MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Perekonomian Aceh Pasca Bencana Diperkirakan Tumbuh pada Triwulan Kedua 2026

Riska Zulfira by Riska Zulfira
22 Januari 2026
in News
0

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Aceh, Agus Chusaini | foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Memasuki tahun 2026, perekonomian Aceh berada dalam tahap pemulihan pasca bencana. Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh, Agus Chusaini, menyampaikan bahwa meskipun dampak bencana masih terasa pada awal tahun ini, optimisme tetap tinggi mengenai pemulihan dan pertumbuhan ekonomi di Aceh. 

Menurutnya, perekonomian daerah ini diperkirakan mulai tumbuh pada triwulan kedua 2026, seiring dengan normalisasi aktivitas masyarakat.

RelatedPosts

Satpol PP-WH Banda Aceh Tertibkan Pajangan Furniture yang Tutupi Trotoar di Merduati

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Naik Rp100 Ribu, Antam Stabil

Produk Kreatif Aceh Belum Mendunia, Promosi Jadi Tantangan Utama Pelaku Ekraf

“Bantuan yang diberikan pemerintah diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi. Kami optimistis meskipun di awal tahun belum sepenuhnya pulih, pada pertengahan 2026 ekonomi Aceh bisa tumbuh kembali, bahkan mendekati angka 4,5 persen,” kata Agus, Rabu (21/1/2026).

Meskipun sempat mengalami penurunan, Agus tetap percaya bahwa dengan adanya langkah pemulihan yang dijalankan, perekonomian Aceh akan kembali bangkit. Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh pada akhir 2025 memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap perekonomian.

Sebelum bencana, proyeksi pertumbuhan ekonomi Aceh pada 2025 diperkirakan mencapai 4,6 persen. Namun, setelah terjadinya bencana yang melanda 18 kabupaten/kota, proyeksi tersebut mengalami penurunan. “Pada 2025, kami memperkirakan pertumbuhan ekonomi Aceh berada di kisaran 4,2 hingga 4,3 persen. Sementara di triwulan ketiga 2025, perekonomian Aceh sempat mencapai 4,46 persen (YoY), namun setelah bencana, ekonomi Aceh diperkirakan melambat,” jelas Agus.

Namun, dengan berbagai langkah pemulihan yang sedang berlangsung, baik dari pemerintah daerah maupun pihak terkait lainnya, Agus mengungkapkan harapannya agar pada tahun 2026, perekonomian Aceh dapat kembali tumbuh lebih baik. Salah satu langkah krusial adalah percepatan pembangunan infrastruktur yang terdampak bencana.

“Pemulihan sektor-sektor yang terdampak bencana dan perbaikan infrastruktur sangat penting. Pemerintah Aceh terus bergerak cepat untuk menyelesaikan proses pembangunan dan rekonstruksi,” ujar Agus.

Selain itu, pemerintah Aceh juga menyiapkan anggaran besar untuk perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana, serta memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Langkah-langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan perekonomian di Aceh dan memastikan bahwa masyarakat bisa segera kembali produktif.

“Anggaran yang digelontorkan untuk pemulihan ini sangat besar. Kami berharap semua langkah tersebut dapat mendorong perbaikan cepat dan perekonomian Aceh bisa pulih lebih cepat,” tambah Agus.

Meskipun banyak tantangan yang harus dihadapi, dengan adanya dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, Agus percaya bahwa Aceh akan mampu mengatasi dampak bencana dan kembali tumbuh secara signifikan pada 2026.

Tags: Bank Indonesia AcehBencana Acehpemulihan ekonomiPemulihan Infrastrukturperekonomian acehpertumbuhan ekonomiRekonstruksi
Previous Post

Rupiah Mendekati Rp17.000 per Dolar AS, Apa Strategi Purbaya ?

Next Post

Pelaku Pencurian dengan Kekerasan di Banda Aceh Ditangkap Setelah Buron Empat Bulan

Related Posts

Tekan Inflasi, BI Aceh Perkuat Produksi Cabai Merah Lewat Pendampingan Petani di Aceh Barat

by Riska Zulfira
21 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Bank Indonesia Provinsi Aceh memperkuat langkah pengendalian inflasi pangan dengan mendorong peningkatan produksi cabai merah di Kabupaten Aceh...

Ekonomi Aceh Tumbuh 4,86 Persen, BI Sebut Rekonstruksi Pascabencana Jadi Pendorong

by Riska Zulfira
20 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi ikut menopang pertumbuhan ekonomi Aceh hingga triwulan II 2026 yang mencapai 4,86...

Rehabilitasi 57 Ribu Hektare Sawah Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi Aceh Pascabencana

by Riska Zulfira
20 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO — Pemerintah Aceh mendorong percepatan rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi untuk mengembalikan produktivitas petani sekaligus mempercepat pemulihan...

Next Post

Pelaku Pencurian dengan Kekerasan di Banda Aceh Ditangkap Setelah Buron Empat Bulan

Tim FABACE USK Juara I Microteaching Internasional di FAKIP 6 Edufair 2025

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co