MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, November 7, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

El Nino Sangat Kuat Tak Hentikan Hujan Ekstrem, Aceh Masuk Status Siaga

Riska Zulfira by Riska Zulfira
7 November 2026
in Nasional
0

Peta prakiraan cuaca BMKG | Foto: BMKG

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Masyarakat Aceh diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada 9–12 November 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan Aceh dalam status SIAGA di tengah dinamika atmosfer yang masih memungkinkan terjadinya cuaca ekstrem.

Peringatan tersebut disampaikan BMKG dalam pembaruan informasi cuaca pada Jumat (6/11/2026). Selain Aceh, status SIAGA juga berlaku untuk Sumatra Barat, sedangkan Sumatra Utara ditetapkan berstatus AWAS karena berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga ekstrem.

RelatedPosts

Kabar Gembira, Rekrutmen CPNS Dubuka November Ini

Tumbuh 5,47 Persen, Ekonomi Indonesia Ditopang Konsumsi dan Investasi

Hadapi Musim Paceklik, Pemerintah Salurkan 30 Kg Beras kepada 33,2 Juta Keluarga

Prakirawan BMKG, Sentia, menjelaskan fenomena El Nino dengan intensitas sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif masih memengaruhi atmosfer Indonesia. Namun, kedua fenomena tersebut tidak menghilangkan potensi hujan deras di sejumlah wilayah.

“Aktivitas gelombang atmosfer tersebut, ditambah adanya pertemuan dan perlambatan angin serta kelembapan udara yang tinggi, mendukung pertumbuhan awan hujan konvektif di sejumlah wilayah,” ungkapnya.

Potensi hujan ekstrem sebelumnya juga terlihat pada periode 1–4 November 2026. BMKG mencatat curah hujan harian mencapai 167 milimeter di Aceh, 358 milimeter di Jawa Timur, dan 300 milimeter di Bali. Kondisi ini menunjukkan hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi meskipun Indonesia dipengaruhi fenomena iklim yang berkaitan dengan kondisi kering.

Untuk periode 6–8 November, BMKG memperkirakan sebagian besar wilayah Indonesia didominasi hujan ringan. Namun, hujan lebat hingga sangat lebat masih berpotensi terjadi di Aceh, Jawa Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.

Potensi angin kencang juga perlu diwaspadai di Lampung, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.

Memasuki periode 9–12 November, kewaspadaan terhadap hujan lebat meningkat di wilayah Sumatra. Selain Sumatra Utara yang berstatus AWAS, Aceh dan Sumatra Barat masuk kategori SIAGA untuk potensi hujan lebat hingga sangat lebat.

BMKG menjelaskan, pertumbuhan awan hujan dipengaruhi aktivitas sejumlah gelombang atmosfer, termasuk Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kelvin. Aktivitas tersebut, bersama kondisi kelembapan udara yang tinggi serta pertemuan dan perlambatan angin, dapat mendukung terbentuknya hujan dengan intensitas tinggi.

Di sisi lain, ancaman kekeringan masih terjadi di sejumlah wilayah. BMKG mencatat 543 titik pengamatan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) kategori sangat panjang hingga ekstrem panjang. Pemantauan juga menunjukkan ratusan titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi di Papua Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

BMKG mengingatkan masyarakat agar mewaspadai perubahan cuaca mendadak, terutama hujan deras berdurasi singkat yang dapat disertai angin kencang, kilat, dan petir. Warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor diminta meningkatkan kesiapsiagaan.

Masyarakat juga diimbau membersihkan saluran air serta memeriksa kondisi pohon dan bangunan yang berpotensi terdampak angin kencang. Perkembangan informasi cuaca dapat dipantau melalui aplikasi Info BMKG, laman resmi BMKG, dan media sosial @infobmkg.

Tags: Banjir AcehBMKG AcehCuaca EkstremEl Ninohujan lebat November 2026prakiraan cuaca BMKGstatus siaga hujan Acehtanah longsor
Previous Post

Pangdam IM Periksa Senjata Terkait Dugaan Penembakan Warga di Tiro

Next Post

Banda Aceh Siapkan Empat Lokasi Sanitasi Unggulan untuk CSS XXIV AKKOPSI

Related Posts

Gelombang Capai 2,5 Meter Intai Perairan Aceh, Nelayan dan Kapal Tongkang Diminta Waspada

by Alya Ulfa
4 November 2026
0

MASAKINI.CO - BMKG memperingatkan potensi gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Aceh pada 4–7 November 2026....

BMKG Jelaskan Karakteristik Gempa yang Berpotensi Picu Tsunami

by Alya Ulfa
2 November 2026
0

MASAKINI.CO – Tidak semua gempa bumi berpotensi memicu tsunami. Gempa yang dapat menimbulkan gelombang tsunami umumnya memiliki karakteristik khusus, yakni berpusat...

Sebanyak 176 Gempa Terjadi di Aceh Selama Oktober 2026

by Alya Ulfa
1 November 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 176 kejadian gempa bumi di wilayah Aceh sepanjang Oktober 2026. Dari...

Next Post

Banda Aceh Siapkan Empat Lokasi Sanitasi Unggulan untuk CSS XXIV AKKOPSI

Discussion about this post

CERITA

Sabetan Pejabat dan Kusir Delman: Belajar dari Driver Ojol

6 November 2026

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co