MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Oktober 14, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Alokasi Dana Desa untuk Aceh Sudah Mencapai Rp50,8 Triliun

Riska Zulfira by Riska Zulfira
15 Juni 2026
in News
0

Kepala DPMG Aceh, Iskandar. Foto: dok. DPMG Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh mencatat total dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat ke Aceh mencapai Rp50,88 triliun sepanjang 2015 hingga 2026. Jumlah tersebut menempatkan Aceh sebagai penerima dana desa terbesar keempat di Indonesia.

Kepala DPMG Aceh, Iskandar, mengatakan posisi Aceh berada di bawah Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah dalam total penerimaan dana desa selama 12 tahun terakhir.

RelatedPosts

Pascabanjir, BPJS Kesehatan Permudah Akses Layanan JKN di Pidie

Asap Karhutla Mulai Masuk Aceh, 10 Kabupaten/Kota Berpotensi Terdampak

Pameran Genang Hidupkan Ingatan Bencana Sumatera Lewat Instalasi Seni

“Pengalokasian untuk Aceh sejauh ini sudah Rp50,88 triliun dan urutan keempat terbesar penerima dana desa secara nasional setelah Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah,” kata Iskandar, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, dana desa telah menjadi instrumen penting dalam mempercepat pembangunan berbasis gampong, terutama melalui penguatan ekonomi masyarakat dan berbagai program pemberdayaan.

Pada 2015, Aceh menerima dana desa sebesar Rp1,7 triliun. Angka tersebut meningkat menjadi Rp3,8 triliun pada 2016. Sementara pada periode 2017 hingga 2025, alokasi dana desa untuk Aceh rata-rata berada di atas Rp4 triliun per tahun.

Namun, pada 2026 alokasi dana desa untuk Aceh turun menjadi sekitar Rp1,7 triliun. Iskandar menjelaskan, penurunan tersebut dipengaruhi adanya sejumlah program prioritas nasional lainnya, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.

Meski demikian, ia menegaskan dana desa tetap memberikan dampak nyata terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat gampong.

“Dana desa telah mewujudkan ragam kegiatan pemberdayaan masyarakat yang semakin berkembang, dan berbagai program sosial ekonomi juga sudah memberikan manfaat nyata bagi warga gampong,” ujarnya.

Selain pembangunan infrastruktur, dana desa juga dimanfaatkan untuk memperkuat kegiatan ekonomi produktif, layanan masyarakat, hingga peningkatan kapasitas warga di tingkat desa.

Berdasarkan data DPMG Aceh, Kabupaten Aceh Utara menjadi daerah dengan total penerimaan dana desa terbesar, yakni Rp6,5 triliun untuk 852 gampong. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Pidie dengan Rp5,4 triliun untuk 730 gampong dan Kabupaten Bireuen sebesar Rp4,7 triliun yang tersebar di 609 gampong.

Sementara itu, daerah dengan alokasi terendah didominasi wilayah perkotaan. Kota Sabang menerima Rp198 miliar untuk 18 gampong, Kota Langsa Rp596 miliar untuk 66 gampong, Kota Lhokseumawe Rp615 miliar untuk 68 gampong, Kota Subulussalam Rp702 miliar untuk 83 gampong, dan Kota Banda Aceh Rp774 miliar untuk 90 gampong.

“Besar kecilnya alokasi dana desa bergantung pada jumlah gampong. Daerah perkotaan rata-rata memiliki desa lebih sedikit sehingga anggarannya juga lebih kecil,” kata Iskandar.

DPMG Aceh berharap dana desa tetap menjadi instrumen strategis dalam memperkuat kemandirian gampong serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di seluruh Aceh.

Tags: dana desa AcehDPMG AcehGampongpembangunan desaPemberdayaan Masyarakat
Previous Post

Mensos Tegaskan Sekolah Rakyat Prioritaskan Anak Miskin Ekstrem dan Putus Sekolah

Next Post

Harga Tomat Kembali Turun, Kini Rp13 Ribu per Kilogram

Related Posts

Syukri: Penanganan Kawasan Rawan Narkoba Harus Sentuh Ekonomi Warga

by Redaksi
29 September 2026
0

MASAKINI.CO – Wakil Bupati Aceh Besar Drs. Syukri A. Jalil menegaskan penanganan kawasan rawan tanaman terlarang tidak cukup hanya mengandalkan...

Enam Kawasan Aceh Besar Masuk Kategori Bahaya Narkoba

by Riska Zulfira
29 September 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mencatat enam kawasan di Kabupaten Aceh Besar masuk kategori bahaya dalam pemetaan kawasan...

Rp1,61 Triliun Dana Desa Aceh Sudah Tersalurkan, Seribu Gampong Masih Menunggu 

by Riska Zulfira
10 September 2026
0

MASAKINI.CO – Penyaluran dana desa reguler di Aceh tahun anggaran 2026 telah mencapai Rp1,61 triliun atau 90,93 persen dari total...

Next Post

Harga Tomat Kembali Turun, Kini Rp13 Ribu per Kilogram

Harga Jamur di Banda Aceh Tembus Rp60 Ribu per Kilogram

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co