MASAKINI.CO – Harga beras di Banda Aceh masih berada pada level stabil dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan pantauan di Pasar Al Mahirah, harga beras medium dijual Rp210 ribu per sak ukuran 15 kilogram, sementara beras premium berkisar Rp220 ribu hingga Rp225 ribu per sak.
Pedagang beras di Pasar Al Mahirah, Fazil, mengatakan hingga saat ini belum terjadi perubahan harga yang signifikan pada berbagai jenis beras yang beredar di pasaran.
“Untuk beras medium sekarang harganya Rp210 ribu per sak ukuran 15 kilogram. Kalau eceran sekitar Rp24 ribu per bambu,” kata Fazil, Selasa (26/5/2026).
Ia menjelaskan, harga beras premium saat ini berada di kisaran Rp220 ribu hingga Rp225 ribu per sak. Sementara untuk penjualan eceran dipatok sekitar Rp25 ribu per bambu.
Adapun beras super premium dijual lebih tinggi, yakni antara Rp235 ribu hingga Rp240 ribu per sak ukuran 15 kilogram. Untuk pembelian eceran, harganya berkisar Rp27 ribu hingga Rp28 ribu per bambu.
Menurut Fazil, perbedaan harga dipengaruhi oleh kualitas beras, mulai dari tingkat kebersihan, aroma, hingga tekstur nasi yang dihasilkan setelah dimasak.
Ia menambahkan, beras premium dan super premium masih menjadi pilihan sebagian masyarakat karena dinilai memiliki kualitas yang lebih baik untuk kebutuhan rumah tangga.
Berdasarkan kondisi di lapangan, pasokan beras di sejumlah kios Pasar Al Mahirah masih tersedia dan tidak mengalami kendala distribusi. Stabilnya pasokan tersebut turut menjaga harga beras tetap terkendali di tingkat pedagang.
Meski demikian, pelaku usaha tetap memantau perkembangan harga gabah dan distribusi dari daerah pemasok karena faktor tersebut berpengaruh langsung terhadap harga jual beras di pasar tradisional Banda Aceh.








Discussion about this post