MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Mei 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Keren! Kupiah Meukeutob Menjadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional

Redaksi by Redaksi
3 November 2021
in News
0
Keren! Kupiah Meukeutob Menjadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional

Kopiah Meukeutob, kerajinan tradisional asli Aceh. (sumber foto: steemit Stefanalli)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Masyarakat Aceh patut berbangga setelah melalui proses yang cukup panjang tepatnya 2 tahun sejak diusulkan, pada 29 Oktober 2021 Kupiah Meukeutob dengan domain kemahiran dan kerajinan tradisional Aceh resmi mejadi Warisan Budaya Nasional (Warbudnas).

Penetapan tersebut dilaksanakan setelah melalui sidang-sidang secara zoom meeting oleh Tim Ahli Warbudnas Kementrian Pendidikan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) di Jakarta.

RelatedPosts

Satpol PP-WH Amankan Pasangan Nonmahram di Rusunawa Keudah

Belasan Rumah Terbakar di Babul Makmur, Tujuh Rusak Berat

Warung Kopi di Baitussalam Hangus Terbakar, Api Diduga Berasal dari Dapur

Menurut Kepala Bidang Sejarah dan Nilai Budaya Disbudpar Aceh Evi Mayasari, dengan ditetapkannya Kupiah Meukeutob sebagai Warbudnas maka total Karya Budaya Takbenda Aceh yang telah ditetapkan sebagai Warbudnas menjadi 40 Karya Budaya.

Tahun ini hanya 1 karya budaya Aceh yang ditetapkan dari 20 karya Budaya yang diusulkan oleh Provinsi di Tahun 2021.

19 Karya budaya yang telah diusulkan menurut catatan dari Tim Ahli Warbudnas belum memenuhi syarat pengajuan karena kurang 1 tahun masa pencatatan.

“Untuk Penetapan Karya Budaya sebagai sebagai Warbudnas harus melalui beberapa tahapan, Pengisian Formulir Pencatatan, Formulir Penetapan oleh masing-masing kabupaten/kota yang memiliki karya Budaya untuk diajukan oleh dinas pemangku kebudayaan pada tingkat provinsi dan diikuti siding-sidang oleh Tim Ahli Nasional,” katanya, dilansir dari laman website Disbudpar Aceh, Rabu (3/11/2021).

Sidang penetapan karya budaya tanggal 26 oktober 2021 dihadiri oleh Kabid Sejarah Nilai Budaya, Kepala Dinas Pendidikan Pidie serta perwakilan dari Tim Ahli Aceh turut juga mendampingi dari pihak BPNB Aceh.

Sebagaimana kita ketahui Kupiah Meukeutop sudah ada sejak masa kerajaan Aceh sekitar abad ke 17 Masehi dan sering dipakai oleh Sultan Iskandar Muda pada hari-hari besar atau pada acara penting, bahkan dalam kesehariannya juga sering dipakai.

Kupiah Meukeutop menjadi sebuah atribut wajib dalam ritual adat Aceh dimasa itu.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin, mengatakan bahwa Program Penetapan Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTB Indonesia) merupakan salah satu bentuk perlindungan yang dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud dan Ristek, terhadap puluhan ribu karya budaya milik bangsa yang berasal dari berbagai suku bangsa yang tersebar mulai dari ujung paling barat Indonesia, Sabang, hingga ujung paling timur Indonesia, Merauke.

Jangan sampai karya budaya yang merupakan kekayaan intelektual milik bangsa diklaim sepihak oleh negara lain, ini adalah kekayaan yang harus kita jaga bersama.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh akan terus melakukan pendataan kebudayaan aceh secara bertahap. Dan keseluruhannya juga akan diusulkan untuk dapat ditetapkan menjadi WBTB Nasional setiap tahunya secara bertahap.

Sebagai daerah yang berwawasan budaya tentu kita harus melindungi dan menjaga keberadaan warisan budaya Indatu kita. Mari lestarikan budaya Aceh.

Tags: acehBudaya AcehKupiah MeukeutobWarisan Budaya Nasional (Warbudnas)
Previous Post

Capaian Vaksinasi Tinggi, Panglima TNI dan Kapolri Puji Banda Aceh

Next Post

Dorong Minat Industri Kreatif, BRI Dukung Jakarta Content Week

Related Posts

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di...

Tribute untuk Nyawöung Digelar di Banda Aceh, Musik Etnik Jadi Ruang Rawat Identitas Budaya

by Redaksi
17 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Komunitas Endatu Kreatif akan menggelar perhelatan budaya bertajuk Gema Tanah Rencong: Harmoni Etnik Aceh (Tribute to Nyawöung) pada...

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

by Aininadhirah
7 Mei 2026
0

MASAKINI.CO — Dulu, masyarakat Aceh tidak selalu memulai percakapan penting dengan kata-kata. Ada cara yang lebih halus, lebih tenang, tetapi...

Next Post
Dorong Minat Industri Kreatif, BRI Dukung Jakarta Content Week

Dorong Minat Industri Kreatif, BRI Dukung Jakarta Content Week

UI Olah Ampas Kopi Jadi Material Baterai Kendaraan Listrik

UI Olah Ampas Kopi Jadi Material Baterai Kendaraan Listrik

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co