MASAKINI.CO – PDAM Tirta Mountala mulai mengambil langkah keras dengan menertibkan pelanggan menunggak dan praktik sambungan air ilegal. Penertiban ini resmi diberlakukan sejak 1 April 2026, dengan sanksi tegas berupa pemutusan sambungan bagi pelanggan yang tidak patuh.
Kebijakan ini diambil menyusul maraknya tunggakan dan penggunaan sambungan ilegal yang dinilai mengganggu distribusi air serta merugikan pelanggan lain yang taat aturan.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDAM Tirta Mountala, Ir. Yusmadi, MM, menegaskan tidak akan ada toleransi bagi pelanggan yang masih menunggak.
“Pelanggan yang memiliki tunggakan diminta segera melunasi. Jika tidak, sambungan akan diputus,” tegasnya di Kota Jantho, Kamis (2/4/2026).
Sebagai bagian dari langkah penertiban, PDAM telah menyurati para keuchik di Kabupaten Aceh Besar untuk menyampaikan informasi ini kepada warga. Sosialisasi tersebut diharapkan mendorong pelanggan segera menyelesaikan tunggakan sebelum tindakan tegas dilakukan.
Selain tunggakan, PDAM juga menyoroti maraknya sambungan ilegal yang semakin tidak terkendali di sejumlah wilayah. Praktik ini dinilai menjadi salah satu penyebab terganggunya distribusi air bersih, bahkan berdampak langsung pada pelanggan resmi.
PDAM meminta masyarakat tidak tinggal diam. Warga diminta melaporkan jika menemukan sambungan ilegal agar segera ditindak.
“Ini bukan hanya pelanggaran, tapi merugikan banyak pihak. Kami akan tindak tegas,” ujar Yusmadi.
Ia menegaskan, langkah ini merupakan upaya serius PDAM untuk menutup kebocoran distribusi dan memperbaiki kualitas layanan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Dengan penertiban tersebut, PDAM menargetkan distribusi air menjadi lebih tertib, adil, dan merata, sekaligus meningkatkan pendapatan daerah yang selama ini tergerus akibat pelanggaran.
PDAM juga mengingatkan pentingnya peran aparatur gampong dalam membantu menyosialisasikan kebijakan ini agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
“Penertiban ini tidak bisa ditawar. Tujuannya jelas, agar pelayanan air bersih berjalan maksimal dan adil bagi semua pelanggan,” pungkasnya.










Discussion about this post