MASAKINI.CO – Arus penyeberangan wisatawan dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, menuju Pelabuhan Balohan, Sabang, terpantau sepi selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Penurunan jumlah penumpang ini dipicu dampak bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Kepala UPTD Wilayah I Pelabuhan Penyeberangan Aceh, Husaini Jamil, mengatakan jumlah penumpang pada periode 18 hingga 26 Desember 2025 mengalami penurunan signifikan dibandingkan Nataru tahun sebelumnya.
“Berdasarkan data, terjadi penurunan rata-rata sekitar 41 persen dibandingkan periode Nataru 2024, bahkan lebih rendah dibandingkan 2023,” ujar Husaini kepada masakini.co, Sabtu (27/12/2025).
Ia menjelaskan, sebagian besar wisatawan yang menyeberang ke Sabang berasal dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Riau dengan jalur darat menuju Banda Aceh. Namun, bencana banjir dan longsor menyebabkan sejumlah akses jalan dan jembatan terputus, sehingga mobilitas penumpang menuju pelabuhan menjadi terbatas.
Menurut Husaini, kondisi pelabuhan saat ini jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada periode akhir Desember hingga awal Januari, pelabuhan biasanya dipadati wisatawan dan area parkir penuh oleh kendaraan pribadi.
“Saya setiap hari berada di pelabuhan. Biasanya mulai 27 Desember sampai 3 Januari sudah ramai dan parkiran penuh, tetapi sekarang masih sangat sepi,” katanya.
Padahal, pihak pengelola pelabuhan telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi lonjakan penumpang libur Nataru. UPTD Pelabuhan Penyeberangan Aceh menyiapkan armada penyeberangan, pengaturan lalu lintas di sisi darat, serta lebih dari 100 personel gabungan dari berbagai instansi. Selain itu, dua pos pelayanan, yakni pos buffer zone dan pos Nataru, juga telah disiagakan di area pelabuhan.
Husaini menambahkan, meski secara akumulasi jumlah penumpang masih menurun, tren kenaikan mulai terlihat pada periode 18 hingga 26 Desember. Namun, angka tersebut masih jauh di bawah jumlah penumpang pada periode yang sama tahun lalu.
“Kami tetap siaga penuh meski kondisi penumpang masih relatif sepi,” pungkasnya.










Discussion about this post