Pengurus ULT PPKS UIN Ar-Raniry Dilatih Manajemen Kasus Kekerasan Seksual

Foto bersama usai pelatihan manajemen kasus korban kekerasan seksual di UIN Ar-Raniry, Rabu (6/3/2024). | Urwatil Wusqa

Bagikan

Pengurus ULT PPKS UIN Ar-Raniry Dilatih Manajemen Kasus Kekerasan Seksual

Foto bersama usai pelatihan manajemen kasus korban kekerasan seksual di UIN Ar-Raniry, Rabu (6/3/2024). | Urwatil Wusqa

MASAKINI.CO – Unit layanan Terpadu Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (ULT PPKS) UIN Ar-Raniry gelar pelatihan manajemen kasus korban kekerasan seksual, Rabu (6/3/2024).

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat LP2M UIN Ar-Raniry itu berlangsung sejak Selasa (5/3/2024). Sedikitnya 30 orang pengurus ULT PPKS UIN Ar-raniry menjadi peserta.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pendamping ULT PPKS UIN Ar-Raniry terkait memanajeman kasus kekerasan seksual,” kata Ketua ULT PPKS UIN Ar-Raniry, Ismiati.

Menurut Ismiati, para pengurus ULT PPKS UIN Ar-Raniry turut memiliki tanggung jawab dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus.

Hadir sebagai pemateri, dosen UIN Ar-Raniry Mardhatillah. Ia memaparkan metode penanganan asesman kepada klien yang menjadi korban kekerasan seksual.

Dalam presentasinya, ia juga membeberkan berbagai contoh kasus serta bentuk penanganan.

Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Ar-Raniry, Nashriyah menyampaikan ULT di bawah koordinasi PSGA.

Pihaknya telah menyiapkan empat kegiatan selanjutnya, “salah satu kegiatannya akan mengundang mitra kerja seperti dinas sosial, kepolisian dan mitra kerja lainnya.”

Nashriyah mengakui ULT masih baru dibentuk dan kapasitasnya masih kurang. “Kita sangat berharap kolaborasi sejumlah mitra untuk membangun kapasitas ULT PPKS UIN Ar-Raniry.”

Kontributor: Urwatil Wusqa, Finalis Duta Gender UIN Ar-Raniry 2023

TAG

Bagikan

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist