MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, April 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Kemenag Susun Naskah Akademik Pendidikan Alquran Formal Berjenjang

Ahlul Fikar by Ahlul Fikar
2 Maret 2023
in Nasional
0
Kemenag Susun Naskah Akademik Pendidikan Alquran Formal Berjenjang

Direktur PD Pontren Waryono memberi pemaparan terkait pentingnya pendidikan formal dan penjenjangan lembaga Alquran. (Foto: Humas Ditjen Pendis untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Diniyah Pondok Pesantren (PD Pontren) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam segera menyusun naskah akademik terkait Pendidikan Alquran Formal berjenjang.

Direktur PD Pontren Waryono, menilai pendidikan formal dan penjenjangan di Lembaga Pendidikan Alquran sangatlah mendesak.

RelatedPosts

Program Magang Nasional 2026–2027 Dilanjutkan, Kuota Ditambah dan Kualitas Diperketat

Menteri Keuangan Ungkap Sumber Gaji Manajer Kopdes Masih Belum Jelas

Hadapi Lonjakan Kasus Campak, IDAI Dorong Pelaksanaan Imunisasi Lebih Masif

“Bagaimanapun saya merasa bahwa penjenjangan pendidikan Alquran itu penting, terutama dalam kontens bagaimana setiap kita itu memahami tahapan-tahapan sampai dimana kita berinteraksi, berkomunikasi serta memahami isi Alquran,” ujar Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini dalam Workshop Penyusunan Naskah Akademik dan Penjenjangan Lembaga Pendidikan Alquran yang berlangsung di Jakarta Selatan, Rabu (1/3/2023).

Workshop yang diikuti oleh para pakar dan pemerhati pendidikan Alquran di perguruan tinggi serta lembaga pendidikan Alquran lainnya, turut menghadirkan pemateri seperti KH. Saefullah Maksum yang membahas terkait Urgensi Naskah Akademik Penjenjangan Pendidikan Alquran di Indonesia, serta Dr. M Ulinnuha yang memaparkan Draft Sistimatika Naskah Akademik Pendidikan Alquran di Indonesia.

Menurut Waryono, jika pendidikan Alquran tidak sistematis akan sering kali ada loncatan-loncatan yang membuat pemahaman terhadap Alquran sering tidak tepat.

Kendati demikian, ujar Waryono, untuk merancang regulasi ini perlu ada kajian lebih serius. Disamping berdasarkan riset, juga perlu wawancara dengan tokoh-tokoh pendidikan Alquran sejauh mana relevansi dan urgensi dari pendidikan Alquran dibuat secara formal dan berjenjang.

Selain itu juga, hal lain yang tidak boleh luput yaitu tenaga pendidik untuk lembaga pendidikan Alquran karena adanya penjenjangan.

“Ini berimplikasi kepada fasilitasi kepada mereka (tenaga pendidik) kedepan, bagaimana ini kalau diwajibkan oleh regulasi yang bersifat formal tadi, sementara fasilitasi dan dukungan finansial serta akses-akses ke pendidikan itu belum terpikir atau belum bisa secara maksimal,” sambungnya.

Oleh sebab itu, Waryono menilai perlu ada lembaga pendidikan Alquran yang ditunjuk sebagai pilot project untuk mengimplementasikan gagasan besar ini.

“Kami ingin dengan ada pejenjangan dan formal, penguatan terhadap pemahaman Alquran semakin kentara, ada pendalaman, pengayaan literatur, dan tentu menuntut tenaga pendidik yang profesional,” katanya.

Sementara itu Kasubdit Pendidikan Alquran Direktorat PD Pontren Mahrus menyebutkan pertemuan ini bertujuan untuk memberikan rekognisi terhadap pendidikan Alquran.

“Naskah akademik ini penting dibuat dan mendesak melalui tim khusus sebagai argumen ilmiah atas perubahan PP 55 Tahun 2007 dan turunannya melaui draft PMA Pendidikan Alquran,” jelasnya.

Tags: AlquranKemenagNaskah Akademikpendidikan
Previous Post

Si Penggoda di Lintasan Medan-Banda Aceh

Next Post

3 Kecamatan di Abdya Dilanda Banjir

Related Posts

Menag Usul Tambahan Anggaran Rp24,8 Triliun untuk Madrasah dan Sekolah Keagamaan

Menag Usul Tambahan Anggaran Rp24,8 Triliun untuk Madrasah dan Sekolah Keagamaan

by Ulfah
6 April 2026
0

MASAKINI.CO - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar mengaku telah mengajukan usulan tambahan anggaran 2026 sebesar Rp24,8 triliun. Tambahan anggaran difokuskan...

Mendikdasmen Tinjau Persiapan TKA di SMPN 2 Peudada Bireuen

by Riska Zulfira
11 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, meninjau persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 di UPTD...

Kualitas Suara Speaker Masjid yang Baik, Bantu Jemaah Memahami Makna Ibadah

Kualitas Suara Speaker Masjid yang Baik, Bantu Jemaah Memahami Makna Ibadah

by Ulfah
8 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Pengeras suara masjid dan musala di sejumlah daerah dinilai belum optimal. Kualitas audio yang kurang baik dapat membuat...

Next Post
3 Kecamatan di Abdya Dilanda Banjir

3 Kecamatan di Abdya Dilanda Banjir

Pemimpin oposisi Kamboja Kem Sokha Dipenjara 27 Tahun

Pemimpin oposisi Kamboja Kem Sokha Dipenjara 27 Tahun

Discussion about this post

CERITA

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co