MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Marak Galian C, Sumur Warga Keumala Kering

Masa Kini by Masa Kini
24 Agustus 2020
in Daerah, Headline, News
0

Kondisi sumur warga di Keumala, Pidie yang kering.[Zian Mustaqin]

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Puluhan sumur warga di sejumlah gampong di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Baro, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie mengalami kekeringan.

Dampaknya warga sulit mendapatkan air bersih untuk kebutuhan pokok sehari-hari.

RelatedPosts

Pemko Banda Aceh Matangkan Pembebasan Lahan untuk Pengalihan Jalan di Sekitar RSUDZA

13.407 Warga Akses MPP Lambaro dalam Dua Bulan, Layanan Dukcapil Paling Banyak Digunakan

Daerah Rawan Banjir di Aceh Diusulkan Dapat Alat Berat Sistem Pinjam Pakai

Menurut Keuchik Gampong Kumbang, Kecamatan Keumala, Muhammad, pada masakini.co, mengatakan sumur warga kering sejak dua tahun terakhir.

“Kalau sudah musim kemarau, hampir semua sumur warga yang berada di pinggiran DAS Krueng Baroe, pasti kering. Untuk kebetuhan air, warga pakai sumut warga lainnya yang belum kering, kedalaman sumur juga telah mencapai 8-10 meter dan semakin dalam baru ada air,” ungkap Muhammad, Senin (24/8).

Warga Keumala lainnnya, Muhammad Noer, menyatakan pihaknya sangat kesulitan akibat keringnya sumur.

Ia menduga salah satu penyebabnya aktivitas galian c di sekitar aliran sungai. Sebelumnya sumur warga di pinggiran sungai tak pernah kering, baru terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

“Ada sekitar empat lokasi galian pasir di kawasan Keumala, dikhawatirkan semakin bertambah. Ini bahaya, karena pengaruh ada debit dan ketersediaan air kepada masyarakat,” sebutnya.

Ia juga meminta Pemkab Pidie tidak sembarangan memberikan izin galian dan menertibkan galian yang tidak berizin.

Hal serupa juga disampaikan Anggota DPRK Pidie asal Keumala, Zamzami. Menurutnya sejak beberapa tahun lalu, sumur warga kekeringan setiap musim kemarau.

Ia menduga kejadian tersebut terjadi karena semakin banyak aktifitas galian pasir yang berada di Keumala.

“Kita minta keuchik, jangan sembarangan memberikan izin galian pada perusahaan yang ingin mengambil pasir di sungai. Karena sungai semakin dikeruk, maka air akan semakin dalam,” ungkapnya.

Namun, kata Zamzami bukan berarti tak bisa mengambil pasir sungai, tapi ada lokasi yang tidak boleh.

Ia meminta Pemkab meninjau kembali rekomendasi pertambangan non logam, sehingga pusat tidak dapat mengeluarkan izin sembarangan.

“Dinas hentikan dulu rekomendasi izin tambang atau sejenisnya di sungai Keumala. Kalau yang sudah berizin, harap meninjau kembali. Jangan sampai masyarakat menjadi korban,” tegasnya.[Zian Mustaqin]

Tags: Kecamatan KeumalaKekeringanKrueng BaroPidieSumur Kering
Previous Post

Serba Salah Penjinak Api, “Kami Takut Dipukuli !”

Next Post

Kasus Corona Meningkat, Warga Sabang Wajib Pakai Masker

Related Posts

Boat Ditemukan Tanpa Nelayan, Pria 60 Tahun Diduga Hilang di Perairan Sigli

by Redaksi
20 September 2026
0

MASAKINI.CO – Mut Mainnah (60), nelayan asal Desa Keumangan, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, hilang di perairan Sigli setelah boat yang...

BMKG Ingatkan Polusi Udara Berpotensi Meningkat Saat El Nino Kuat 2026

by Riska Zulfira
30 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat terhadap potensi memburuknya kualitas udara selama fenomena El Nino kuat...

Kekeringan Turunkan Debit Krueng Aceh, Lumpur Sempat Ganggu Suplai Air Bersih Tirta Mountala

by Redaksi
7 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Aceh Besar mulai berdampak terhadap layanan air bersih. Menurunnya debit air Sungai Krueng...

Next Post
Kasus Corona Meningkat, Warga Sabang Wajib Pakai Masker

Kasus Corona Meningkat, Warga Sabang Wajib Pakai Masker

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di RSUDZA Banda Aceh Penuh

22 RSUD di Aceh Sudah Miliki Ruang Pinere, Tinggal Simeuleu yang Belum

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co