MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Mei 16, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Nelayan Pukat Trawl Marak Beroperasi Dekat Bibir Pantai Lhokseumawe

Masa Kini by Masa Kini
25 September 2021
in Daerah
0
Nelayan Pukat Trawl Marak Beroperasi Dekat Bibir Pantai Lhokseumawe

Kasat Pol Airud Polres Lhokseumawe, Iptu Ibnu Sadan. (foto: masakini.co/Mulyadi)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Nelayan tradisional di Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe mengeluhkan banyaknya kapal menggunakan pukat trawl yang beroperasi satu kilometer dengan bibir pantai. Nelayan mendesak aparat penegak hukum bertindak.

Dalam aturan, pukat trawl dilarang beroperasi, tetapi kenyataannya masih ada saja nelayan yang menggunakannya. Keberadaan pukat trawl membuat hasil tangkapan nelayan tradisional di Lhokseumawe menurun, bahkan turut merusak jaring pukat tradisional mereka.

RelatedPosts

Mualem Temui Kemenkeu, Pemerintah Aceh Minta Tambahan Anggaran

Banda Aceh Tertinggi di Aceh, Kepemilikan KTP Elektronik Tembus 99,37 Persen

Jalan Kajhu Dinilai Kian Padat, Bupati Aceh Besar Usul Pelebaran Ruas

Kasat Pol Airud Polres Lhokseumawe Iptu Ibnu Sadan membenarkan maraknya penggunaan pukat trawl yang beroperasi dekat dengan bibir pantai Banda Sakti. Dia mengetahui hal tersebut dari pegawai DKPP Lhokseumawe.

“Saya baru tau tadi pagi informasi terkait pukat trawl beroperasi dekat dengan bibir pantai dari salah seorang pegawai DKPP, mereka memohon kepada kami untuk menangani persoalan tersebut,” katanya kepada masakini.co, Sabtu (25/9/2021).

Usai menerima laporan tersebut, pihaknya langsung mengajak petugas DKPK turun ke lokasi. Kepolisian mencoba melakukan pendekatan humanis kepada masyarakat sebelum mengambil tindakan tegas.

“Kami nanti akan mencoba turun ke laut juga. Selama Covid-19 memang jarang melakukan patroli laut. Besok rencananya kita akan lakukan patroli. Sebelum kita melakukan patroli kami akan memanggil Panglima Laot untuk berkoordinasi, kebijakan apa yang harus diambil,” ucapnya.

Polisi, tuturnya, juga akan melakukan kroscek ke lapangan dan mencari informasi kepada para nelayan yang terkena imbas dari pukat trawl tersebut.

Saat ditanya sanksi apa yang akan diambil apabila ada nelayan yang kedapatan menggunakan pukat trawl, Iptu Ibnu Sadan menjawab alat tangkap ikan itu akan disita. Sementara nelayan tersebut akan disanksi juga dengan hukum adat laut yang kuasanya ada di Panglima Laot setempat.

Reporter: Mulyadi

Tags: acehKasat Pol Airud Polres Lhokseumawe Iptu Ibnu SadanLhokseumawenelayanpukat trawl
Previous Post

Ratusan Pelajar di Kota Sabang Ikut Vaksinasi Covid-19

Next Post

Blokir Higgs Domino di Aceh Lewat Lobi ke Kominfo

Related Posts

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

LKPJ 2025 Dipaparkan, Pendapatan Aceh Tembus Target

by Riska Zulfira
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat...

Stok Hewan Meugang Idul Fitri di Aceh Aman, Sapi Capai 16.381 Ekor

Untuk Kedua Kali, Presiden Salurkan Sapi Meugang ke Aceh Jelang Idulfitri

by Riska Zulfira
18 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Presiden Prabowo Subianto kembali menyalurkan bantuan sapi untuk tradisi meugang di Aceh menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Ini menjadi...

Next Post
Polres Sabang Tangkap Tersangka Judi Online Higgs Domino

Blokir Higgs Domino di Aceh Lewat Lobi ke Kominfo

BRI Raih IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2021

Transformasi Digital BRI Picu Sharing Economy di Tengah Masyarakat

Discussion about this post

CERITA

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co