MASAKINI.CO – Di tengah maraknya pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait pemulihan korban bencana di Aceh yang diklaim sudah tidak lagi tinggal di tenda, seorang warga terdampak di Aceh Tamiang angkat bicara.
Waracantika, warga Desa Sekumur, menyatakan bahwa kondisi di lapangan masih jauh dari klaim tersebut. Ia menegaskan, hingga kini masih banyak warga yang bertahan di tenda pengungsian karena belum tersedianya hunian sementara yang layak.
“Kami masih menggunakan tenda pak, hunian sementara belum ada di Desa Sekumur, hanya ada 5 persen saja, itupun belum ada atap sama sekali,” ujar Waracantika melalui media sosialnya, Minggu (22/3/2026).
Ia juga meminta pemerintah untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak bencana. Menurutnya, para pengungsi masih menghadapi berbagai kesulitan selama berada di tenda.
“Bapak dengarkan keluhan masyarakat ini, bapak lihat sendiri bagaimana menderitanya kami, kedinginan dan kepanasan di sini,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menjadi sorotan di tengah perbedaan antara klaim pemerintah dan kondisi yang disampaikan warga terkait proses pemulihan pascabencana di wilayah Aceh, khususnya Aceh Tamiang.








Discussion about this post