MASAKINI.CO – Asmaul Husna Armaini, mahasiswi asal Kabupaten Pidie yang sedang menempuh pendidikan di Banda Aceh, menjalani operasi mata di RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh dengan biaya yang ditanggung melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Operasi tersebut dilakukan setelah mata kanan Asmaul terus berair. Ia awalnya memeriksakan keluhan itu ke fasilitas kesehatan tingkat pertama sebelum mendapat rujukan untuk menjalani penanganan lebih lanjut di RSUDZA.
Asmaul merupakan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Ia mengaku awalnya belum mengetahui bahwa layanan pengobatan tersebut dapat diakses menggunakan JKN.
“Awalnya saya tidak mengetahui kalau sekarang berobat bisa menggunakan JKN tanpa perlu memikirkan biaya,” ujar Asmaul, Rabu (21/10/2026).
Saat berobat di klinik, ia juga diarahkan untuk mengunduh Aplikasi Mobile JKN. Melalui aplikasi tersebut, Asmaul mengetahui bahwa pengambilan nomor antrean di fasilitas kesehatan dapat dilakukan secara digital.
Setelah menjalani operasi, kondisi mata kanan Asmaul berangsur membaik. Ia juga mengapresiasi pelayanan dokter dan perawat selama menjalani pengobatan hingga rawat inap di rumah sakit.
Meski demikian, pengobatannya belum sepenuhnya selesai. Asmaul masih membutuhkan perawatan lanjutan setelah operasi.
Bagi Asmaul, keberadaan JKN membantu dirinya dan keluarga yang memiliki keterbatasan biaya untuk memenuhi kebutuhan pengobatan.
“Pastinya jika JKN tidak ada, keluarga yang kurang mampu akan lebih sulit mendapatkan jaminan kesehatan. Jadi, menurut saya, JKN sangat membantu,” katanya.
Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan karena biaya pengobatan serta operasi matanya ditanggung melalui program tersebut. Asmaul mengaku tidak bisa membayangkan jika harus menanggung seluruh biaya perawatan secara mandiri.
Ia juga mengingatkan peserta JKN untuk memastikan status kepesertaan tetap aktif dan mengikuti prosedur pelayanan yang berlaku agar tidak mengalami kendala saat berobat.










Discussion about this post