MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Mei 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Bahasa Aceh Terancam Tergerus, Bupati Aceh Besar Siapkan Program Wajib di Sekolah

Riska Zulfira by Riska Zulfira
3 Mei 2026
in Daerah
0

Bupati Aceh Besar H Muharram Idris (Syech Muharram), menyampaikan sambutannya pada pembukaan Seminar Meuseuraya Adat di Aula Kebidanan Poltekkes Aceh, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (3/5/2026). Foto: Prokopim Pemkab Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, menegaskan ancaman serius terhadap keberlangsungan bahasa Aceh yang kian ditinggalkan generasi muda. Pemerintah daerah kini menyiapkan langkah konkret dengan mewajibkan penggunaan bahasa Aceh di sekolah.

Pernyataan itu disampaikan Syech Muharram saat membuka Seminar Meuseuraya Adat di Darul Imarah, Minggu (3/5/2026). Ia menyebut, bahasa Aceh bukan sekadar alat komunikasi, melainkan identitas yang menentukan jati diri masyarakat.

RelatedPosts

Mualem Temui Kemenkeu, Pemerintah Aceh Minta Tambahan Anggaran

Banda Aceh Tertinggi di Aceh, Kepemilikan KTP Elektronik Tembus 99,37 Persen

Jalan Kajhu Dinilai Kian Padat, Bupati Aceh Besar Usul Pelebaran Ruas

“Kalau bahasa Aceh hilang, itu artinya kita gagal menjaga identitas,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, terjadi pergeseran penggunaan bahasa yang cukup tajam antar generasi. Generasi lama masih menggunakan bahasa Aceh secara penuh, sementara generasi sekarang justru lebih dominan menggunakan bahasa Indonesia.

Kondisi paling mengkhawatirkan terlihat pada anak-anak saat ini. Mereka umumnya hanya memahami bahasa Aceh, tetapi tidak mampu menggunakannya dalam percakapan sehari-hari.

“Anak-anak sekarang lebih banyak pakai bahasa Indonesia. Bahasa Aceh hanya dipahami, tapi tidak bisa dipakai,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab Aceh Besar merancang program penggunaan bahasa Aceh selama tiga hari dalam sepekan di lingkungan sekolah. Langkah ini ditargetkan menjadi upaya konkret untuk mengembalikan penggunaan bahasa daerah di kalangan generasi muda.

“Kita harap anak-anak bisa kembali menggunakan bahasa Aceh dan melestarikannya,” kata Muharram.

Selain bahasa, ia juga menyoroti lemahnya pemahaman masyarakat terhadap penerapan hukum adat dan syariat, termasuk dalam praktik gadai-menggadai yang dinilai masih banyak keliru.

Ia mendorong penguatan kegiatan beut kitab di tingkat gampong dan mukim, khususnya bagi para pengambil kebijakan desa, guna memperkuat nilai-nilai keislaman dan adat dalam kehidupan masyarakat.

“Kalau pemahaman kuat, kita bisa bangun pageu gampong untuk menjaga masyarakat dari pengaruh negatif,” ujarnya.

Di akhir, Muharram menegaskan komitmen pemerintah untuk mengembalikan identitas masyarakat Aceh Besar sebagai generasi yang kuat dalam adat dan budaya.

“Kita ingin generasi ke depan tetap berakar pada adat dan budaya Aceh,” pungkasnya.

Tags: Bahasa Acehidentitas budaya AcehMuharram Idrispelestarian bahasa daerahprogram sekolah Aceh
Previous Post

Mahasiswa USK Ikuti Seminar Editing Video Untuk Penguatan Dakwah Digital

Next Post

27 Tahun Tragedi Simpang KKA, Korban Desak Negara Akhiri Impunitas dan Segera Gelar Pengadilan HAM

Related Posts

Bupati Aceh Besar Tekankan Penguatan Ekonomi Syariah dan Peran Lembaga Keistimewaan Aceh

by Riska Zulfira
9 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, menegaskan pentingnya penguatan ekonomi masyarakat berbasis syariah serta peran lembaga keistimewaan Aceh dalam...

Program Beut Kitab Segera Diterapkan di Seluruh Sekolah di Aceh Besar

by Riska Zulfira
7 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memperkuat pendidikan agama di sekolah melalui program Beut Kitab Bak Sikula yang segera diterapkan...

Bupati Aceh Besar Imbau Warga Tak Panic Buying, Stok BBM dan Pangan Dipastikan Aman

by Ahmad Mufti
7 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Bupati Aceh Besar, Muharram Idris atau yang akrab disapa Syech Muharram, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak...

Next Post

27 Tahun Tragedi Simpang KKA, Korban Desak Negara Akhiri Impunitas dan Segera Gelar Pengadilan HAM

Manchester United Tertarik Datangkan Donyell Malen yang Bersinar di Roma

Discussion about this post

CERITA

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co