MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, September 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Setiap Tahun Ribuan Pasangan di Aceh Bercerai

Masa Kini by Masa Kini
7 Oktober 2019
in Headline
0
Setiap Tahun Ribuan Pasangan di Aceh Bercerai
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ribuan masyarakat Aceh bercerai setiap tahunnya. Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Sahidal Kastri, menyebutkan rata-rata per setiap kabupaten di Aceh, ada 200 pasangan yang bercerai. Jika angka itu dikalikan 23 kabupaten dan kota se Aceh, maka ada sekitar 4.600 pasangan yang bercerai per tahunnya di seluruh Aceh.

“Kalau terus berlanjut akan menimbulkan problem di tengah keluarga. Korban dari perceraian itu adalah anak-anak,” kata Sahidal di Banda Aceh, Senin 7/10.

RelatedPosts

Rex Peunayong Kembali Dihidupkan Jadi Pusat Kuliner di Banda Aceh

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

Debit Mata Ie Menurun, Pelayanan Air Bersih Sejumlah Pelanggan Aceh Besar Terdampak

Untuk mengantisipasi hal itu, BKKBN membuat program kemitraan terintegrasi dengan TNI dan PKK Aceh, dalam hal ketahanan dan kesejahteraan keluarga. Hal itu sebagai bentuk antisipasi dari rentannya ketahanan keluarga di Aceh.

“Jika tak segera ditanggulangi, sulit untuk mencapai Indonesia emas pada 100 tahun kemerdekaan Indonesia atau di tahun 2045 mendatang,” kata Sahidal.

Sahidal mengatakan, pemerintah Aceh sangat serius untuk mengupayakan ketahanan keluarga. Salah satu upaya adalah membuat payung hukum berupa Qanun yang pada bulan lalu telah diparipurnakan oleh dewan di DPR Aceh. Poin di Qanun tersebut di antaranya mewajibkan calon pengantin untuk mengikuti pembekalan pra nikah. Calon pengantin juga diharuskan memeriksa kesehatan sebelum menikah.

Sementara itu, Wakil Ketua PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, menyebutkan dirinya sangat mendukung sinergitas kemitraan itu. Dengan kemitraan itu, Dyah yakin segala persoalan sosial yang terjadi di masyarakat bisa diatasi.

“Persoalan sosial tentu akan berdampak pada kesejahteraan keluarga. Karena itu perlu sinergitas dan kemitraan yang terarah sehingga semua unsur-unsur sampai satuan terkecil bisa melakukan gerakan bersama,” kata Dyah.

Dyah mengatakan, segala persoalan sosial berawal dari keluarga. Ia yakin keluarga yang punya ketahanan keluarga kuat tidak akan diterpa persoalan sosial. “Kalau keluarga punya ketahanan yang kuat, semua masalah sosial tidak akan terjadi,” katanya.

Dyah mengatakan, BKKBN adalah mitra kerja PKK Aceh, khususnya dalam operasional posyandu dan penyuluhan KB di seluruh gampong di Aceh. Salah satu kampanye bersama adalah perwujudan keluarga sejahtera serta penurunan angka perceraian dan angka stunting. PKK Aceh kata Dyah, terus menunjukkan komitmen dalam penggalakan program Keluarga Berencana.

Jika di luar Aceh program KB dilakukan untuk pengendalian kependudukan, maka di Aceh, PKK mengampanyekan persoalan ketahanan dan kesejahteraan keluarga. Karenanya sinergitas tiga organisasi yaitu PKK, TNI dan BKKBN, dinilai sangat cocok.

“BKKBN punya satu kader di setiap gampong. Begitu juga kita. Kita punya 30 kader di setiap gampong. Artinya kita punya 400 ribu kader PKK di seluruh Aceh. TNI juga punya kader sampai ke desa. Artinya, dengan adanya kemitraan ini, kita bisa sama-sama menjaga ketahanan keluarga hingga ke tingkat paling kecil,” kata Dyah. []

Previous Post

Pemerintah Larang Minyak Goreng Curah Beredar di Pasar

Next Post

Kemenpar Diminta Terus Kembangkan Wisata Sabang

Related Posts

Kemenkes Ingatkan Warga Tak Buru Antivirus Influenza Tanpa Resep

by Riska Zulfira
26 September 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat tidak membeli atau menggunakan obat antivirus tanpa resep dokter di tengah meningkatnya kepanikan...

Cegah Stunting, Pidie Jaya Bangun Jamban Sehat untuk Keluarga Rawan Stunting

by Redaksi
26 September 2026
0

MASAKINI.CO – Upaya pencegahan stunting di Kabupaten Pidie Jaya tidak hanya diarahkan pada edukasi keluarga, tetapi juga perbaikan sanitasi. Salah...

BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia 15-21 Februari

9 Wilayah Aceh Diprakirakan Hujan Malam Ini

by Aininadhirah
26 September 2026
0

MASAKINI.CO - Sejumlah wilayah di Aceh diprakirakan mengalami hujan pada malam hari, Sabtu (26/9/2026). FOD Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda...

Next Post

Kemenpar Diminta Terus Kembangkan Wisata Sabang

Persiraja Sementara Unggul 1-0 atas PSCS Cilacap

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co