MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Mei 4, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Dyah Erti: Nilam Satu Solusi Pengentasan Kemiskinan Aceh

Masa Kini by Masa Kini
30 September 2019
in News
0

Wakil Ketua PKK Aceh, Dyah Erti Idawati memperlihatkan plakat juara II dan III di stand PKK Aceh, Kamis (26/9) malam. [BPPA]

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Dyah Erti Idawati, berharap peluang pengembangan nilam di Aceh bisa menjadi salah satu solusi terbaik untuk menuntaskan kemiskinan Aceh. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Forum Bisnis Klaster Inovasi Nilam, di kantor perwakilan Bank Indonesia Aceh, Banda Aceh, 30/9.

“Prospek nilam di Aceh cukup baik, jadi saya harap berkah nilam ke depannya bisa membuka akses untuk meningkatkan perekonomi Aceh yaitu penuntasan kemiskinan,” kata Dyah.

RelatedPosts

Haji Aceh Tetap Lancar di Tengah Dampak Konflik Timur Tengah, Biaya Jemaah Tidak Naik

Anak Muda di Banda Aceh Kampanye Pertahankan Pilkada Langsung

Harga Emas Perhiasan di Banda Aceh Stabil, Emas Antam Justru Melemah

Melalui nilam, kata Dyah, Aceh bisa memperkuat perekonomian selain melalui olahan nilam, namun juga bisa dilakukan peningkatan pada sektor pariwisata salah satunya melalui pilot projek desa wisata nilam yang sudah digagasnya beberapa waktu lalu. Karena itu, kata Dyah, desa wisata tersebut bisa membuka peluang Aceh untuk menguatkan perekonomian melalui pariwisata.

Ia mengatakan, dengan pengembangan perekonomian melalui pariwisata, kata Dyah, dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan melahirkan pendapatan dan penghasilan untuk masyarakat sekitar.

“Jadi, dengan sendirinya UMKM kerajinan dan UMKM lainnya bisa ikut terangkat dan Ini terus menjadi fokus pada tim PKK dan juga Dekranasda Aceh, serta juga organisasi lain,” kata Dyah.

Selain itu, Ia juga mengungkapkan, penyebab melemahnya perekonomian Aceh, menurut Dyah, diakibatkan oleh masih kurangnya kekompakan untuk mensinergikan penguatan ekonomi masyarakat, baik itu antar SKPA maupun steakholder lainnya. Sehingga kemiskinan Aceh masih sulit diturunkan.

“Percepatan penurunan kemiskinan, walaupun standly kita menurun tetapi kita maunya tancap gas,” kata Dyah.

Dengan sinergitas tersebut, harap Dyah, dapat mempercepat upaya pemerintah melalui SKPA terkait dalam penuntasan kemiskinan dengan memperhatikan potensi daerah dan masyarakat sekitar.

“Banyaknya sekali potensi Aceh (pertanian, sumber daya alam dan seni kerajinan), namun, kita masih kurang di pemasaran, jadi saya harap melalui itu bisa meningkat pemasaran,” katanya.

Semantara itu Direktur Jenderal Penguatan Inovasi dari Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Jumain Appe, mengatakan bahwa perekonomian Aceh itu harus diperkuat dengan skema ekonomi dari hulu dan hilir, ia mengatakan bahwa saat ini Aceh masih berfokus pada exportir bahan mentah.

“Saya tahu nilam memiliki potensi besar, jadi kita maunya dioperasikan sampai penyulingan, saya sudah komunikasi dengan perusahan besar, bahwa saat ini mereka masih harus impor dari luar negeri, padahal dikita besar potensinyanya,” kata Jumain. []

Tags: Nilam AcehPotensi Nilam Indonesia
Previous Post

Kriminalisasi Jurnalis Meningkat, AJI Desak Reformasi Kepolisian

Next Post

Polres Langsa Tangkap Tiga Perompak Selat Malaka

Related Posts

Aroma Nilam Aceh Menggoda Dunia: Wali Kota Illiza Perkenalkan Identitas Baru di INACRAFT

by Ahmad Mufti
5 Oktober 2025
0

MASAKINI.CO - Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, tampil sebagai pembicara di ajang INACRAFT 2025, Jakarta Convention Center (JCC),...

Nilam Aceh Mendunia

Petani di Sabang Mulai Budidayakan Nilam

by Alfath Asmunda
10 Juni 2024
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kota Sabang mulai mengetes budidaya tanaman nilam untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Tanaman nilam pun mulai dikembangkan...

ARC: Minyak Nilam Dapat Berbahaya Bila Tidak Dilakukan Pemurnian

by Riska Zulfira
12 Juli 2023
0

MASAKINI.CO - Industri penghasil minyak nilam di Provinsi Aceh kini tersebar di beberapa kabupaten yaitu Aceh Besar, Aceh Barat, Aceh...

Next Post

Polres Langsa Tangkap Tiga Perompak Selat Malaka

Pendaftaran Anggota Baitul Mal Banda Aceh Ditutup 22 Oktober

Discussion about this post

CERITA

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co