MASAKINI.CO – Total dana hadiah Liga Champions hingga musim 2026/27 mencapai sekitar Rp 66,7 triliun per musim. Empat klub Inggris yaitu Arsenal, Chelsea, Liverpool, dan Manchester City diprediksi mendapatkan lebih banyak dengan tambahan pembayaran TV.
Sebagian besar dana, sekitar Rp 48,6 triliun (74,38%), dialokasikan untuk Liga Champions dan Piala Super. Sisanya dibagi untuk Liga Eropa (Rp 11,2 triliun/17,02%) dan Liga Konferensi Eropa (Rp 5,6 triliun/8,6%).
“Sistem pembagian hadiah Liga Champions terbagi menjadi tiga bagian utama,” menukil footbal365, Jumat (30/1/2026).
Pertama, bagian pembagian merata senilai Rp 13,2 triliun (27,5%) yang memberikan uang awal Rp 375 juta bagi setiap klub yang lolos ke fase liga, total ada 36 klub peserta.
Kedua, bagian berdasarkan kinerja senilai Rp 18,1 triliun (37,5%). Setiap kemenangan memberi Rp 41,7 juta, seri Rp 14,1 juta, dan poin berdasarkan peringkat mulai dari Rp 5,4 juta untuk peringkat 36 hingga Rp 198,4 juta untuk peringkat 1.
Uang yang tidak terbagi dari hasil seri akan ditambahkan ke pembayaran berdasarkan peringkat. Klub yang finis di 8 besar atau 9-16 juga mendapatkan tambahan hadiah.
Ketiga, bagian “value pillar” senilai Rp 16,9 triliun (35%) yang didasarkan pada peringkat koefisien klub dan kontribusi dari kumpulan pembayaran TV, yang lebih menguntungkan klub besar.
Klub seperti Paris Saint-Germain, Bayern Munich, Real Madrid, dan empat klub Inggris besar diprediksi menjadi penerima terbesar. Klub kecil seperti Qarabag, Pafos, dan Kairat akan mendapatkan jumlah yang lebih kecil.
Perkiraan menunjukkan beberapa klub bisa mendapatkan lebih dari Rp 2,3 triliun total. Klub yang keluar di babak play-off kualifikasi juga mendapatkan uang tetap Rp 86,3 juta.










Discussion about this post