MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Maret 4, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

3.000 Nakes Meninggal karena Covid-19, Pemerintah harus Tanggungjawab

Masa Kini by Masa Kini
15 Agustus 2020
in Headline, Nasional, News
0
Dinilai Gagal Selamatkan New York, Trump Dicela Wali Kota

Ilustrasi: Penanganan pasien Covid-19 di rumah sakit. [Matthew McDermott/nypost.com]

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah di berbagai negara harus bertanggungjawab atas kematian banyak pekerja kesehatan atau tenaga kesehatan (Nakes) selama masa penyebaran wabah virus corona atau COVID-19. Kematian mereka adalah bukti kegagalan pemerintah dalam memberikan perlindungan.

Amnesty International telah merilis laporan global yang berisi kejadian yang dialami para pekerja kesehatan dari berbagai penjuru dunia.

RelatedPosts

Apakah Muntah Bisa Membatalkan Puasa? Ini Penjelasannya

BBPOM Aceh Bakal Uji Parcel Lebaran Cegah Peredaran Produk Bermasalah

Berat Badan Naik Saat Ramadan! Ini Penyebabnya

“Dalam laporan tersebut, tercatat adanya lebih dari 3.000 pekerja kesehatan yang telah meninggal akibat COVID-19, jumlah yang sangat besar namun seringkali dianggap remeh,” mengutip keterangan di laman Amnesty International Indonesia, Jakarta, Sabtu (15/8).

Amnesty International Indonesia menjelaskan, bahwa di Indonesia, hari ini tercatat setidaknya 89 tenaga kesehatan, mencakup dokter, dokter gigi dan perawat, yang telah meninggal dunia karena terinfeksi COVID-19.

Sementara itu, setidaknya terdapat total 878 dokter dan perawat dari seluruh penjuru Indonesia yang terinfeksi virus tersebut. Jumlah ini kemungkinan besar meningkat mengingat insiden meninggalnya tiga dokter di Pulau Jawa akibat terpapar COVID-19 sepekan terakhir.

Amnesty International juga mencatat banyak kasus di mana tenaga kesehatan yang bersuara terkait masalah keselamatan kerja dalam penanganan wabah COVID-19 ini justru mendapatkan perlakuan tidak adil, seperti penangkapan serta ancaman pemecatan.

“Di tengah wabah COVID-19 yang kasusnya masih terus meningkat di seluruh dunia, kami mendesak pemerintah negara-negara untuk mulai lebih serius memperhatikan kesehatan dan perlindungan para tenaga kesehatan. Negara-negara yang tingkat penyebaran wabahnya belum signifikan jangan sampai melakukan kesalahan-kesalahan serupa,” kata Peneliti dan Penasihat tentang Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya Amnesty International, Sanhita Ambast dalam pejelasannya.

“Sangat tidak bisa diterima saat mengetahui bahwa justru pemerintah menghukum para tenaga kesehatan yang menyuarakan kekhawatiran mereka tentang kondisi pekerjaan yang memang mengancam nyawanya. Para tenaga kesehatan bekerja di garda terdepan. Merekalah yang pertama kali mengetahui apakah suatu kebijakan yang dibuat pemerintah dapat berfungsi dengan baik atau tidak,” tambahnya.

Selain pekerja kesehatan, korban meninggal ada dari masyarakat umum. Khusus di Indonesia, hingga Sabtu (15/8) pukul 12.00 WIB, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah. Penambahan kasus baru ini tersebar 31 provinsi di Indonesia.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 hingga Sabtu (15/8), tercatat ada penambahan 2.345 kasus baru kasus Covid-19 dalam 24 jam terakhir. []

Tags: amnestyamnesty internasionalCoronaCovid-19Indonesiakesehatanpekerja kesehatanpemerintahtenaga kesehatanVirusVirus Corona
Previous Post

Korban Kebakaran Bener Meriah Mengungsi di Masjid

Next Post

Kebakaran Kembali Terjadi di Bener Meriah, Rumah dan Mobil Hangus

Related Posts

Jenis Kanker yang Sering Muncul Setelah Manopause, Kenali Gejalanya

Jenis Kanker yang Sering Muncul Setelah Manopause, Kenali Gejalanya

by Ulfah
6 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Masa menopause bukan hanya sekadar fase alami dalam kehidupan wanita, yang menandai berakhirnya masa reproduksi. Dalam fase menopause...

5 Negara Paling Suka Tidur di Dunia, Indonesia Urutan Pertama

5 Negara Paling Suka Tidur di Dunia, Indonesia Urutan Pertama

by Ulfah
3 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Tidur bukan hanya sekadar istirahat. Menurut penelitian, tidur memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental seseorang....

Pemkab Aceh Besar Tegaskan Tak Bisa Perpanjang SK Bakti Nakes, Terkendala Aturan ASN

by Riska Zulfira
15 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memberikan penjelasan menyusul aspirasi yang disampaikan tenaga kesehatan (nakes) di lingkungan Pemkab Aceh Besar...

Next Post

Kebakaran Kembali Terjadi di Bener Meriah, Rumah dan Mobil Hangus

HUT Kemerdekaan RI, Pemerintah Didesak Bebaskan Tahanan Papua dan Maluku

Discussion about this post

CERITA

Kisah Saidah: Hanya Sempat Menyusui Sehari, Lalu Kehilangan Selamanya

3 Maret 2026

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co