MASAKINI.CO – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam berbagai organisasi kemahasiswaan kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Aceh, Jumat (3/7/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait berbagai persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian Pemerintah Aceh.
Aksi dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dan berlangsung hingga sekitar pukul 20.00 WIB. Hingga aksi berakhir pada malam hari, massa menyatakan belum memperoleh kesempatan untuk bertemu langsung dengan Gubernur Aceh.
Peserta aksi merupakan gabungan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI), Dewan Mahasiswa (Dema) UIN Ar-Raniry, Pemerintahan Mahasiswa (Pema) Universitas Serambi Mekkah (USM), Pema Universitas Abulyatama (UNIDA), serta Aliansi Rakyat Aceh (ARA).
Dalam orasinya, perwakilan massa menyebutkan bahwa aksi tersebut bertujuan menyampaikan aspirasi mengenai sejumlah persoalan yang tengah dihadapi Aceh.
“Hari ini kami belum dapat bertemu dengan gubernur, padahal yang kami sampaikan adalah berbagai persoalan yang sedang terjadi di Aceh, mulai dari penanganan bencana yang dinilai belum tuntas, persoalan di Beutong, hingga berbagai isu lainnya yang menurut kami perlu mendapatkan perhatian,” ujar salah seorang orator.
Selain menyampaikan tuntutan, massa juga menyatakan akan kembali menggelar aksi dengan jumlah peserta yang lebih besar apabila aspirasi mereka belum mendapat tanggapan.
“Kami mengultimatum Pemerintah Aceh untuk bersiap karena massa aksi kami berikutnya akan lebih banyak,” kata orator tersebut.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Aceh terkait tuntutan yang disampaikan maupun alasan belum terlaksananya pertemuan antara massa aksi dengan Gubernur Aceh.








Discussion about this post