MASAKINI.CO – Dinamika politik di tubuh DPRA pasca rotasi keanggotaan Badan Anggaran (Banggar) Fraksi Partai Aceh berujung pada momen kebersamaan yang mencuri perhatian. Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem), Anggota DPRA Saiful Bahri alias Pon Yaya, dan anggota DPRA Salmawati atau Bunda Salma terlihat duduk semeja menikmati sate Apaleh Geureugok di Banda Aceh, Rabu (20/5/2026) sore.
Dalam rotasi tersebut, Saiful Bahri alias Pon Yaya digantikan oleh Salmawati atau Bunda Salma, sementara T Heri Suhadi (Abu Heri) digantikan oleh Azhari M Nur (Haji Maop). Pergantian ini disebut sebagai bagian dari penyesuaian kebutuhan organisasi dan penugasan internal partai.
Menanggapi hal itu, Pon Yaya menegaskan bahwa rotasi jabatan dalam politik merupakan hal yang wajar dan harus dijalankan sebagai bentuk loyalitas kader terhadap keputusan partai.
“Rotasi dan penugasan dari partai adalah hal biasa. Saya memahami ini sebagai bagian dari dinamika organisasi. Saya tetap patuh dan siap menjalankan tugas apa pun yang dipercayakan pimpinan,” ujar Pon Yaya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum Partai Aceh Muzakir Manaf (Mualem) serta Sekretaris Jenderal Aiyub Abbas (Abuwa) atas kepercayaan yang selama ini diberikan.
“Saya berterima kasih kepada Mualem dan Abuwa atas bimbingan dan kepercayaan yang diberikan selama ini. Saya tetap siap menjalankan amanah demi kepentingan rakyat Aceh dan perjuangan partai,” katanya.
Pon Yaya menegaskan dirinya tetap fokus menjalankan tugas sebagai anggota DPRA dan mendukung agenda pemerintahan Mualem di parlemen, meski terjadi perubahan dalam struktur Banggar.










Discussion about this post