MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, November 3, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

14 Siswa Digunduli Guru Di Lamongan, Illiza: Itu Tindakan Tidak Terpuji

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
28 Agustus 2023
in Nasional
0
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Anggota DPR RI Fraksi PPP Illiza Sa’aduddin Djamal menyoroti kejadian sejumlah siswi yang dipotong rambutnya oleh seorang Guru Bahasa Inggris yang sekaligus berposisi sebagai Pembina Pramuka di SMP Negeri 1 Sukodadi, Lamongan gegara tidak memakai ciput. Menurutnya tindakan guru tersebut tidak terpuji dan diduga hanya mengedepankan emosi saja.

“Mendidik memang tidak mudah, tetapi sebagai pendidik, seorang guru seharusnya bisa lebih menahan diri, tidak memakai ciput bukanlah suatu pelanggaran itu hanya sebuah mode dan pelengkap dalam berhijab,” jelasnya.

RelatedPosts

Harga BBM Pertamina Tidak Berubah per 1 November 2026, Pertalite Tetap Rp10.000

Kemenhut Tetapkan Dua Perusahaan sebagai Tersangka Kasus Kebakaran Hutan

Prabowo Beri Bonus Rp3 Miliar untuk Atlet Peraih Emas Asian Games 2026

Dikatakan Illiza, berhijab merupakan sebuah kewajiban, adapun mengenakan Ciput itu bagian dari pelengkap dan penyempurna hijab agar rambut bagian depan tidak terlihat. Maka dari itu, mungkin ke 14 siswi ini terlihat rambutnya.

“Apapun alasannya tindakan seperti itu tentu tidak dibenarkan dalam pendidikan. Sebaiknya mereka diberikan peringatan terlebih dahulu, kemudian diedukasi bagaimana mengenakan hijab yang benar dan tentu saja tidak mengedepankan emosi semata,” jelas Politisi PPP asal Aceh ini.

Harusnya pihak pemerintah dan Sekolah dapat menciptakan dan menumbuhkan Sekolah aman dan inklusif untuk mendukung terwujudnya pendidikan berkualitas.

Dalam rangka mendidik karakter baik anak didik, para guru juga harus mendapatkan pelatihan karakter dan etika mulia. Pemerintah perlu memperhatikan kinerja dan mutu karakter guru pengajar.

Ia berharap pemerintah menjadikan sikap dan tingkah laku guru selaku pendidik akhlak mulia, harus menjadi indikator penilaian.

Bila karakter murid menjadi tujuan penting pendidikan, maka penilaian terhadap karakter guru jauh lebih penting dalam dunia pendidikan. Karena karakter yang baik akan diajarkan dengan keteladanan dari para guru.

“Kejadian seperti ini harus menjadi ibrah bagi para pendidik lain, terkhusus di lingkungan sekolah agama yang membawa pendidikan islami yang penuh keteladanan moral ” sebutnya.

Bila di Perguruan Tinggi ada Permendikbudristek no 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi dan menimbulkan Satgas, maka Pusat juga harus mengintervensi satuan pendidikan dengan membuat satgas terkait perundungan.

Illiza berharap kepada guru di seluruh Indonesia agar kembali mengedepankan aspek persuasif dalam melakukan pendidikan, dengan kelembutan hati serta kesabaran.

“Insya Allah jika pendekatan yang baik maka pendidikan moral dan karakter akan tercapai dan dapat diserap oleh para generasi bangsa,” tandasnya.

Hal yang tak kalah penting adalah memberikan pemahaman bagi masyarakat dan ekosistem sekolah dapat memahami dan mengerti definisi dari perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi sebagai bagian dari upaya pencegahannya,” tandasnya.

Tags: acehDPR RIIlliza Sa'aduddin DjamalLamonganPotong Rambut SiswiPPPSMP Negeri 1 Sukodadi
Previous Post

Menakar Jaminan Kesehatan di Pulau Terluar

Next Post

Wali Nanggroe Kecam Pembunuhan Warga Aceh Oleh TNI di Jakarta

Related Posts

Illiza Tunjuk Sulthan Muhammad Yus Jadi Jubir Kota Banda Aceh

by Redaksi
28 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, memperkenalkan Sulthan Muhammad Yus sebagai Juru Bicara (Jubir) Kota Banda Aceh...

Atasi Sampah Terlambat Diangkut, Banda Aceh Tambah 18 Armada

by Alya Ulfa
28 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh menambah 18 unit kendaraan operasional untuk memperkuat pelayanan pengangkutan sampah, terutama di kawasan permukiman...

Banda Aceh Hasilkan 270 Ton Sampah Sehari, 70 Persen Organik

by Alya Ulfa
27 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Kota Banda Aceh menghasilkan sekitar 250–270 ton sampah setiap hari. Dari jumlah tersebut, sekitar 70 persen merupakan sampah...

Next Post
Wali Nanggroe Kecam Pembunuhan Warga Aceh Oleh TNI di Jakarta

Wali Nanggroe Kecam Pembunuhan Warga Aceh Oleh TNI di Jakarta

Promosi Judi Online di Medsos, Selebgram Aceh Ditangkap

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co