MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Agustus 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Dinas Pendidikan Aceh Rancang Skema Pembelajaran Berkualitas

Redaksi by Redaksi
10 Oktober 2020
in Daerah, News
0
Dinas Pendidikan Aceh Rancang Skema Pembelajaran Berkualitas

Kadis Pendidikan Aceh Drs H Rachmat Fitri memberikan pengarahan kepada sejumlah guru saat mengunjungi sekolah - sekolah yang ada di Kota Lhokseumawe, Sabtu (10/10). (istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan terus merancang skema dan terobosan guna meluluskan pelajar Aceh di 10 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Favorit di Indonesia.

Salah satunya dengan melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi agar mendapatkan informasi standar kelulusan siswa sesuai kebutuhan perguruan tinggi favorit.

RelatedPosts

Angin Kencang Masih Terjadi, Lima Pohon Tumbang dalam Sehari

Pemerintah Aceh Jelaskan Skema Bantuan Pertanian Rp2,5 Triliun dari Kementan

Balai Pengajian di Dayah Bustanus Salamah Aceh Besar Roboh Akibat Angin Kencang

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs H Rachmat Fitri HD, MPA, di hadapan para guru di Lhokseumawe menyampaikan, target Dinas Pendidikan Aceh untuk meluluskan minimal 230 siswa ke PTN favorit pada tahun 2021 tidak akan tercapai jika tidak adanya kerja keras dan usaha yang maksimal dari satuan pendidikan.

“Guru secara bersama-sama harus melakukan pendekatan secara personal dengan murid, sehingga akan menemukan potensi dan bakat yang dimiliki murid. Selanjutnya guru juga harus membina dan mengasah agar lulusannya dapat diterima di Top 10 PTN favorit di Indonesia,” ungkap Kadis Pendidikan Aceh saat mengunjungi sejumlah sekolah yang ada di Kota Lhokseumawe, Sabtu (10/10).

Kadisdik Aceh meminta kepada kepala sekolah membuat pola pembejaran sesuai dengan situasi terkini. Dia mencontohkan, seperti membuat kelompok belajar terdiri dari 10 hingga 15 murid, baik di sekolah atau titik kumpul di desa yang mudah diakses.

“Tentunya kepala sekolah harus ada kerjasama dengan Muspika, khususnya lagi dengan Babinsa dan Babinkamtibmas. Mereka ada desa binaannya yang dapat memudahkan kita melaksanakan pembelajaran di desa-desa,” terangnya.

Selain itu, imbuhnya, setiap guru dan murid pada saat pembelajaran agar tetap menjaga wudhunya, baik pada saat datang hingga kembali ke rumah masing-masing. Ini merupakan bentuk ikhtiar dalam menjaga diri pada masa pandemi Covid-19.

“Siapa bilang pada saat pandemi kita tidak bisa berprestasi. Saya mendapatkan banyak informasi dimana-mana anak Aceh mengukir juara pada berbagai ajang lomba yang dilaksanakan, baik di daerah, pusat bahkan internasional. Anak Aceh itu unggul dimana-dimana,” kata Kadisdik menyemangati para guru di SMKN 6 Lhokseumawe.

Untuk SMK, lanjutnya, diperlukan adanya kerjasama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) agar murid bisa mempraktikkan semua teori yang didapat di sekolah. Sehingga setelah lulus nanti mereka akan menjadi SDM yang handal dan siap dipakai DUDI.

“Kemarin kita baru saja bekerjasama dengan Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh Besar. Mereka berjanji akan memprioritaskan anak Aceh untuk bekerja dan bisa ditempatkan sesuai keahliannya. Kami harap dengan adanya kerjasama ini, kita dapat mengisi peluang kerja ini sebaik-baiknya,” pintanya.

Dorongan keluarga dan guru sangat penting, agar murid dapat lebih mandiri ketika bekerja diluar daerah. Menurutnya, guru harus mampu mengembangkan potensi muridnya agar semangat dalam berlatih dan berusaha.

“Sifat “home sick” yang dimiliki anak harus dapat dirubah. Agar mereka memiliki semangat dalam bekerja. Peran orang tua dan guru adalah modal dasar untuk mengembangkan anak,” ucapnya.

Kadisdik Aceh mengingatkan agar sekolah dapat dijadikan tempat yang nyaman untuk belajar. Guru BK, baik SMA maupun SMK harus mencari siswa siswi yang berprestasi dan memiliki potensi untuk lulus pada Top 10 Universitas Indonesia dan DUDI.

“Kolaborasi dan kerjasama yang baik, akan melahirkan prestasi yang gemilang untuk Pendidikan Aceh dimasa yang akan datang,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Kadisdik Aceh juga menyerahkan SK Plt Kepala SMKN 2 Lhokseumawe kepada Azmi Saputra S. Pd menggantikan Dra Nurmasyitah dikarenakan telah meninggal dunia.

“Tolong dijaga dan dipimpin sekolah ini dengan baik. Dan mohon tingkatkan mutu dan kualitas peserta didik, agar dapat berprestasi serta perbanyak kerjasama dengan DUDI,” pesannya.

Selain SMKN 6 Lhokseumawe, Kadisdik Aceh didampingi Kabid Pembinaan SMK, T. Miftahuddin, M. Pd beserta rombongan Dinas Pendidikan Aceh juga turut mengunjungi SMAN 2 Lhokseumawe, SMKN 2 Lhokseumawe, dan SMKN 1 Sawang.

“Kedatangan kita untuk menyemangati dan memastikan pembelajaran terus berlangsung, meski dalam keadaan upnormal. Kita tidak boleh hanya menerima laporan yang baik-baik saja, tapi harus ada evaluasi kondisi real di lapangan,” pungkas Kadisdik Aceh. []

Tags: Dinas Pendidikan AcehDUDIgurumuridSkema Pembelajaran Berkualitastarget PTN favorit
Previous Post

Rumah Keuchik Geuceu Kayee Jato Terbakar, DPKP Banda Aceh Turunkan 4 Mobil Damkar

Next Post

Akibat Covid, Kematian Lansia dan Komorbid Capai 80 Persen

Related Posts

Aceh Kekurangan Guru SLB, Sejumlah Anak Berkebutuhan Khusus Terpaksa Antre Sekolah

by Riska Zulfira
24 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Keterbatasan tenaga pendidik khusus masih menjadi tantangan besar dalam layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di Aceh. Meski tahun...

Aceh Dapat Tambahan SLB Negeri Baru Tahun Ini

by Riska Zulfira
23 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Provinsi Aceh akan memiliki tambahan satu Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri pada 2026. Kehadiran sekolah baru tersebut diharapkan...

Puluhan Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Belum Direlokasi karena Terkendala Lahan

by Riska Zulfira
23 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Proses pemulihan sekolah terdampak bencana di Aceh masih menghadapi kendala ketersediaan lahan. Dari 63 sekolah yang harus direlokasi...

Next Post
Pemerintah Umumkan 136 Daerah Zona Kuning, Ini Daftarnya

Akibat Covid, Kematian Lansia dan Komorbid Capai 80 Persen

Kasus Covid-19 Meningkat, IDI Aceh Minta Warga Jangan Panik

Kasus Covid-19 Meningkat, IDI Aceh Minta Warga Jangan Panik

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co