MASAKINI.CO – Di tengah gencarnya pengawasan tempat usaha oleh Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Kota Banda Aceh, muncul aksi penipuan yang mengatasnamakan Kepala Satpol PP WH Banda Aceh, Muhammad Rizal. Pelaku diduga memanfaatkan situasi tersebut untuk menawarkan “jalan pintas” penyelesaian masalah kepada pemilik usaha dengan iming-iming bantuan tertentu.
Modus tersebut terungkap setelah seorang pengelola warung kopi menerima pesan WhatsApp dari seseorang yang mengaku sebagai Kasatpol PP WH Banda Aceh. Dalam pesannya, pelaku menawarkan pertemuan dan bantuan terkait persoalan usaha yang sedang diawasi aparat.
Beruntung, pengelola usaha tersebut tidak langsung mempercayai pesan itu dan memilih mengonfirmasi kebenarannya kepada admin media sosial Satpol PP WH Kota Banda Aceh. Hasilnya, pesan tersebut dipastikan merupakan upaya penipuan.
Kasatpol PP WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal, menegaskan pihaknya tidak pernah menawarkan penyelesaian perkara melalui komunikasi pribadi, apalagi meminta imbalan uang dalam bentuk apa pun.
“Saya tegaskan bahwa kami tidak pernah menawarkan penyelesaian masalah di luar prosedur atau meminta imbalan uang. Segala bentuk pemeriksaan, pemanggilan, maupun penanganan pelanggaran dilakukan secara resmi melalui prosedur formal dan surat panggilan resmi,” kata Muhammad Rizal, Sabtu (23/5/2026).
Menurutnya, masyarakat dan pelaku usaha harus lebih waspada terhadap segala bentuk komunikasi yang mengatasnamakan dirinya maupun institusi Satpol PP WH, terutama jika disertai permintaan uang atau janji penyelesaian masalah secara tidak resmi.
Aksi penipuan ini diduga memanfaatkan momentum ketika Satpol PP WH Banda Aceh sedang melakukan pengawasan intensif terhadap sejumlah tempat usaha, mulai dari warung kopi, kafe hingga ritel modern. Pengawasan tersebut dilakukan dalam rangka penegakan Qanun Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pelaksanaan Syariat Islam di bidang Aqidah, Ibadah, dan Syiar Islam.
Sebagai bagian dari proses penegakan qanun, Satpol PP WH saat ini memang melayangkan surat panggilan resmi kepada sejumlah pengelola usaha yang diduga memfasilitasi pelanggaran syariat untuk dimintai keterangan. Kondisi inilah yang diduga dimanfaatkan oknum tertentu untuk menjalankan aksi penipuan.
Muhammad Rizal mengimbau para pengusaha dan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan, telepon, atau ajakan pertemuan yang mengatasnamakan pejabat Satpol PP WH tanpa dapat dibuktikan keabsahannya.
“Jika menerima pesan mencurigakan yang mengatasnamakan Satpol PP WH atau pejabat tertentu, segera lakukan konfirmasi melalui kanal resmi agar tidak menjadi korban penipuan,” ujarnya.
Pihak Satpol PP WH juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan modus serupa agar dapat ditindaklanjuti dan tidak merugikan pelaku usaha maupun masyarakat luas.









Discussion about this post