MASAKINI.CO – Ketua Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh Kelas IA, Teuku Syarafi, menegaskan komitmen lembaganya untuk memperkuat pengawasan dan penegakan hukum terhadap kasus-kasus lingkungan hidup yang masuk ke ranah peradilan.
Ia memastikan bahwa setiap perkara lingkungan yang dilimpahkan oleh kejaksaan maupun yang didaftarkan oleh lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan masyarakat umum akan ditangani dengan serius serta transparan.
“Saya benar-benar serius mengawasi rekan majelis dalam memeriksa dan menangani perkara lingkungan. Ini komitmen tegas agar bersama-sama kita awasi kasus yang diangkat ke pengadilan,” ujar Teuku Syarafi di Banda Aceh, Kamis (6/11/2025).
Menurutnya, perkara lingkungan hidup bukan hanya menyangkut soal hukum, tetapi juga menyangkut masa depan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, ia meminta seluruh majelis hakim di bawah koordinasinya untuk menjadikan penanganan perkara lingkungan sebagai prioritas dengan prinsip kehati-hatian dan keadilan.
Kasus lingkungan bukan perkara biasa. Dampaknya bisa panjang dan merugikan banyak pihak, termasuk masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan terdampak.
“Karena itu, setiap proses hukum harus benar-benar objektif dan teliti,” jelasnya.
Syarafi menambahkan, berat ringannya hukuman terhadap pelaku kejahatan lingkungan akan sepenuhnya bergantung pada fakta hukum yang terungkap di persidangan.
Ia menegaskan, bila terbukti bersalah, pelaku akan dijatuhi hukuman maksimal untuk memberikan efek jera.
“Ancaman hukuman tergantung sejauh mana kejahatan pelaku yang terbukti di pengadilan. Bila terbukti, tentu akan kita hukum seberat-beratnya untuk memberi efek jera,” katanya.
Lebih lanjut, Syarafi juga mengingatkan pentingnya kerja sama antara aparat penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat dalam mencegah dan menindak pelanggaran lingkungan.
Ia menilai, upaya penegakan hukum di bidang lingkungan hidup harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tahap penyelidikan hingga proses pengadilan.
“Penegakan hukum lingkungan tidak akan efektif jika hanya dilakukan di satu sisi. Harus ada kolaborasi dan kesadaran bersama untuk menjaga kelestarian alam,” tegasnya.










Discussion about this post