MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Agustus 29, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Keren! Kupiah Meukeutob Menjadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional

Redaksi by Redaksi
3 November 2021
in News
0
Keren! Kupiah Meukeutob Menjadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional

Kopiah Meukeutob, kerajinan tradisional asli Aceh. (sumber foto: steemit Stefanalli)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Masyarakat Aceh patut berbangga setelah melalui proses yang cukup panjang tepatnya 2 tahun sejak diusulkan, pada 29 Oktober 2021 Kupiah Meukeutob dengan domain kemahiran dan kerajinan tradisional Aceh resmi mejadi Warisan Budaya Nasional (Warbudnas).

Penetapan tersebut dilaksanakan setelah melalui sidang-sidang secara zoom meeting oleh Tim Ahli Warbudnas Kementrian Pendidikan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) di Jakarta.

RelatedPosts

Turun Lagi, Segini Harga Emas Hari Ini

Pasokan Semen di Aceh Mulai Stabil, SIG Tambah Pasokan

Api Lahap 3 Hektare Lahan Rumbia di Aceh Besar, Diduga Dipicu Pembakaran Sampah

Menurut Kepala Bidang Sejarah dan Nilai Budaya Disbudpar Aceh Evi Mayasari, dengan ditetapkannya Kupiah Meukeutob sebagai Warbudnas maka total Karya Budaya Takbenda Aceh yang telah ditetapkan sebagai Warbudnas menjadi 40 Karya Budaya.

Tahun ini hanya 1 karya budaya Aceh yang ditetapkan dari 20 karya Budaya yang diusulkan oleh Provinsi di Tahun 2021.

19 Karya budaya yang telah diusulkan menurut catatan dari Tim Ahli Warbudnas belum memenuhi syarat pengajuan karena kurang 1 tahun masa pencatatan.

“Untuk Penetapan Karya Budaya sebagai sebagai Warbudnas harus melalui beberapa tahapan, Pengisian Formulir Pencatatan, Formulir Penetapan oleh masing-masing kabupaten/kota yang memiliki karya Budaya untuk diajukan oleh dinas pemangku kebudayaan pada tingkat provinsi dan diikuti siding-sidang oleh Tim Ahli Nasional,” katanya, dilansir dari laman website Disbudpar Aceh, Rabu (3/11/2021).

Sidang penetapan karya budaya tanggal 26 oktober 2021 dihadiri oleh Kabid Sejarah Nilai Budaya, Kepala Dinas Pendidikan Pidie serta perwakilan dari Tim Ahli Aceh turut juga mendampingi dari pihak BPNB Aceh.

Sebagaimana kita ketahui Kupiah Meukeutop sudah ada sejak masa kerajaan Aceh sekitar abad ke 17 Masehi dan sering dipakai oleh Sultan Iskandar Muda pada hari-hari besar atau pada acara penting, bahkan dalam kesehariannya juga sering dipakai.

Kupiah Meukeutop menjadi sebuah atribut wajib dalam ritual adat Aceh dimasa itu.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin, mengatakan bahwa Program Penetapan Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTB Indonesia) merupakan salah satu bentuk perlindungan yang dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud dan Ristek, terhadap puluhan ribu karya budaya milik bangsa yang berasal dari berbagai suku bangsa yang tersebar mulai dari ujung paling barat Indonesia, Sabang, hingga ujung paling timur Indonesia, Merauke.

Jangan sampai karya budaya yang merupakan kekayaan intelektual milik bangsa diklaim sepihak oleh negara lain, ini adalah kekayaan yang harus kita jaga bersama.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh akan terus melakukan pendataan kebudayaan aceh secara bertahap. Dan keseluruhannya juga akan diusulkan untuk dapat ditetapkan menjadi WBTB Nasional setiap tahunya secara bertahap.

Sebagai daerah yang berwawasan budaya tentu kita harus melindungi dan menjaga keberadaan warisan budaya Indatu kita. Mari lestarikan budaya Aceh.

Tags: acehBudaya AcehKupiah MeukeutobWarisan Budaya Nasional (Warbudnas)
Previous Post

Capaian Vaksinasi Tinggi, Panglima TNI dan Kapolri Puji Banda Aceh

Next Post

Dorong Minat Industri Kreatif, BRI Dukung Jakarta Content Week

Related Posts

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 59 Sekolah di Simeulue

by Ahlul Fikar
26 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan 59 satuan pendidikan di Kabupaten Simeulue, Aceh, yang telah...

Illiza Ceritakan Sejarah Taman Putroe Phang Kepada Wisatawan Malaysia  

by Aininadhirah
19 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Kegiatan seni, budaya, dan ekonomi kreatif di Taman Putroe Phang, Banda Aceh, menjadi ruang pertemuan budaya antara masyarakat...

10 Cara Mengurangi Scrolling Media Sosial Secara Berlebihan

KPI Aceh: Stop Normalisasi Bahasa Kasar di Media Sosial  

by Aininadhirah
16 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh mengingatkan masyarakat agar tidak menormalisasi kebiasaan berbicara kasar atau teumeunak sebagai bagian dari...

Next Post
Dorong Minat Industri Kreatif, BRI Dukung Jakarta Content Week

Dorong Minat Industri Kreatif, BRI Dukung Jakarta Content Week

UI Olah Ampas Kopi Jadi Material Baterai Kendaraan Listrik

UI Olah Ampas Kopi Jadi Material Baterai Kendaraan Listrik

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co