MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juli 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Talenta Digital Banda Aceh Melimpah, Penyerapan Industri Masih Jadi Tantangan

Riska Zulfira by Riska Zulfira
9 Juni 2026
in News
0

Manager AI Center, Jurnalis | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kualitas talenta digital di Banda Aceh dinilai terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional. Namun, terbatasnya industri yang menyerap tenaga kerja berbasis teknologi masih menjadi tantangan utama dalam pengembangan ekonomi digital daerah.

Manager Telkom AI Center, Jurnalis, mengatakan banyak anak muda Aceh memiliki kemampuan yang baik di bidang teknologi informasi dan kecerdasan buatan (AI). Sayangnya, potensi tersebut belum sepenuhnya terhubung dengan kebutuhan industri maupun peluang kerja yang tersedia.

RelatedPosts

Harga Emas Perhiasan dan Antam Hari Ini

Satpol PP-WH Banda Aceh Amankan Mainan Jelly Squishy Diduga Berisi Jarum Suntik

BMKG: Gempa Gayo Lues Tak Berpotensi Tsunami, Tercatat Dua Gempa Susulan

“Anak-anak muda Banda Aceh sebenarnya memiliki skill yang sangat baik. Persoalannya bukan pada kualitas SDM, tetapi bagaimana kemampuan mereka bisa terserap dan dimanfaatkan oleh industri,” kata Jurnalis, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, kondisi itu membuat banyak talenta digital Aceh memilih bekerja sebagai freelancer untuk klien dari luar daerah bahkan luar negeri. Fenomena tersebut menunjukkan kemampuan anak muda Aceh cukup kompetitif, namun peluang kerja di sektor digital masih terbatas.

Ia menilai penguatan ekosistem digital tidak cukup hanya melalui pelatihan dan peningkatan keterampilan, tetapi juga harus diikuti dengan perluasan akses terhadap pasar, investasi, dan lapangan kerja.

Salah satu langkah yang dapat dilakukan, kata dia, adalah memberi ruang lebih besar bagi startup dan pengembang lokal untuk terlibat dalam berbagai proyek digital, termasuk kebutuhan teknologi di lingkungan pemerintahan.

“Banyak pekerjaan berbasis digital yang sebenarnya bisa dikerjakan oleh talenta lokal. Ini bisa menjadi peluang untuk mendorong pertumbuhan startup sekaligus membuka lapangan kerja baru,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Banda Aceh, Muhammad Zubir, mengatakan pemerintah kota mendukung penguatan ekosistem digital melalui penyediaan ruang kolaborasi bagi komunitas dan startup lokal.

Menurutnya, Banda Aceh memiliki banyak komunitas digital yang aktif dan berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi digital jika didukung dengan ekosistem yang lebih kuat.

“Potensi anak muda kita besar. Yang perlu dibangun sekarang adalah ruang kolaborasi agar ide, kemampuan, dan inovasi yang mereka miliki bisa berkembang menjadi produk dan usaha yang bernilai ekonomi,” kata Zubir.

Dengan semakin banyaknya talenta digital yang lahir dari berbagai perguruan tinggi di Aceh, penguatan ekosistem dan perluasan akses ke dunia industri dinilai menjadi kunci agar kemampuan tersebut tidak hanya berkembang sebagai keterampilan individu, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi digital daerah.

Tags: Diskominfotik Banda AcehIndustri DigitalKomunitas DigitalManager Telkom AI CenterPelaku digitalStartup
Previous Post

Garuda Spark Hadir di Banda Aceh, Jembatani Talenta Digital Aceh dengan Industri

Next Post

Pembuangan Sampah Sembarangan Masih Marak di Aceh Besar

Related Posts

Banda Aceh Bidik Era Baru Digital, Startup Lokal Berbasis AI Mulai Disiapkan

by Ahlul Fikar
7 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mulai memperkuat fondasi ekonomi digital dengan mendorong lahirnya startup lokal berbasis teknologi. Salah satu...

Diskominfotik Banda Aceh Siapkan Penguatan Layanan Digital Lewat Forum Komdigi APEKSI

by Riska Zulfira
1 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat transformasi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satunya melalui partisipasi Kepala...

Penambahan CCTV di Titik Rawan Banda Aceh Terkendala Jaringan Fiber Optik

by Riska Zulfira
25 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Rencana penambahan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah kawasan yang dinilai rawan pelanggaran syariat Islam dan gangguan ketertiban umum (trantibum)...

Next Post

Pembuangan Sampah Sembarangan Masih Marak di Aceh Besar

Satpol PP-WH Banda Aceh Amankan Ribuan Warga pada Dakwah Seuramoe Hate di Taman Sari

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co