MASAKINI.CO – Aksi pencurian besi mulai marak terjadi di Banda Aceh dan merambah sejumlah titik fasilitas umum. Salah satu contoh, yakni hilangnya pagar besi di kawasan Krueng Cut, Jalan Laksamana Malahayati beberapa waktu lalu.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kasus pencurian besi di wilayah kota. Ia menyebut, aksi para “rayap besi” bukan hanya merugikan pemerintah, tetapi juga merusak fasilitas publik yang seharusnya dijaga bersama.
“Tentu ini menjadi perhatian bersama, pencurian yang terjadi itu sangat meresahkan,” ujar Illiza di Banda Aceh, Jumat (17/10/2025).
Illiza mengakui, pemerintah kota belum sepenuhnya mampu memasang CCTV di seluruh wilayah karena keterbatasan anggaran. Namun, ia menegaskan bahwa pengawasan tidak harus sepenuhnya bergantung pada teknologi, melainkan juga bisa diperkuat dari tingkat gampong.
“Yang paling penting adalah bagaimana membangkitkan pengawasan dari gampong. Aparatur gampong juga harus ikut menjaga fasilitas-fasilitas yang sudah dibangun agar tidak dicuri hanya demi kepentingan sesaat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengamanan berbasis masyarakat perlu menjadi gerakan bersama, terutama untuk menjaga fasilitas umum seperti pagar, jembatan, dan peralatan logam di area publik.
Selain itu, Illiza juga meminta warga untuk aktif melapor jika melihat tindakan mencurigakan. Dokumentasi berupa foto atau video, kata dia, dapat membantu aparat dalam mengidentifikasi pelaku.
“Kalau ada yang melihat, tolong difoto atau divideokan agar mudah identifikasi siapa yang melakukan hal-hal tidak baik seperti ini,” tegasnya.
Pemerintah Kota Banda Aceh, lanjut Illiza, juga akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar pelaku pencurian bisa segera ditindak sesuai hukum. Ia berharap penegakan hukum yang tegas akan menimbulkan efek jera bagi pelaku maupun calon pelaku lainnya.
“Harus ada penegakan hukum. Kalau pelaku bisa kita dapatkan, kita langsung proses agar tidak ada lagi yang berani melakukan pencurian seperti ini di Banda Aceh,” pungkasnya.










Discussion about this post