MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Juli 16, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Kebocoran LPG Jadi Pemicu Kebakaran, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Saat Terjadi

Riska Zulfira by Riska Zulfira
2 April 2026
in News
0

Inspektur Muda Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh, Yudi, SH | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kebocoran tabung gas LPG menjadi salah satu pemicu utama kebakaran rumah tangga di Kota Banda Aceh. Kondisi ini kerap terjadi akibat kelalaian sederhana, namun berdampak besar ketika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.

Inspektur Muda Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh, Yudi, SH, menegaskan bahwa kebocoran gas merupakan fase awal yang sangat berbahaya sebelum terjadinya kebakaran.

RelatedPosts

Banda Aceh Produksi 250 Ton Sampah per Hari, Wali Kota Minta Warga Ubah Cara Kelola Sampah

Dua Pelaku Curanmor Honda CRF di Lamgugob Dibekuk, Motor Dijual ke Aceh Utara Rp5,5 Juta

Enam Tersangka Dugaan Ikhtilat di Banda Aceh Terancam 30 Kali Cambuk, Ditahan 20 Hari

“Kalau terjadi kebocoran, berarti bahan bakar sudah ada. Di ruangan juga sudah ada oksigen. Tinggal satu unsur lagi, yaitu panas, untuk memicu kebakaran,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Menurutnya, sumber panas tidak harus berasal dari api besar. Percikan kecil dari listrik, gesekan, bahkan aktivitas sederhana di dapur dapat langsung menyulut gas yang sudah memenuhi ruangan.

“Begitu ada percikan, gas yang terkumpul bisa langsung menyala. Itu yang sering menyebabkan kebakaran,” katanya.

Yudi menjelaskan, tanda kebocoran sebenarnya mudah dikenali, yakni bau menyengat seperti durian atau pesing. Bau tersebut menjadi indikator kuat adanya gas yang bocor dan menyebar di dalam ruangan. “Kalau sudah tercium bau itu, jangan diabaikan. Itu tanda bahaya,” tegasnya.

Ia mengingatkan, langkah pertama yang harus dilakukan saat terjadi kebocoran adalah menghindari segala bentuk pemicu api. Masyarakat diminta tidak menyalakan kompor, listrik, maupun alat elektronik yang dapat menimbulkan percikan.

Jika kebocoran terjadi saat kompor masih menyala, regulator masih bisa dilepas secara hati-hati untuk menghentikan aliran gas. Dalam kondisi api mulai muncul, pemadaman awal dapat dilakukan dengan cara sederhana, yakni menutup sumber api menggunakan kain tebal yang dibasahi agar oksigen terputus.

“Selimuti api dengan kain basah yang rapat. Itu bisa membantu memadamkan api kecil,” ujarnya.

Namun, jika api sudah membesar, masyarakat diminta segera menjauh dari lokasi dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Selain risiko kebakaran, Yudi juga mengingatkan bahaya lain dari kebocoran gas, yaitu paparan yang dapat mengganggu pernapasan.

“Gas yang terhirup terus-menerus bisa menyebabkan sesak napas bahkan pingsan karena kekurangan oksigen,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kebocoran sering kali disebabkan oleh kerusakan pada regulator, selang, atau karet pengaman yang tidak diganti secara berkala. Karena itu, pengecekan rutin menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa.

“Pastikan semua komponen dalam kondisi baik setiap kali mengganti tabung,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat juga disarankan menempatkan tabung LPG di area terbuka agar risiko penumpukan gas di dalam rumah dapat diminimalisir. Dengan meningkatnya kasus kebakaran akibat LPG, Yudi mengimbau warga untuk tidak menganggap remeh kebocoran gas. “Kalau kebocoran terjadi, segera ambil tindakan. Jangan tunggu sampai jadi kebakaran,” pungkasnya.

Tags: DPKP Banda AcehKebakaran RumahKebocoran GasPemicu Kebakaran
Previous Post

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

Next Post

Lonjakan Nikah Usai Lebaran, KUA Ungkap Tekanan Biaya dan Harga Emas Jadi Penentu

Related Posts

Empat Rumah Hangus Terbakar di Bener Meriah, Tiga Keluarga Mengungsi

by Riska Zulfira
11 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Empat unit rumah warga di Kampung Kem Seni Antara, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, terbakar Rabu (10/6/2026) malam....

Pemko Banda Aceh Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Angin Kencang dan Kebakaran

by Redaksi
18 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Sosial terus mempercepat penanganan terhadap warga yang terdampak musibah angin kencang dan...

Rumah Semi Permanen di Indrapuri Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

by Redaksi
16 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Satu unit rumah semi permanen di Gampong Cureh, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, ludes terbakar pada Jumat (15/5/2026)...

Next Post

Lonjakan Nikah Usai Lebaran, KUA Ungkap Tekanan Biaya dan Harga Emas Jadi Penentu

Soal Pembatasan JKA, Wagub: Penyesuaian Dilakukan Agar Tepat Sasaran

Discussion about this post

CERITA

Pemkab Aceh Besar Umumkan Hasil Seleksi Administrasi JPT Pratama, 50 Peserta Lolos

14 Juli 2026

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

8 Juli 2026

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co