MASAKINI.CO – Insiden tragis kembali terjadi di wilayah Sawang, Kabupaten Aceh Utara, saat sejumlah pelajar dilaporkan jatuh dari rakit penyeberangan menuju sekolah, Kamis (16/4/2026).
Peristiwa tersebut melibatkan siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA yang setiap hari menggunakan rakit sebagai akses utama untuk menyeberangi sungai. Dalam kejadian itu, beberapa pelajar terjatuh ke sungai bersama sejumlah unit sepeda motor yang turut diangkut.
Beruntung, para pelajar berhasil diselamatkan sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Informasi ini mencuat dari sebuah video yang diunggah oleh Rully Xabian di media sosialnya. Dalam unggahan tersebut, ia menggambarkan kondisi penyeberangan yang dinilai sangat berisiko bagi masyarakat, khususnya pelajar.
“Anak-anak sekolah dari SD sampai SMA tadi jatuh dari rakit saat menyebrang ke sekolah. Alhamdulillah semuanya selamat,” ujarnya dalam video tersebut.
Ia juga menyoroti kondisi fasilitas penyeberangan yang telah berlangsung cukup lama tanpa penanganan.
“Sudah hampir lima bulan masyarakat di sini menggunakan rakit seperti ini. Sangat berbahaya, apalagi untuk anak-anak sekolah,” katanya.
Selain itu, disebutkan bahwa kondisi tersebut juga berdampak pada aktivitas pendidikan. Bahkan, ada pelajar yang dilaporkan tidak dapat mengikuti ujian TKA karena mengalami insiden serupa saat menyeberang.
“Ada juga anak yang gagal ikut ujian karena jatuh saat menyeberang. Ini sangat memprihatinkan,” ungkapnya.
Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terkait pentingnya penyediaan akses penyeberangan yang aman bagi masyarakat, terutama bagi pelajar yang setiap hari harus mempertaruhkan keselamatan demi menempuh pendidikan.










Discussion about this post