masih Butuh Dukungan Pusat

Riska Zulfira by Riska Zulfira
29 Januari 2026
in News
0

Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil saat dijumpai di Aceh Utara, Kamis (29/1/2026). | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, yang akrab disapa Ayah Wa, menyebutkan sebanyak 216 unit hunian sementara (huntara) telah dibangun bagi warga terdampak bencana di wilayah tersebut. Namun, jumlah itu dinilai masih jauh dari kebutuhan masyarakat yang terdampak secara luas.

“Yang baru dibangun saat ini 216 unit. Sementara sekitar dua ribu unit lainnya belum terbangun. Itulah kondisi riil di lapangan,” ujarnya, Kamis (29/1/2026).

RelatedPosts

KNPI Aceh Dorong Pemuda Jadi Mitra Sekaligus Pengawal Program Pemerintah

Harga Emas Perhiasan Naik Rp20 Ribu Hari Ini 

Usia Senja Tak Jadi Batas, Lima Lansia di Aceh Besar Raup Penghasilan dari Ayam Kampung

Selain keterbatasan huntara, Ayah Wa juga menyoroti kondisi infrastruktur yang masih rusak, mulai dari kawasan permukiman hingga lahan pertanian. Ia menyebut banyak kayu tumbang akibat bencana belum sepenuhnya dibersihkan, terutama di wilayah perbukitan dan lintasan sungai.

“Sebagian kayu baru dibersihkan, tapi masih banyak yang menumpuk di bukit dan aliran sungai. Bahkan ada yang belum tersentuh sama sekali,” katanya.

Ia juga menyinggung kondisi irigasi yang belum pulih secara maksimal. Menurutnya, perbaikan irigasi sangat mendesak agar petani dapat kembali mengolah sawah dan mencegah krisis pangan.

“Kita berharap pemerintah pusat segera memperbaiki irigasi dan jalan. Kalau sawah tidak bisa digarap, masyarakat bisa kesulitan pangan,” tegasnya.

Ayah Wa menegaskan bahwa keterbatasan anggaran daerah menjadi kendala utama dalam percepatan pemulihan. Seluruh penanganan pascabencana saat ini sangat bergantung pada dukungan pemerintah pusat.

“Pemerintah daerah tidak memiliki anggaran yang cukup. Total kebutuhan pemulihan masyarakat Aceh Utara mencapai sekitar Rp27 triliun. Kalau hanya mengandalkan daerah, sampai kapan pun tidak akan selesai,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah pusat dapat serius dan segera merealisasikan anggaran pemulihan tersebut agar seluruh sektor yang terdampak bisa ditangani secara menyeluruh.

Menurut Ayah Wa, sedikitnya 12 kecamatan di Aceh Utara hingga kini masih terdampak cukup parah. Kondisi itu berdampak langsung terhadap sektor pendidikan, di mana sebagian siswa masih harus belajar dalam keterbatasan.

“Sekolah-sekolah masih terdampak. Ada anak-anak yang belum bisa belajar secara normal,” ungkapnya.

Ia menegaskan, apabila anggaran pemulihan sebesar Rp27 triliun dapat direalisasikan, maka perbaikan akan dilakukan secara menyeluruh tanpa membedakan sektor.

“Semuanya penting. Sekolah, permukiman, pertanian, jalan, itu semua saling berkaitan dengan ekonomi masyarakat. Jadi harus diperbaiki bersamaan,” katanya.

Terkait status tanggap darurat, Ayah Wa menyatakan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara tidak berencana memperpanjang masa tanggap darurat dan akan segera masuk ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Kita tidak ingin memperpanjang tanggap darurat. Kita harus masuk ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi supaya pemulihan bisa berjalan lebih cepat,” pungkasnya.

Tags: Bencana Aceh UtaraBupati Aceh UtaraHunian SementaraHuntaraPemulihan Pascabencana
Previous Post

Enam Terpidana Jinayat Dicambuk di Banda Aceh, Mantan PPPK WH Ikut Jalani Hukuman

Next Post

Mantan Pj Keuchik Seurapong Didakwa Korupsi Dana Desa Rp173 Juta

Related Posts

IDRiM 2026: Dampak Bencana Tak Cukup Diukur Lewat Angka

by Ahmad Mufti
11 September 2026
0

MASAKINI.CO – Jumlah rumah yang rusak, nilai kerugian ekonomi, hingga kebutuhan biaya pemulihan selama ini menjadi ukuran utama dalam melihat...

Koalisi Sipil Soroti Pemulihan Pascabencana Aceh, Sebut Dampak Ekologis Masih Berlangsung

by Aininadhirah
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana menilai penanganan dampak bencana ekologis di Aceh belum sepenuhnya tuntas. Sejumlah persoalan seperti...

KKP Targetkan 15 Ribu Hektare Tambak Aceh Kembali Produktif Pasca Bencana

by Ahlul Fikar
31 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan 15 ribu hektare tambak terdampak bencana di Aceh kembali berproduksi hingga akhir...

Next Post

Mantan Pj Keuchik Seurapong Didakwa Korupsi Dana Desa Rp173 Juta

Rumah Mewah Pasangan Ruben Dias dan Maya Jama Dibobol Maling

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co