MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Australia Soroti Cara Pemotongan Sapi Kurban di Aceh

Masa Kini by Masa Kini
12 Agustus 2020
in Headline, Nasional
0
Australia Soroti Cara Pemotongan Sapi Kurban di Aceh

Ilustrasi | penyembelihan hewan kurban dalam Hari Raya Idul Adha. (foto: dok masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sebuah tayangan video yang menunjukkan penanganan ternak sapi asal Australia yang dipotong di dua rumah pemotongan hewan di Indonesia kembali menjadi sorotan di Australia.

Departemen Pertanian Australia menerima rekaman pemotongan hewan tidak manusiawi di Provinsi Aceh, Indonesia.

RelatedPosts

TEP UI dan BPOM Dampingi Penyuling Minyak Lawang Papua Barat Tingkatkan Standar Produksi

Asap Karhutla Mulai Masuk Aceh, 10 Kabupaten/Kota Berpotensi Terdampak

Pameran Genang Hidupkan Ingatan Bencana Sumatera Lewat Instalasi Seni

Pengusaha melacak hewan ternak yang dipotong dan sudah menghentikan sementara pengiriman ternak ke tempat pemotongan di Aceh. Animals Australia (AA) menyesalkan praktik yang pernah terungkap di tahun 2011 masih digunakan.

Sebuah LSM bernama Animals Australia telah melayangkan surat protes kepada Departemen Pertanian, Air dan Lingkungan Australia (DAWE), Jumat kemarin (6/08).

Dalam surat itu juga disertai rekaman video mengenai adanya pemotongan hewan dengan cara-cara yang tidak manusiawi yang dilakukan di rumah pemotongan yang sudah memiliki lisensi yang berada di Aceh tersebut.

Menurut Animals Australia, rekaman itu terjadi saat pemotongan hewan selama Hari Raya Idul Adha, 30 Juli lalu.

Dalam pernyataannya kepada ABC, CEO Animals Australia Glenys Oogjes mengatakan tata cara pemotongan “sangatlah mengkhawatirkan”, seperti yang sudah pernah diungkapkan di tahun 2011.

Padahal sekarang sudah ada sistem pemantauan yang dibuat oleh Departemen Pertanian Australia, bernama Exporter Supply Chain Assurance System (ESCAS), setelah adanya larangan ekspor ternak ke Indonesia di tahun 2011.

“Ternak Australia di Indonesia masih dipotong menggunakan model Mark I yang sudah dilarang, penggunaan tali dalam pemotongan hewan menjadi keprihatinan bagi kita semua di industri peternakan,” kata Glenys.

“Jelas sekali ada penerapan sanksi bagi pelanggaran ECAS meliputi pencabutan lisensi, sistem ini tidak akan secara efektif melindungi ternak dari penanganan yang brutal.”

Tapi Animals Australia menolak untuk memberikan rekaman tata cara pemotongan tersebut kepada ABC.

Penghentian pengiriman ternak ke sana

Beberapa pengusaha ekspor ternak sudah menyaksikan rekaman tersebut dan satu perusahaan sudah menghentikan sementara pengiriman sapi ke fasilitas yang bermasalah tersebut, kata Dewan Ekspor Ternak Australia (ALEC).

Direktur eksekutif Dewan Eksportir Hewan Ternak Australia, Mark Harvey-Sutton mengakui rekaman tersebut sangat membuat stres yang melihatnya dan menunjukkan hewan-hewan yang berasal dari Australia diikat dengan tali dan kemudian lehernya digorok tanpa dibunuh dengan kejutan listrik sebelumnya.

“Peristiwa ini tampaknya terjadi karena dilakukan oleh staf yang tidak berpengalaman, namun jelas ini di luar protokol normal yang dilakukan di Indonesia,” katanya.

Menurut Mark, beberapa video dan sejumlah besar foto yang diambil antara tanggal 30 Juli sampai 5 Agustus menunjukkan adanya 10 ternak sapi di fasilitas tersebut.

Dia mengatakan pengusaha Australia yang melakukan ekspor segera melakukan tindakan untuk mengetahui identitas sapi tersebut, namun tanda yang digantung di telinga sapi sudah dibuang, sehingga menyusahkan untuk mencari identitas sapi tersebut.

Dia membela sistem ECCAS yang sudah ada dengan mengatakan apa yang terjadi sebagai sebuah perkecualian.

“Saya tidak berusaha membela, namun sistem ini sudah bekerja dengan baik karena kami memiliki sistem yang luas di Indonesia, di mana kesejahteraan hewan sangat diperhatikan,” kata Mark.

Juru bicara DAWE mengatakan seluruh pengusaha ekspor ternak ke Indonesia sudah dikontak untuk mendapatkan informasi lebih banyak.

“Adalah hal yang tidak tepat untuk memberikan komentar lebih lanjut mengenai masalah yang sedang dalam penyelidikan,” kata juru bicara tersebut.

Lihat artikelnya dalam bahasa Inggris di sini

Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya.

 

Tags: acehaustraliapemotongan hewan kurban
Previous Post

50 Hektare Lahan di Pidie Jaya Terbakar

Next Post

8.000 Bangunan Hancur Imbas Ledakan Dahsyat di Lebanon

Related Posts

BPJS Ketenagakerjaan Buka Akses Pembiayaan Rumah hingga Rp500 Juta bagi Pekerja di Aceh

by Redaksi
29 September 2026
0

MASAKINI.CO – Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan di Aceh kini dapat memanfaatkan program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan untuk memperoleh fasilitas...

Aceh Raih Peringkat Empat MTQ Nasional

by Riska Zulfira
20 September 2026
0

MASAKINI.CO – Setelah 23 tahun, kafilah Aceh kembali menembus empat besar nasional pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional. Aceh mengakhiri...

Banjir dan Longsor Landa Tiga Kabupaten di Aceh, Mualem Minta Warga Waspada

by Riska Zulfira
15 September 2026
0

MASAKINI.CO – Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah pada 13-14 September 2026....

Next Post
8.000 Bangunan Hancur Imbas Ledakan Dahsyat di Lebanon

8.000 Bangunan Hancur Imbas Ledakan Dahsyat di Lebanon

Cara Memastikan Dapat BLT Rp600 Ribu Per Bulan bagi Karyawan Swasta

Cara Memastikan Dapat BLT Rp600 Ribu Per Bulan bagi Karyawan Swasta

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co