MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar akan memperluas program Beut Kitab Bak Sikula ke seluruh sekolah negeri pada tahun ajaran baru 2026/2027 sebagai langkah memperkuat pendidikan karakter dan nilai keislaman di lingkungan pendidikan.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Rahmawati, mengatakan program tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam membentuk karakter siswa sejak dini.
“Bupati Aceh Besar bersama Wakil Bupati telah menata struktur program Beut Kitab Bak Sikula ini secara bertahap dan terukur. Mulai dari penyusunan regulasi, proses seleksi, hingga implementasi di sekolah dilakukan dengan pendekatan yang terstruktur,” ujar Rahmawati.
Program yang digagas Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, bersama Wakil Bupati Syukri A Jalil itu saat ini telah diterapkan pada jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama, mulai kelas IV SD hingga kelas III SMP.
Rahmawati menegaskan program tersebut tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat akhlak dan identitas keislaman siswa di sekolah.
“Sejauh ini pelaksanaan sudah dimulai dari kelas empat SD sampai kelas tiga SMP. Program ini diharapkan mampu memperkuat pendidikan karakter dan nilai agama bagi peserta didik,” katanya.
Ia menjelaskan perluasan program dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan sekolah, tenaga pengajar, serta efektivitas pembelajaran di lapangan.
Menurutnya, mulai Juni 2026 program tersebut ditargetkan dapat diterapkan secara merata di seluruh sekolah negeri di Aceh Besar.
“InsyaAllah mulai tahun ajaran baru 2026/2027 pada bulan Juni nanti, program ini akan diperluas lagi agar dapat diterapkan secara merata di seluruh sekolah negeri di Aceh Besar,” ujarnya.
Selain memperluas pelaksanaan program, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar juga akan melakukan evaluasi berkala untuk memastikan program berjalan efektif dan memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter siswa.
Program Beut Kitab Bak Sikula menjadi bagian dari upaya Pemkab Aceh Besar memperkuat pendidikan berbasis nilai agama di tengah tantangan perkembangan sosial dan teknologi yang terus berubah.










Discussion about this post