MASAKINI.CO – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP WH) Kota Banda Aceh meningkatkan pengawasan di kawasan underpass Gampong Beurawe setelah maraknya pencurian kabel listrik yang menyebabkan fasilitas vital di lokasi tersebut terganggu.
Patroli intensif dilakukan personel Regu 3 WH untuk mengantisipasi pencurian susulan dan aktivitas mencurigakan di area underpass, Kamis (7/5/2026).
Dalam pengawasan tersebut, petugas sempat menginterogasi seorang pria yang ditemukan berada di kolong jembatan tanpa tujuan yang jelas.
Komandan Regu 3 WH, Muhammad Muda, mengatakan pria tersebut tidak mampu memberikan penjelasan saat ditanya petugas mengenai keberadaannya di lokasi.
“Saat pengawasan dilakukan, tim menemukan satu orang pria dewasa di area kolong jembatan. Namun, ketika ditanya oleh petugas, pria tersebut tidak bisa menjelaskan apa keperluannya berada di sana,” ujarnya.
Untuk menghindari potensi gangguan keamanan maupun aksi pencurian lanjutan, petugas langsung meminta pria tersebut meninggalkan area underpass.
Pengawasan diperketat setelah pencurian kabel listrik di kawasan tersebut menyebabkan mesin pompa air tidak berfungsi. Akibatnya, air menggenangi badan jalan hingga akses kendaraan di underpass lumpuh dalam beberapa hari terakhir.
Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal, mengatakan pihaknya kini menyiagakan personel sepanjang hari di kawasan underpass.
Menurutnya, pola pengamanan diubah dari sebelumnya hanya patroli malam menjadi pengawasan penuh selama 24 jam. “Pengawasan di sekitar jembatan akan kita tingkatkan. Jika dulu rutin malam hari, maka kini kita intensifkan sepanjang hari,” kata Rizal.
Selain patroli rutin, Satpol PP WH juga menunggu pemasangan CCTV di kawasan underpass guna memperkuat pengawasan terhadap fasilitas publik tersebut.
Pihaknya turut mengimbau masyarakat agar ikut memantau lingkungan sekitar dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di area underpass Beurawe.










Discussion about this post