MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, September 29, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Data Pemilih Masih Timpang, Bawaslu Aceh Gandeng Dukcapil Hadapi Pemilu 2029

Riska Zulfira by Riska Zulfira
29 September 2026
in News
0

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Aceh melakukan audiensi dengan Dinas Registrasi dan Kependudukan Aceh, senin (28/9/26) | Foto: dok Bawaslu

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Aceh menemukan masih adanya ketimpangan antara data kependudukan dengan data pemilih. Kondisi tersebut menjadi perhatian Bawaslu dalam menghadapi tahapan Pemilu 2029.

Untuk menindaklanjutinya, Bawaslu Aceh melakukan audiensi dengan Dinas Registrasi dan Kependudukan Aceh, Senin (28/9/2026). Pertemuan tersebut membahas sinkronisasi dan pemutakhiran data agar daftar pemilih yang digunakan dalam Pemilu lebih akurat dan sesuai kondisi kependudukan.

RelatedPosts

Pengguna QRIS di Aceh Tembus 848 Ribu 

Tiga Pengasuh Daycare di Banda Aceh Divonis hingga 3 Tahun Penjara

Jelang Magrib, WH Banda Aceh Imbau Pengunjung Tinggalkan Pantai Ulee Lheue

Anggota Bawaslu Aceh, Maitanur, mengatakan perbedaan data masih dapat ditemukan dalam proses pengawasan. Di antaranya warga yang telah meninggal tetapi masih tercatat sebagai pemilih, maupun warga yang telah memiliki hak pilih tetapi belum tercatat dalam data kependudukan.

“Kadang-kadang ada yang sudah meninggal tetapi datanya masih aktif di daftar pemilih. Sebaliknya, ada yang sudah memiliki hak memilih tetapi belum terdaftar dalam data kependudukan,” ujar Maitanur.

Menurutnya, ketimpangan juga dapat terjadi akibat perubahan status warga. Misalnya, anggota TNI/Polri yang telah pensiun dan kembali memiliki hak pilih atau warga sipil yang kemudian menjadi anggota TNI/Polri sehingga tidak lagi memiliki hak pilih.

Bawaslu menilai persoalan tersebut perlu diantisipasi sejak awal karena perubahan data kependudukan berlangsung dinamis. Karena itu, koordinasi dengan Dinas Registrasi dan Kependudukan Aceh diperlukan untuk membersihkan data yang tidak lagi sesuai sekaligus memperkuat pengawasan terhadap data pemilih yang digunakan KIP di Aceh maupun KPU.

Kepala Dinas Registrasi dan Kependudukan Aceh, T. Syarbaini, mengatakan data kependudukan sebenarnya diperbarui setiap hari. Setiap peristiwa kependudukan yang dicatat pemerintah kabupaten/kota, seperti kelahiran dan kematian, akan masuk ke sistem dan terkonsolidasi ke pusat.

“Data di Disdukcapil itu setiap hari update. Begitu teman-teman di kabupaten/kota meng-entry kelahiran, meng-entry kematian, maka secara otomatis data itu terkumpul di pusat,” jelasnya.

Namun, Syarbaini menjelaskan data yang diperbarui setiap hari berbeda dengan data kependudukan yang dipublikasikan secara resmi. Data publik tersebut diperbarui setiap enam bulan atau setiap semester.

Ia mengatakan perubahan penduduk akan terus terjadi menjelang hari pemungutan suara, mulai dari kematian, kelahiran hingga perpindahan domisili. Kondisi itu membuat pemutakhiran data perlu dilakukan secara berkelanjutan.

“Selama 18 bulan menjelang hari pemilihan itu ada peristiwa-peristiwa yang terjadi. Peristiwa kematian, kemudian perpindahan penduduk. Seharusnya dia memilih di Aceh, tetapi sudah pindah dan sebagainya. Itu sangat dinamis,” ujarnya.

Selain persoalan sinkronisasi, pelaporan peristiwa kependudukan oleh masyarakat juga menjadi tantangan. Salah satunya pelaporan kematian. Masih terdapat warga yang belum segera melaporkan anggota keluarganya yang meninggal sehingga data tersebut tetap tercatat dalam administrasi kependudukan.

Untuk mempercepat pelaporan, Pemerintah Aceh telah menerbitkan Instruksi Gubernur terkait percepatan penerbitan akta kematian. Dinas Registrasi dan Kependudukan Aceh juga menjalankan program Buku Pokok Pemakaman serta membentuk Petugas Registrasi Gampong (PRG) yang membantu melaporkan peristiwa kependudukan dari tingkat gampong.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Aceh, Yusriadi, mengatakan pengalaman pengawasan Pemilu sebelumnya menunjukkan masih adanya perbedaan antara data yang telah diverifikasi penyelenggara Pemilu dengan data kependudukan.

Ia mendorong agar sistem data kependudukan dan data pemilih dapat semakin terhubung sehingga setiap perubahan dapat diperbarui secara konsisten. Penguatan perangkat administrasi kependudukan hingga tingkat bawah, menurutnya, dapat mendukung pemutakhiran data secara rutin.

“Kalau Disdukcapil ini diperkuat sampai ke bawah berkaitan dengan updating, apakah setiap bulan atau setiap minggu, maka perangkat itu mulai dari bawah untuk meng-update data,” ujarnya.

Tags: Bawaslu AcehData KependudukanData PemilihDRKAPemilu 2029
Previous Post

Afdhal Minta Keuchik Jadi Garda Awal Deteksi Gangguan Kamtibmas di Gampong

Next Post

Pengguna QRIS di Aceh Tembus 848 Ribu 

Related Posts

Lantik Pengurus PAN Aceh, Zulhas Pasang Target Tiga Besar pada Pemilu 2029

by Riska Zulfira
13 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Ketua Umum Zulkifli Hasan melantik pengurus DPW PAN Aceh dan DPD PAN kabupaten/kota se-Aceh di Balai Meuseuraya Aceh...

Gantikan e-KTP, Begini Cara Buat Identitas Kependudukan Digital

Pemerintah Aceh Rekam Ulang Data Kependudukan Korban Bencana

by Riska Zulfira
16 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh akan melakukan perekaman ulang data administrasi kependudukan bagi masyarakat korban banjir dan tanah longsor. Langkah ini...

Wali Kota Banda Aceh Apresiasi Kinerja dan Dukung Tugas Bawaslu Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Apresiasi Kinerja dan Dukung Tugas Bawaslu Kota Banda Aceh

by Ulfah
30 Juli 2025
0

MASAKINI.CO - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banda Aceh melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Wali Kota Banda Aceh. Kunjungan dipimpin oleh...

Next Post

Pengguna QRIS di Aceh Tembus 848 Ribu 

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co