MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Juli 4, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Awal Ramadan Diprediksi Jatuh 19 Februari 2026

Riska Zulfira by Riska Zulfira
11 Februari 2026
in News
0

Pemantauan hilal di Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang Lhoknga, Aceh Besar tahun 2023 | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh memprediksi 1 Ramadan 1447 Hijriah akan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Prediksi tersebut berdasarkan perhitungan Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh terkait posisi hilal pada akhir bulan Sya’ban.

Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Drs H Azhari, mengatakan secara hisab, awal Ramadan tahun ini berpotensi dimulai pada 19 Februari 2026.

RelatedPosts

Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Lambaro, Lalu Lintas Sempat Terganggu

HUDA Aceh Dorong Penguatan Pembinaan untuk Maksimalkan Penerapan Syariat Islam di Banda Aceh

Jembatan Enang-Enang Kembali Difungsikan, Truk Dilarang Melintas

“1 Ramadan tahun ini diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Kami menyampaikan selamat menyambut Ramadan 1447 H kepada seluruh umat Islam di Aceh. Mari kita persiapkan diri, baik fisik maupun mental, untuk menyambut rangkaian ibadah Ramadan tahun ini,” ujar Azhari di Banda Aceh, Rabu (11/2/2026).

Meski demikian, ia menegaskan penetapan resmi awal Ramadan tetap menunggu hasil sidang isbat yang akan diumumkan Menteri Agama Republik Indonesia.

Azhari menjelaskan, rukyatulhilal tetap menjadi acuan utama dalam menentukan awal bulan Hijriah, termasuk Ramadan. Pengamatan hilal secara rutin dilaksanakan setiap tanggal 29 bulan berjalan. Namun, berdasarkan perhitungan astronomi, posisi hilal pada 29 Sya’ban 1447 H dipastikan masih berada di bawah ufuk atau garis horizon.

Karena itu, hilal tidak mungkin terlihat. Kanwil Kemenag Aceh pun tidak akan menggelar rukyat secara penuh, melainkan kegiatan edukasi terkait kondisi hilal serta penyampaian informasi kepada publik. Kegiatan tersebut dipusatkan di Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang, Lhoknga, Aceh Besar.

Sementara itu, Ketua Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, Dr Alfirdaus Putra merinci bahwa ijtimak atau konjungsi awal Ramadan 1447 H terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026, bertepatan dengan 29 Sya’ban 1447 H, pukul 19.01.07 WIB.

“Ijtimak terjadi setelah matahari terbenam. Artinya, saat magrib tanggal 29 Sya’ban, posisi hilal masih berada di bawah ufuk,” jelas Alfirdaus.

Ia menyebutkan, matahari terbenam pada pukul 18.52 WIB dengan azimut 258 derajat. Sementara bulan telah lebih dulu terbenam pada pukul 18.48 WIB dengan azimut 257 derajat dari utara searah jarum jam.

“Ketika matahari terbenam pada posisi 258 derajat, posisi hilal di markaz rukyat Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang berada pada minus 0,97 derajat di bawah ufuk dengan elongasi 0,93 derajat,” ujarnya.

Kondisi serupa juga terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Di wilayah Sumatra, posisi hilal berada sekitar minus 1 derajat, sedangkan di Papua mencapai minus 2,4 derajat. Dengan posisi negatif tersebut, hilal dipastikan tidak mungkin terlihat.

“Dengan posisi minus seperti ini, dapat dipastikan hilal tidak mungkin terlihat di Aceh maupun di seluruh Indonesia. Karena itu, bulan Sya’ban 1447 H harus diistikmalkan menjadi 30 hari, sehingga 1 Ramadan 1447 H jatuh pada 19 Februari 2026,” tegas Alfirdaus.

Ia menambahkan, meskipun secara hisab sudah dapat dipastikan, keputusan resmi tetap menunggu pengumuman Menteri Agama yang dijadwalkan pada 17 Februari 2026 pukul 19.00 WIB.

Kanwil Kemenag Aceh juga mengimbau masyarakat untuk menyambut Ramadan dengan meningkatkan kualitas ibadah sejak akhir bulan Sya’ban. Azhari mengajak umat Islam memperbanyak amalan sunnah sebagai bentuk persiapan spiritual.

“Ramadan adalah bulan yang penuh keberkahan. Mari kita siapkan diri agar ibadah yang dijalankan nanti lebih maksimal dan dapat mencapai derajat takwa,” katanya.

Tags: 1 Ramadan 1447 HAwal Puasa 19 Februari 2026Kemenag Aceh
Previous Post

Tiga Oknum Polisi dan Satu Warga Dituntut 6 Tahun Penjara dalam Kasus Narkotika

Next Post

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Turun Rp30 Ribu

Related Posts

Besok Matahari Tepat di Atas Ka’bah, Kemenag Aceh Ajak Warga Cek Ulang Kiblat 

by Riska Zulfira
26 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Aceh mengajak masyarakat memanfaatkan fenomena istiwa a’zam atau rashdul kiblat pada 27 dan...

Kemenag Aceh Pantau Hilal Dzulhijjah 17 Mei, Posisi Bulan Dinilai Berpeluang Terlihat

by Riska Zulfira
13 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh akan melaksanakan pemantauan rukyatul hilal awal Dzulhijjah 1447 Hijriah pada Minggu (17/5/2026)...

26.511 Siswa MTs di Aceh Ikuti Tes Kompetensi Akademik

26.511 Siswa MTs di Aceh Ikuti Tes Kompetensi Akademik

by Redaksi
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 26.511 siswa jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Provinsi Aceh mengikuti pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA), sejak Senin...

Next Post

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Turun Rp30 Ribu

Kejari Sabang Tahan Keuchik dan Kasi Pelayanan Cot Ba’u, Diduga Korupsi Dana Gampong Rp472 Juta

Discussion about this post

CERITA

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co