MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Mei 3, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Menko Marves: Pemulihan Ekonomi Indonesia Bergantung Pada Keberhasilan Mengendalikan Pendemi

Masa Kini by Masa Kini
23 November 2021
in Nasional
0
Menko Marves: Pemulihan Ekonomi Indonesia Bergantung Pada Keberhasilan Mengendalikan Pendemi

Menko Marves, Luhut Binsar Panjaitan saat memaparkan strategi pemulihan ekonomi Indonesia yang turut terdampak dari Pandemi Covid-19. (foto: masakini.co/Ali L)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa Pandemi Covid-19 telah mengubah hampir semua lini kehidupan di berbagai negara di dunia, tak terkecuali Indonesia. Karena pandemi, Indonesia bahkan melakukan perubahan-perubahan besar atau reformasi hampir di semua bidang.

“Salah satu paling mendasar adalah di bidang kesehatan,” kata Menko Luhut dalam Webinar bertajuk “Embrace Trade Recovery Momentum” yang digelar secara virtual di Jakarta, Selasa (23/11/2021).

RelatedPosts

Guru Non ASN Dibatasi Mengajar Mulai 2027

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik Selama Enam Bulan

Polda Sumut Sita 22 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Aceh, Kurir Lintas Provinsi Ditangkap

Menurutnya, perubahan di sektor kesehatan sangat perlu dan penting dilakukan untuk menghadapi dinamika yang terjadi. Melihat kondisi saat ini, ia memandang bahwa secara umum pemulihan kondisi ekonomi Indonesia berjalan dengan dengan baik dan pemulihan ekonomi betul-betul bergantung pada bagaimana pemerintah mengendalikan Pandemi Covid-19.

“Penanganan Covid-19 ini sangat penting, sekarang saya lihat kita sudah banyak yang lebih rileks tetapi tetap hati-hati menghadapi ini semua, tidak boleh sombong dan jemawa,” ujarnya.

Dia menyebutkan, ada beberapa formula yang dikombinasikan pemerintah sehingga bisa mengendalikan Pandemi Covid-19 sejak awal hingga saat ini.

Kunci pengendalian itu meliputi kombinasi dari penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1-4, vaksinasi tinggi, 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, & Menjaga Jarak), 3T (tracing, test, dan treatment), isolasi terpusat.

“Juga pelibatan para pakar dan penggunaan aplikasi peduli lindungi,” paparnya.

Meskipun demikian, sambung Menko Marves itu, pandemi Covid-19 memang memberikan efek negatif, termasuk pada aktivitas ekspor impor di Indonesia. Namun demikian, dampak terhadap ekspor Indonesia tidak seragam dirasakan, tergantung pada jenis produk dan tujuan ekspornya.

Ekspor dengan kandungan impor tinggi dan terkait dengan rantai nilai global atau global value chains (GVC) akan terdampak lebih besar. “Ekspor dengan tujuan negara yang traffic-nya rendah, seperti AS, juga akan terkena dampak lebih besar dibandingkan dengan ekspor ke China dan Jepang,” sebutnya.

Sebagai perhatian pemerintah dengan kondisi yang ada, Menko Luhut menambahkan, untuk meningkatkan kinerja ekspor impor pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan. Di antaranya, mempermudah proses bongkar muat untuk ekspor impor di pelabuhan Indonesia guna mengurangi kepadatan di pelabuhan dan mempercepat pergerakan kapal dan kontainer.

Selain itu, pemerintah juga memberikan insentif fiskal melalui penjaminan terhadap pinjaman melalui LPEI (export-related) dan PII (non-export).

“Teman-teman pengusaha jangan pernah pesimis melihat ini, Anda harus optimistis melihat negeri kita ini. Karena menurut saya, we are on the right track. Saya kira leader kita, yakni Presiden Joko Widodo telah memberikan contoh yang baik, jadi saya kira itu kekuatan kita,” tambahnya.

“Sekali lagi terima kasih dan selamat kepada BCA yang sudah melakukan webinar ini, mudah-mudah bermanfaat apa yang sampaikan,” pungkasnya.

Reporter: Ali L

Tags: Covid-19IndonesiainvestasiLuhut Binsar PandjaitanMenko MarvesPandemipemulihan ekonomi
Previous Post

2 Korban Tertimbun Longsor di Gayo Lues Ditemukan Meninggal Dunia

Next Post

AJI dan LBH Pers: Upah Minimum 2022 Tak Berpihak ke Pekerja Media

Related Posts

Harga Emas Kembali Naik, Perhiasan Tembus Rp8,31 Juta per Mayam

by Redaksi
14 April 2026
0

MASAKINI.CO – Harga emas di Banda Aceh kembali menunjukkan tren kenaikan setelah sempat mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Pada...

5 Negara Paling Suka Tidur di Dunia, Indonesia Urutan Pertama

5 Negara Paling Suka Tidur di Dunia, Indonesia Urutan Pertama

by Ulfah
3 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Tidur bukan hanya sekadar istirahat. Menurut penelitian, tidur memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental seseorang....

Perekonomian Aceh Pasca Bencana Diperkirakan Tumbuh pada Triwulan Kedua 2026

by Riska Zulfira
22 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Memasuki tahun 2026, perekonomian Aceh berada dalam tahap pemulihan pasca bencana. Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh,...

Next Post

AJI dan LBH Pers: Upah Minimum 2022 Tak Berpihak ke Pekerja Media

Lewat Pelatihan UMKM, BRI Bantu Pengusaha Kripik Hingga Tuai Berkah

Lewat Pelatihan UMKM, BRI Bantu Pengusaha Kripik Hingga Tuai Berkah

Discussion about this post

CERITA

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co