MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Awal Ramadan Diprediksi Jatuh 19 Februari 2026

Riska Zulfira by Riska Zulfira
11 Februari 2026
in News
0

Pemantauan hilal di Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang Lhoknga, Aceh Besar tahun 2023 | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh memprediksi 1 Ramadan 1447 Hijriah akan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Prediksi tersebut berdasarkan perhitungan Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh terkait posisi hilal pada akhir bulan Sya’ban.

Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Drs H Azhari, mengatakan secara hisab, awal Ramadan tahun ini berpotensi dimulai pada 19 Februari 2026.

RelatedPosts

Harga Emas Perhiasan Bertahan,  Antam Kembali Turun

Empat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Sapu Empat Emas di PKM PTKIN Se-Sumatera

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Tinggi, Nagan Raya Masuk Status Waspada

“1 Ramadan tahun ini diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Kami menyampaikan selamat menyambut Ramadan 1447 H kepada seluruh umat Islam di Aceh. Mari kita persiapkan diri, baik fisik maupun mental, untuk menyambut rangkaian ibadah Ramadan tahun ini,” ujar Azhari di Banda Aceh, Rabu (11/2/2026).

Meski demikian, ia menegaskan penetapan resmi awal Ramadan tetap menunggu hasil sidang isbat yang akan diumumkan Menteri Agama Republik Indonesia.

Azhari menjelaskan, rukyatulhilal tetap menjadi acuan utama dalam menentukan awal bulan Hijriah, termasuk Ramadan. Pengamatan hilal secara rutin dilaksanakan setiap tanggal 29 bulan berjalan. Namun, berdasarkan perhitungan astronomi, posisi hilal pada 29 Sya’ban 1447 H dipastikan masih berada di bawah ufuk atau garis horizon.

Karena itu, hilal tidak mungkin terlihat. Kanwil Kemenag Aceh pun tidak akan menggelar rukyat secara penuh, melainkan kegiatan edukasi terkait kondisi hilal serta penyampaian informasi kepada publik. Kegiatan tersebut dipusatkan di Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang, Lhoknga, Aceh Besar.

Sementara itu, Ketua Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, Dr Alfirdaus Putra merinci bahwa ijtimak atau konjungsi awal Ramadan 1447 H terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026, bertepatan dengan 29 Sya’ban 1447 H, pukul 19.01.07 WIB.

“Ijtimak terjadi setelah matahari terbenam. Artinya, saat magrib tanggal 29 Sya’ban, posisi hilal masih berada di bawah ufuk,” jelas Alfirdaus.

Ia menyebutkan, matahari terbenam pada pukul 18.52 WIB dengan azimut 258 derajat. Sementara bulan telah lebih dulu terbenam pada pukul 18.48 WIB dengan azimut 257 derajat dari utara searah jarum jam.

“Ketika matahari terbenam pada posisi 258 derajat, posisi hilal di markaz rukyat Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang berada pada minus 0,97 derajat di bawah ufuk dengan elongasi 0,93 derajat,” ujarnya.

Kondisi serupa juga terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Di wilayah Sumatra, posisi hilal berada sekitar minus 1 derajat, sedangkan di Papua mencapai minus 2,4 derajat. Dengan posisi negatif tersebut, hilal dipastikan tidak mungkin terlihat.

“Dengan posisi minus seperti ini, dapat dipastikan hilal tidak mungkin terlihat di Aceh maupun di seluruh Indonesia. Karena itu, bulan Sya’ban 1447 H harus diistikmalkan menjadi 30 hari, sehingga 1 Ramadan 1447 H jatuh pada 19 Februari 2026,” tegas Alfirdaus.

Ia menambahkan, meskipun secara hisab sudah dapat dipastikan, keputusan resmi tetap menunggu pengumuman Menteri Agama yang dijadwalkan pada 17 Februari 2026 pukul 19.00 WIB.

Kanwil Kemenag Aceh juga mengimbau masyarakat untuk menyambut Ramadan dengan meningkatkan kualitas ibadah sejak akhir bulan Sya’ban. Azhari mengajak umat Islam memperbanyak amalan sunnah sebagai bentuk persiapan spiritual.

“Ramadan adalah bulan yang penuh keberkahan. Mari kita siapkan diri agar ibadah yang dijalankan nanti lebih maksimal dan dapat mencapai derajat takwa,” katanya.

Tags: 1 Ramadan 1447 HAwal Puasa 19 Februari 2026Kemenag Aceh
Previous Post

Tiga Oknum Polisi dan Satu Warga Dituntut 6 Tahun Penjara dalam Kasus Narkotika

Next Post

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Turun Rp30 Ribu

Related Posts

Kemenag Salurkan Rp11,6 Miliar untuk Pulihkan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh

by Aininadhirah
4 September 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Agama (Kemenag) menyalurkan bantuan tahap II senilai Rp11,628 miliar untuk pemulihan 306 masjid dan musala yang terdampak...

Rateb Aneuk Dihidupkan Kembali, Tradisi Menidurkan Anak jadi Pesan tentang Keluarga

by Aininadhirah
11 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Tradisi Rateb Aneuk yang dahulu menjadi bagian dari kehidupan keluarga masyarakat Aceh kembali diperkenalkan di ruang publik. Melalui...

Kemenag Aceh Jadikan Matamuda Ajang Pemetaan Bakat Murid Baru

by Riska Zulfira
6 Juli 2026
0

MASAKINI.CO - Kementerian Agama (Kemenag) mendorong pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) Tahun Pelajaran 2026/2027 sebagai langkah awal untuk mengenali...

Next Post

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Turun Rp30 Ribu

Kejari Sabang Tahan Keuchik dan Kasi Pelayanan Cot Ba’u, Diduga Korupsi Dana Gampong Rp472 Juta

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co