MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, April 4, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Sebulan Pascabencana, Petani Pidie Jaya Kehilangan Harapan Panen

Riska Zulfira by Riska Zulfira
25 Desember 2025
in News
0

Kondisi lahan pertanian warga setelah terjadi bencana banjir di Aceh beberapa waktu lalu. | Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Satu bulan pasca banjir bandang dan tanah longsor melanda Kabupaten Pidie Jaya, luka bencana masih terasa hingga ke sawah-sawah warga. Sejumlah petani kini harus menerima kenyataan pahit gagal panen, setelah lahan pertanian mereka terendam air dan tertutup lumpur tebal.

Tanaman padi yang seharusnya dipanen pada awal Desember 2025 tak lagi bisa dimanfaatkan. Sebagian besar padi menghitam dan rusak sebelum sempat dipotong.

RelatedPosts

MBG Dipangkas Jadi 5 Hari, Banda Aceh Siap Terapkan untuk Siswa

Harga Emas Turun, Perhiasan Anjlok Rp100 Ribu per Mayam

Data Penduduk Tembus 453 Ribu, Aktivasi Identitas Digital di Aceh Besar Masih Rendah

Siang itu, Mutia (43), petani di Kecamatan Meurah Dua, duduk termenung. Ia memikirkan bagaimana kondisi lahan persawahan miliknya yang disapu banjir.

Mutia mengaku sawah miliknya seluas sekitar 1.000 meter persegi mengalami kerusakan parah. Ia hanya bisa menyaksikan padi yang selama berbulan-bulan dirawat akhirnya tak menghasilkan apa pun.

“Harusnya kami panen awal Desember, tapi padinya sudah tidak bisa dipakai. Warnanya sudah hitam semua,” ujar Mutia, Rabu (25/12/2025).

Menurutnya, meski beberapa kecamatan lain di Pidie Jaya sempat lebih dulu melakukan panen, hasil gabah yang diperoleh juga tidak dapat dimanfaatkan. Banjir yang datang belakangan tetap merusak kualitas gabah hingga tak layak digunakan.

Kondisi lahan di sekitar sawah Mutia bahkan lebih memprihatinkan. Sejumlah areal pertanian tertimbun lumpur tebal, menyisakan permukaan sawah yang sulit dikenali dan tak bisa langsung diolah kembali.

“Di sekitar sini malah ada yang sawahnya sudah tertimbun lumpur,” katanya.

Data menunjukkan, dari total luas baku sawah Pidie Jaya sebesar 8.547 hektare, sekitar 913 hektare terdampak banjir. Dari jumlah tersebut, 436 hektare dinyatakan rusak dan tidak dapat ditanami kembali, sementara 477 hektare lainnya masih berpotensi dipulihkan.

Kerusakan lahan ini berdampak langsung pada kehidupan petani yang menggantungkan penghasilan dari satu kali panen. Modal tanam yang telah dikeluarkan sejak awal musim pun tidak kembali, sementara kebutuhan hidup tetap berjalan.

Para petani berharap pemerintah segera melakukan pengukuran dan penanganan lahan pascabencana agar sawah yang tertimbun lumpur masih bisa diselamatkan.
“Kami berharap lahan kami diukur kembali. Setelah terendam, sawah memang penuh lumpur. Semoga saja masih bisa digunakan kembali,” tutup Mutia.

Tags: Gagal PanenKorban Bencana BanjirLahan PertanianProduksi PadiSawah Pidie Jaya
Previous Post

Wagub Aceh Minta Bantuan Rumah Rusak Berat Dinaikkan Jadi Rp98 Juta

Next Post

BBM Kembali Masuk Takengon Lewat Jalur Darat Pascabanjir dan Longsor

Related Posts

300 Korban Banjir di Bireuen Terima Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan

by Ahmad Mufti
22 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 300 warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Peusangan dan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, menerima bantuan Dana...

SPI Sebut Bencana di Aceh Hancurkan Hampir Seluruh Lahan Pertanian

by Redaksi
17 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Bencana banjir yang melanda berbagai wilayah di Sumatra pada akhir November lalu telah mengakibatkan kerusakan yang sangat parah...

Aceh Siapkan Huntara untuk Korban Bencana, Baru Dua Daerah Ajukan

by Riska Zulfira
12 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh mulai menyusun rencana pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga yang kehilangan rumah akibat banjir dan longsor...

Next Post

BBM Kembali Masuk Takengon Lewat Jalur Darat Pascabanjir dan Longsor

Rumah Mantan Pacar Neymar Roboh, Kimberlly Nyaris Ketimpa Atap

Discussion about this post

CERITA

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

Cinta Ibu yang Mengetuk Pintu Surga: Kisah di Balik Baju Lebaran Hasan dan Husein

15 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co