MASAKINI.CO – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengungkap modus baru penyebaran promosi judi online yang kini menyasar kolom komentar media sosial melalui jaringan internasional. Praktik tersebut dilakukan secara terorganisir menggunakan bot otomatis untuk membanjiri akun-akun dengan tingkat interaksi tinggi.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, mengatakan sepanjang Januari hingga Juni 2026 terjadi lonjakan hingga 128 persen komentar spam bermuatan promosi judi online di sejumlah akun media sosial pemerintah.
“Hasil analisis kami menunjukkan bahwa ini bukan komentar biasa. Bot otomatis memantau akun-akun yang memiliki interaksi tinggi, lalu secara cepat membanjiri kolom komentar dengan promosi dan tautan judi online,” kata Alexander, mengutip infopublik.id, Selasa (30/6/2026).
Menurutnya, hasil investigasi Kemkomdigi menunjukkan serangan tersebut terhubung dengan jaringan afiliasi judi online lintas negara. Modus yang digunakan antara lain menyebarkan tagar tertentu, termasuk #Rawitbet, yang melibatkan aktor dari India dan Brasil.
Para pelaku memanfaatkan kolom komentar akun publik sebagai media promosi karena dinilai lebih sulit dideteksi dibandingkan penyebaran melalui unggahan biasa. Mereka juga memanfaatkan momentum tingginya perhatian masyarakat terhadap ajang Piala Dunia FIFA 2026 untuk memperluas jangkauan promosi.
Alexander menjelaskan, pelaku terus mengubah kata kunci, tagar, hingga pola penyebaran spam agar dapat menghindari sistem moderasi otomatis yang diterapkan platform digital.
Menyikapi temuan tersebut, Kemkomdigi memperkuat koordinasi dengan berbagai platform digital, khususnya Meta, serta bekerja sama dengan Kepolisian RI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mempercepat penindakan terhadap jaringan judi online, termasuk pemutusan akses ke situs-situs yang terindikasi.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak mengakses, membagikan, maupun berinteraksi dengan promosi judi online. Kewaspadaan publik menjadi bagian penting dalam memutus rantai penyebaran kejahatan digital lintas negara ini,” ujar Alexander.
Kemkomdigi menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan penyebaran promosi judi online di ruang digital. Selain penguatan pengawasan oleh pemerintah dan platform, kesadaran pengguna media sosial untuk tidak berinteraksi dengan konten serupa diharapkan dapat mempersempit ruang gerak jaringan kejahatan digital tersebut.









Discussion about this post