MASAKINI.CO – Kebutuhan hunian layak di Aceh Besar kembali disorot. Di sela peresmian master plan Kampung Nelayan Merah Putih di Gampong Mata Ie, Sabtu (25/4/2026), Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris menggelar pertemuan khusus dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Fahri Hamzah.
Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk mendorong percepatan program perumahan rakyat, terutama pembangunan rumah baru dan renovasi rumah tidak layak huni.
Muharram Idris menegaskan, sebagai daerah penyangga ibu kota Provinsi Aceh, kebutuhan hunian layak di Aceh Besar masih tinggi dan membutuhkan dukungan serius dari pemerintah pusat.
“Kebutuhan rumah layak huni masih cukup besar. Kami berharap ada dukungan konkret dari pemerintah pusat agar program pembangunan dan perbaikan rumah bisa berjalan optimal,” ujarnya.
Ia menilai, peningkatan kualitas permukiman menjadi kunci dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. Hunian yang layak, kata dia, tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga kesehatan dan kualitas hidup warga.
Menanggapi hal itu, Fahri Hamzah menyatakan pemerintah pusat terus memperkuat kebijakan sektor perumahan melalui kolaborasi lintas level pemerintahan.
“Kami mendorong sinergi pusat dan daerah agar program perumahan rakyat tepat sasaran dan memberikan dampak nyata, termasuk bagi masyarakat di kawasan pesisir,” katanya.
Pertemuan ini berlangsung di sela agenda peresmian kawasan permukiman nelayan yang turut dihadiri Anggota DPR RI Prof. Rokhmin Dahuri serta sejumlah pejabat pusat dan daerah.










Discussion about this post