MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mulai menyusun rencana pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga yang kehilangan rumah akibat banjir dan longsor yang melanda 18 kabupaten/kota.
Tahap awal, dua daerah yaitu Aceh Tengah dan Pidie menjadi yang pertama mengajukan usulan lokasi pembangunan huntara.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan proses verifikasi lokasi saat ini sedang berjalan. BNPB menggandeng Badan Geologi dan BMKG untuk memastikan setiap titik calon lokasi huntara benar-benar aman dari potensi bencana di masa mendatang.
“Jadi baru Aceh Tengah dan Pidie sudah melaporkan rencana pembangunan huntara,” kata Abdul, Jumat (12/12/2025).
Menurutnya, huntara hanya dapat dibangun setelah status lahan dinyatakan clean and clear. Waktu pembangunan diperkirakan memakan waktu 2 hingga 4 bulan, bergantung kesiapan lokasi dan akses.
Sambil menunggu proses huntara, BNPB mempercepat pendirian titik pengungsian terpadu di seluruh wilayah terdampak. Hingga hari ini, telah berdiri 59 dapur umum di 10 kabupaten/kota, dilengkapi layanan kesehatan, sekolah darurat, MCK, hingga dukungan psikososial.
“Ini masih awal, dan dalam 1–2 minggu ke depan titik pengungsian terpusat di setiap kecamatan sudah bisa berdiri dengan fasilitas lengkap,” ujarnya.
Sementara provinsi lain seperti Sumatera Barat yang juga mengalami bencana bergerak lebih cepat dalam menyiapkan huntara. Lima daerah di provinsi tersebut telah mengajukan usulan, mulai dari Pesisir Selatan (38 unit), Lima Puluh Kota (288 unit), Tanah Datar (131 unit), Padang Pariaman (272 unit), hingga Kota Padang (88 unit). Dua daerah Pesisir Selatan dan Lima Puluh Kota bahkan telah melengkapi data penerima by name by address dan menunggu terbitnya SK Bupati.
Di Aceh, penyusunan rencana huntara dilakukan bersamaan dengan pemulihan akses, distribusi logistik, dan konsolidasi pengungsi, mengingat situasi darurat yang masih berlangsung. Pemerintah berharap proses verifikasi dapat segera rampung agar warga yang rumahnya rusak berat dapat segera memperoleh tempat tinggal sementara yang aman.










Discussion about this post